CARI BERKAH KLIK DI SINI

11 Juni 2014

Serba-serbi Muscab XIII Tahun 2014 Gapensi Indramayu


PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
Senin, 9 Juni 2014
Serba-serbi Muscab XIII Gapensi Indramayu
Tahun 2014
INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Dipilih secara aklamasi, H. Mulyadi Cahya kembali memimpin BPC Gapensi Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, periode 2014 – 2019. Acara Muscab organisasi tertua dan terbesar di Kota Mangga itu berlangsung di Hotel Handayani, Indramayu, Senin (9/6/2014). Berikut ini beberapa petikan acara Muscab XIII BPC Gapensi Indramayu mengusung tema :”Musyawarah Cabang XIII Gapensi Indramayu 2014 sebagai Implementasi Kompetensi Jasa Konstruksi Dalam Penguatan Anggota Gapensi yang Profesional dan Unggul.”
DILANTIK – H. Mulyadi Cahya , kembali memimpin Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia ( Gapensi ) Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat untuk masa kepemimpinan periode 2014-2019. Tampak dalam gambar, Ketua BPD Gapensi Provinsi Jawa Barat,  Susilo Wibowo tengah melantik Mulyadi Cahya bersama jajaran kepengurusannya baru di Hotel Handayani, Indramayu, Senin (9/6/2014). (Satim)*** Foto : Cimanuk



BERSAMA DPD GAPENSI JABAR – H. Mulyadi Cahya, Ketua terpilih Muscab XIII Gapensi Kabupaten Indramayu periode 2014 – 2019 bersama jajaran pengurusnya berfoto bersama jajaran pengurus DPD Gapensi Provinsi Jawa Barat, seusai acara pelantikan di Hotel Handayani, Indramayu, Senin (9/6/2014). (Satim)***Foto : Repro RC 

 
BUPATI INDRAMAYU - Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophanah berfoto bersama Ketua BPC Gapensi terpilih, H. Mulyadi Cahya dan para istri pengurus Gapensi Kota Mangga.(Satim)***

PEMBUKAAN – Wakil Pemerintah Kabupaten Indramayu, Sekretaris Daerah H. Ahmad Bachtiar, SH, MH tengah memukul gong, sebagai tanda dibukanya arena Musyawarah Cabang (Muscab) XIII Tahun 2014 Gapensi Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, di Hotel Handayani, Indramayu, Senin (9/6/2014). (Satim)*** Foto : Repro RC

DILANTIK DPD GAPENSI JABAR – Ketua DPD Gapensi Provinsi Jawa barat, H. Susilo Wibowo didampingi jajaran pengurus DPD Gapensi Provinsi Jawa Barat tengah melantik pengurus BPC Gapensi Kabupaten Indramayu hasil Muscab XIII Gapensi Indramayu untuk petide 2014 – 2019. (Satim)*** Foto : Repro RC

CENDERAMATA – Jajaran Muspida Kabupaten Indramayu tengah menerima cendera mata dari Ketua terpilih Muscab XIII Tahun 2014 BPC Gapensi Kabupaten Indramayu, H. Mulyadi Cahya.(Satim)*** Foto : Repro RC

TANDA TANGAN – Ketua BPD Gapensi Provinsi Jawa Barat, H. Susilo Wibowo menandatangani Surat Penetapan Kepengurusan BPC Gapensi Kabupaten Indramayu periode 2014 - 2019 hasil Muscab XIII BPC Gapensi Kota  Mangga di Hotel Handayani, Indramayu, Senin (9/6/2014).(Satim)*** Foto : Repro RC

LAGU KEBANGSAAN- Peserta Musyawarah Cabang (Muscab) XIII Tahun 2014 BPC Gapensi Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat berdiri tegap menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”.(Satim)***Foto: Repro RC

DANGDUT PANTURA – Axara Muscab XIII BPC Gapensi Kabupaten Indramayu tahun 2014 dihibur dengan sajian musik tarling dangdut Pantura.(Satim)*** Foto: Repro RC

Muscab XIII Tahun 2014 Gapensi Indramayu Mulyadi Terpilih Kembali


PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
Senin, 9 Juni 2014
Mulyadi Cahya Kembali Pimpin
Gapensi Indramayu 2014-2019
DILANTIK – H. Mulyadi Cahya , kembali memimpin Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia ( Gapensi ) Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat untuk masa kepemimpinan periode 2014-2019. Tampak dalam gambar, Ketua BPD Gapensi Provinsi Jawa Barat,  Susilo Wibowo tengah melantik Mulyadi Cahya bersama jajaran kepengurusannya baru di Hotel Handayani, Indramayu, Senin (9/6/2014). (Satim)*** Foto : Cimanuk

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE - Mulyadi Cahya terpilih lagi sebagai ketua, setelah dalam Musyawarah Cabang XIII BPC Gapensi yang digelar di Hotel Handayani, Indramayu, Senin (9/6/2014), secara aklamasi dan suara bulat dari 113 anggota memilihnya.
Pada kesempatan kegiatan Muscab itu, hadir Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah, Dewan Penasehat Gapensi H. Daniel M Syafiuddin, dan sejumlah undangan lainnya.
Seperti dikutip laman Cimanuk.com, Bupati Hj. Anna Sophanah berpesan, agar ketua terpilih dalam Muscab XIII ini, selain mampu bersikap profesional, juga dapat mengayomi para anggotanya sendiri. “Ketua ini, yang penting harus dapat mengayomi anggotanya dengan baik,” harap bupati.
Bupati Anna lebih lanjut mengharapkan, kepemimpinan Gapensi Indramayu, kedepan harus dapat diimplementasikan secara baik, sehingga bisa meningkatkan kualitas kompetensi para anggotanya. Slain tentunya, pinta Bupati Anna,  anggota Gapensi harus bisa menjaga kesolidasi serta kekompakan sesama anggota.
“Yang penting juga, mampu menggarap berbagai peluang yang tersedia di daerahnya sendiri, juga dapat kiranya membaca peluang yang ada di luar Kabupaten Indramayu. Baik secara pribadi maupun atas nama Pemda Indramayu, ia berharap seluruh anggota Gapensi selalu menanamkan sikap profesionalisme, meningkatkan kinerja dan selalu tanggap terhadap berbagai perubahan di tengah-tengah demokrasi ekonomi yang semakin ketat saat ini,” harap Bupati Anna Sophanah.
Terpilihnya Mulyadi Cahya untuk periode 2014-2019 ini, merupakan periode kedua kepemimpinannya, setelah sejak mulai pembukaan pendaftaran bakal calon ( balon ) ketua, sampai dengan berjalannya Muscab XIII BPC Gapensi Indramayu, hanya dirinya yang mendaftar dan mencalonkan diri untuk menjadi ketua. Akhirnya secara aklamasi, Mulyadi terpilih secara aklamasi.
Setelah terpilih sebagai ketua BPC sekaligus ketua formatur, Mulyadi bersama anggota formatur lainnya kemudian membentuk kepengurusan periode 2014-2019. Musyawarah Formatur yang berlangsung kurang lebih 1 jam tersebut, akhirnya membentuk kabinet pengurus BPC Gapensi Indramayu yang kemudian dibacakan oleh pihak BPD Gapensi Jabar dan dilantik serta dikukuhkan oleh Ketua BPD Gapensi Jawa Barat, Susilo Wibowo. Dalam susunan kepengurusan tersebut, mayoritas adalah wajah lama atau mantan pengurus periode yang lalu, hanya beberapa  orang wajah baru yang mengisi struktur kepengurusan periode ini, seperti Ida Nuryani yang kini menjadi Wakil Bendahara.

Mulyadi Cahya dalam sambutannya mengungkapkan,  kepada jajaran pengurus BPC Gapensi Kabupaten Indramayu yang baru, agar lebih bisa bekerja sama dan dituntut perjuangannya, demi kemajuan  asosiasi dan pelayanan kepentingan anggota.
Pada pelantikan tersebut Ketua BPD Gapensi Jabar, juga berpesan, agar pengurus yang baru dalam menjalankan tugasnya, lebih mengedepankan dedikasi dan pelayanan kepada anggota, bukan mementingkan kepentingan sendiri, perusahaan, ataupun memiliki fasilitas khusus, terlebih terkait pekerjaan konstruksi. Dan acara Muscab XIII BPC Gapensi Indramayu itu baru selesai Senin (9/6/2014) petang.
Menurut Darlim, salah seorang pengurus BPC Gapensi Kota Mangga itu kepada Pendopo Indramayu Online mengatakan, jika tidak terjadi aklamasi dalam pemilihan ketua, ada kemungkinan acara baru selesai Selasa (10/6/2014) pagi.
“Karena aklamasi dan sepakat  memilih Mulyadi Cahya untuk menjadi ketua kembali yang kedua kalinya, maka jam 5 sore pun rampung,” kata Darlim di lokasi acara Muscab XIII BPC Gapensi Indramayu.(Satim)***



9 Juni 2014

Mulyadi Cahya Kembali Pimpin Gapensi Indramayu


PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
Senin, 9 Juni 2014


Mulyadi Cahya
Kembali Pimpin Gapensi Indramayu
INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – H. Mulyadi Cahya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) XIII BPC Gapensi Kabupaten Indramayu, Provisni Jawa Barat untuk periode 2014 – 2019. Pemilihan ketua organisasi pengusaha jasa konstruksi terbesar dan tertua di Indramayu itu digelar di Hotel Handayani, Indramayu, Senin (9/6/2014) sore. Sementara acara tahapan Muscabnya berlangsung sejak pagi hingga menjelang petang.(Satim)***

Muscab ke-XIII BPC Gapensi Indramayu


PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
Jumat, 6 Juni  2014
MUSCAB KE-XIII BPC GAPENSI INDRAMAYU
Gapensi Eksis Sebagai

Mitra Pemkab Indramayu
Ketua BPC Gapensi Kabupaten Indramayu, H. Mulyadi Cahya tengah memperlihatkan undangan untuk acara Muscab BPC Gapensi Indramayu ke-XIII tahun 2014. Foto: Satim/Pendopo Indramayu Online

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Perhelatan akbar pemilihan Ketua dan Pengurus Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gapensi Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat periode 2014 – 2019 digelar di Hotel Handayani, Kelurahan Kepandean, Indramayu, Senin (9/6/2014). Siapakah nama-nama pengurus organisasi pelaksana jasa konstruksi tertua di Indonesia itu yang bakal terpilih ? Konon, akan dideklarasikan di Hotel Handayani, lokasi yang sama ketika BPC Gapensi Kota Mangga itu menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XII pada tahun 2009 silam.
            Hanya saja, dalam Muscab BPC Gapensi Kabupaten Indramayu ke-XIII tahun 2014 ini, kabarnya akan banyak terjadi perombakan figur pengurus, meski hasilnya bakal diputuskan pada acara puncak pasca pemilihan ketua. Namun ada yang mengatakan, perombakan figur pengurus diperkirakan tidak banyak. Dan figur H. Mulyadi Cahya, yang telah dua periode memimpin Gapensi, konon, masih tetap eksis dijagokan untuk memimpin Gapensi Kota Mangga untuk ketiga kalinya.

            Keterangan yang dihimpun Pendopo Indramayu Online, H. Mulyadi Cahya terpilih menjadi Ketua BPC Gapensi periode 2009 – 2014. Kemudian pariode 2014 – 2019 yang digelar Senin (9/6/2014), Mulyadi Cahya masih calon kuat dan disebut-sebut calon tunggal ketua dalam Muscab XIII Gapensi Indramayu tahun ini. Konon, ada kemungkinan terjadi aklamasi untuk menunjuk H. Mulyadi Cahya tetap memimpin Gapensi Indramayu untuk lima tahun ke depan.

            Sementara itu, Ketua BPC Gapensi periode 2009 – 2014 H. Mulyadi Cahya mengatakan, sesuai dengan tuntutan era globalisassi dan perdagangan bebas, ia sudah berupaya kepada para anggotanya untuk tetap menjunjung tinggi profesionalisme dalam menjalankan usaha di bidang jasa konstruksi.

            “Gapensi juga selalu eksis sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Indramayu,” kata Mulyadi Cahya di kantornya, Kamis (5/6/2014) siang.

            Catatan Pendopo Indramayu Online, BPC Gapensi salah satu organisasi berhimpunnya para pengusaha jasa konstruksi tertua dan terbesar di Kabupaten Indramayu. Salah seorang mantan Ketua Gapensi setempat, Dr. H. Irianto MS Syafiuddin atau yang akrab disapa Kang Yance, menjadi Bupati Indramayu selama dua periode, yakni periode 1999 – 2004 dan 2004 – 2009. Kemudian, dalam Pemilu Legislatif 2014, Kang Yance terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014 -  2019.(Satim)***

             

             


23 Mei 2014

Panwaskab Indramayu Gelar Rakor Pilpres

Jumat, 16 Mei 2014
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Panwaskab Indramayu Gelar Rakor Pilpres

·         PPL Yang Tak Becus Dipecat

RAKOR PANWAS – Pengawas Pemilu Kabupaten Indramayu tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Komisioner Panwascam dan PPL. Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online
Indramayu, Pendopo Indramayu Online Meski Pemilihan Presiden masih ada jeda waktu, yakni bakal berlangsung pada 9 Juli 2014 mendatang, namun jauh-jauh hari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan Pemilihan Presiden 2014 dengan seluruh Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) yang ada di Kabupaten Indramayu.
            Rapat berlangsung secara bergiliran digelar sepanjang Mei 2014 yang bertempat di Kantor Panwaslu Kabupaten Indramayu, Jalan Pangeran Darma Kusuma di Sindang, Kabupaten Indramayu. Ketika Rakor yang mengundang Panwascam Sindang dan Lelea, Jumat (16/04/2014) siang.
            Rakor secara marathon itu, konon, untuk mengevaluasi kinerja Panwascam dan para PPLL-nya, serta untuk mempersiapkan lanjutan pengawasan Pemilu Pemilihan Presiden. Komisioner Panwaskab Indramayu, Supandi menjelaskan, perlunya envaluasi kinerja Panwascam dan jajaran PPL-nya itu, agar terjalin kerjasama yang lebih baik lagi, dan lebih meningkatkan kinerjanya dalam Pilpres dengan tetap menjalin kekompakan dengan penuh kekeluargaan.
            “Jangan sampai ada PPL yang tidak tahu kantor Panwaskab, dan tidak saling kenal. Mari kita bangun hubungan kekeluargaan, namun tetap menjalankan tugas pengawasan Pemilu dengan rasa tanggung jawab,” kata Supandi.
            Dijelaskan, pihak Panwaskab pada dasarnya tidak ingin mengangkat PPL yang baru, namun tidak akan mempertahankan PPL lama yang kinerjanya buruk dan tidak disiplin. “Itu yang harus dipahami oleh seluruh PPL dan para Komisioner Panwascam,” ungkap aktivis salah satu LSM di Kota Mangga itu.
            Mengadopsi kalimat yang dilontarkan Supandi, Ketua Pengawas Pemilu Kecamatan Sindang, Erwanto mengatakan, pihaknya pun akan bersikap sama seperti yang diungkapkan Komisioner Panwaskab,”Secara pribadi saya tidak akan memecat PPL lama, namun bukan berarti akan mempertahankan PPL lama yang tak becus, atau karena mengundurkan diri,” tutur Kepala Biro salah sebuah koran terbitan Jakarta itu.(Satim) 

8 Mei 2014

Drs. H. Zakaria Joko Hartawan, MSi Soal Retibusi Parkir


PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
Sabtu, 26 April 2014
Dinas Perhubungan Indramayu
Berlakukan Peningkatan Pendapatan Parkir
·         Jangan Sampai Memble dan Masuk Kantong Oknum
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Drs. H. Zakaria Joko Hartawan MSi. Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

Indramayu, Pendopo Indramayu - Masalah parkir, tampaknya tengah dibenahi pihak Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat.  Lembaga ini, konon, ingin meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perpakiran yang tersebar di seluruh Kabupaten Indramayu.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu Drs. H. Zakaria Joko Hartawan MSi mengatakan, setidaknya ada tiga hal yang perlu dibenahi, yakni pelayanan yang baik, tertib, dan sopan bagi pengendara yang parkir, kemudian setoran retribusi parkir jangan mengacu pada target lama yang terlalu rendah, bagi koordinator parkir dalam kota wajib setor retribusi setiap hari, kecuali hari Sabtu dan Minggu karena libur, maka setor retribusi parkirnya pada hari Senin.
“Kecuali yang jauh dari kota, retribusi parkirnya disetorkan ke Dinas seminggu sekali setiap hari Senin. Selama ini, setoran retribusi parkirnya setiap bulan. Tapi, sekarang harus setiap hari disetorkan ke bendahara penerimaan retribusi parkir,” tegas Joko (sapaan akrab Zakaria Joko Hartawan) di kantornya, Kamis (24/04/2014).
Joko mengingatkan, pemberlakuan kebijakan tadi mulai 1 Mei 2014. Wartawan pun dipersilahkan untuk sama-sama mengawasi perjalanan kebijakan tadi. Selain itu, ia juga tengah mempersiapkan pengajuan kenaikan tarif parkir sambil merevisi Peraturan Daerah lama soal ketentuan tarif parkir yang diberlakukan selama ini.  Retribusi parkir kendaraan roda empat Rp 1.000, dan roda dua cuma ditarik Rp 500. Ke depannya, tutur Joko, akan mengusulkan ke Dewan agar kendaraan roda empat Rp 2.000 dan roda dua Rp 1.000. Jenis kendaraan roda empat lainnya seperti bus, truk, box dan sejenisnya Rp. 1.500, truk gandengan dan kontainer Rp. 2.500.
 Joko menjelaskan, ketentuan retibusi parkir selama ini diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indramayu Nomor 17 Tahun 2003 tentang Retribusi Tempat Khusus Parkir.
            Seperti tertuang pada pasal 10 ayat 2 disebutkan, retribusi tempat khusus parkir dipungut dengan menggunakan SKRD (Surat Keterangan Retribusi Daerah) dalam bentuk karcis.  Karcis parkir bukan sebagai bukti pengguna resiko atas kehilangan, kerusakan kendaraan dan barang-barang yang menempel pada kendaraan.  
Petugas pemungut retribusi parkir, adalah petugas resmi Dishubkominfo Indramayu dengan lokasi pemanfaatan tempat dari halaman yang dikuasai dan dimiliki oleh pemerintah daerah yang dipergunakan untuk parkir kendaraan. 
“Berbeda dengan perparkiran di lingkungan RSUD misalnya, maka tarif parkir ditentukan oleh pihak rumah sakit bersangkutan,” tandas Joko didampingi Sekretaris Dishubkominfo Indramayu Dedy Suhendi, S.Sos, M.Si di ruang kerjanya.(Satim)***



2 Mei 2014

Gedung Mutiara Bangsa Kabupaten Indramayu


PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
Rabu, 2 April 2014
Gedung “Kuning” Termahal
Dibangun Untuk Wisata Ilmu Pengetahuan
Gedung Mutiara Bangsa – Gedung Mutiara Bangsa dirancang untuk obyek wisata ilmu pengetahuan dan teknologi. Geung ini terletak di obyek wisata Waduk Bojongsari. Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online
Indramayu, Pendopo Indramayu Online “Gedung Kuning”, begitulah  banyak orang menjulukinya, karena kubah gedung yang menyerupai telur setengah itu didominasi warna kuning. Gedung  dimaksud berada disekitar obyek wisata Waduk Bojongsari,  Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Provinsi JawaBarat.
            Gedung milik pemerintah Kota Mangga itu disebut-sebut sebagai gedung yang dibangun dengan biaya termahal, dan dibutuhkan waktu terlama sepanjang sejarah  proyek pembangunan yang ada di wilayah Kabupaten Indramayu. Gedung ini dibangun setelah Bupati Indramayu, Dr. H. Irianto MS Syafiuddin atau yang akrab disapa Kang Yance memerintah untuk kedua kalinya. Namun hingga kini, sampai dengan istrinya Hj. Anna Sophanah terpilih menjadi Bupati Indramayu, gedung itu belum rampung.   
            Untuk biaya pembangunannya saja, sejak tahun 2008 hingga tahun 2013 telah menghabiskan biaya Rp14,6 Miliar lebih. Sedangkan pembangunan fisiknya di tahun 2014 ini direncanakan  bakal menelan biaya sekitar Rp15 Miliar. Ini belum ditambah dengan berbagai macam barang-barang yang bakal ditampilkan di gedung yang dinamai ”Mutiara Bangsa” itu, konon, bakal menghabiskan sekitar Rp 5 Miliar lagi. Pihak Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu mencatat, sampai dengan 2014 bakal menghabiskan biaya sekitar Rp 35 Miliar lebih. Itu belum termasuk biaya pembebasan tanah seluas sekitar 3 hektar pada masa lalu, yang konon, diperkirakan mencapai Miliaran rupiah.
            “Jadi, wajar saja jika banyak orang menyebutnya sebagai gedung termahal di Kabupaten Indramayu.Tinggal manfaatnya seperti apa ? Kemudian, apakah bisa mengangkat citra positif bagi Indramayu apa tidak ? Mari kita amati bersama-sama !,” kata Pemerhati Masalah Sosial dan Pembangunan Indramayu, Bob Cahyadi kepada Pendopo Indramayu Online, belum lama ini.
            Data yang dihimpun Pendopo Indramayu Online menyebutkan, biaya pembebasannya saja yang seluas sekitar 3 hektar lebih itu, konon, menelan baiaya sekitar miliaran rupiah. Pembangunan Gedung ”Mutiara Bangsa” dimulai sejak tahun 2008 dengan menghabiskan biaya Rp 1.938.937.000 (Rp 1,9 Miliar lebih). Tahun berikutnya 2009 menelan biaya Rp 4.217.026.000 ( Rp 4,2 Miliar lebih), tahun 2010 sebesar Rp 1.735.757.000 (Rp1,7 Miliar lebih), dan di tahun 2011 tidak ada anggaran untuk melanjutkan pembangunan Gedung”Mutiara Bangsa” tersebut.
            Kemudian pembangunannya dilanjutkan pada tahun 2012 dengan menguras anggaran Rp 4.521.433.000 (Rp 4,5 Miliar lebih), dan tahun 2013 memakan biaya Rp 2.251.745.000 (Rp 2,2 Miliar lebih). Sedangkan pembangunan fisiknya saja di tahun 2014 bakal dianggarkan sekitar Rp 15 Miliar. Sementara untuk pengadaan barang-barang yang bernuansa ilmu pengetahuan dan teknologinya, konon, diperkirakan bakal menghabiskan sekitar Lima Miliar.
            Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu, H. Didi Supriadi S.Sos, MSi melalui Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan (PPTK) Gedung Mutiara Bangsa, Yudi Siswanto ST didampingi Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan pada Dinas Cipta Karya setempat, Agus Salam Pujiantoi SIP, ST, MSi mengatakan, dibangunnya Gedung “Mutiara Bangsa” untuk obyek wisata ilmu pengetahuan dan teknologi.
            Ia memastikan, sebelum jabatan Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah berakhir pada tahun 2015, Gedung “Mutiara Bangsa” sudah dioperasikan untuk umum sebagai salah satu obyek wisata Iptek.
            “Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap, keberadaan obyek wisata Mutiara Bangsa sangat bermanfaat, dan untuk mencerdaskan bangsa bagi semua kalangan. Bagi para pelajar dan mahasiswa, sebetulnya sangat penting untuk mengunjungi obyek wisata Mutiara Bangsa,” kata Yudi Siswanto dalam sebuah percakapan dengan Pendopo Indramayu Online di kantornya, belum lama ini.(Satim)***
           

25 Februari 2014

Tanggul Cimanuk Blok Cilengkong Jebol


Rabu, 19 Februari 2014
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
TANGGUL JEBOL – Kondisi tanggul Sungai Cimanuk yang jebol di wilayah Blok Cilengkong, Desa Pilangsari. Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat yang jebol pada Rabu (19/02/2014) pagi sekitar pukul 06.05 WIB.(Satim) Foto : Indramayu Post
INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE Sudah lama dicurigai warga dan sudah lama pula penduduk sekitar tanggul Sungai Cimanuk di wilayah Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Inadramayu, Provinsi Jawa Barat, resah karena tanggul kalinya terancam jebol. Sudah menipis tergerus arus sungai yang telah berlangsung bertahun-tahun.
         Kekhawatiran itu terjadi. Rabu (19/02/2014) pagi sekitar pikul 06.05 WIB, tanggul yang dicurigai tersebut jebol, dan membuat geger serta panik penduduk setempat. Ironisnya, yang jebol itu di tembok pengganti tanggul sungai Cimanuk di Blok Cilengkong, Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, karena amblas.
         Ambruknya tembok beton itu, menyebabkan ribuan rumah warga terancam banjir. Jalur Pantura yang tak jauh dari lokasi bencana itu pun terancam menjadi “lautan”.
         "Tembok amblas kemungkinan karena tidak mampu menahan derasnya arus air dan debit sungai yang terus meninggi," ujar Sulaeman (45), seorang warga setempat.
         Sulaeman menjelaskan, tembok itu dibangun BBWS Cimanuk Cisanggarung pada 2012 lalu, untuk menggantikan tanggul sungai yang sebelumnya telah habis terkikis. Tembok sepanjang kurang lebih 60 meter dan tinggi sekitar dua meter itu selama ini menjadi pembatas antara sungai dan pemukiman warga.
            Namun, derasnya laju air dan debitnya yang terus meninggi akibat hujan deras, membuat tembok yang terbuat dari beton itu, amblas sepanjang kurang lebih tujuh meter. Akibatnya, air sungai langsung melimpas ke daratan.
            Seperti pernah diberitakan Pendopo Indramayu Online pada tahun 2012 silam, konstruksi tembok pengganti tanggul tadi, konon, ada item konstruksi yang diduga kurang memenuhi standar pekerjaan. Akhirnya, pihak konsultan pengawas proyek memerintahkan pelaksana pekerjaan untuk segera memperbaikinya.(Satim)***  

27 Agustus 2013

Rabu Besok, Bupati Indramayu Gelar Mutasi Pejabat

Selasa, 27 Agustus 2013
Rabu Besok, Bupati Indramayu Gelar Mutasi Pejabat
INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Setelah sekian lama menjadi bahan pembicaraan sekaligus bahan pertanyaan beberapa kalangan seputar mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, kini bakal terjawab. Rabu (28/08/2013) besok sekitar pukul 08.00 WIB, Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophanah akan memutasi sejumlah pejabat eselon II, III, dan IV di Pendopo Bupati Indramayu.
            Surat undangan yang bertajuk “Pelantikan Pejabat Eselon II, III, dan IV” itu, sudah diedarkan sejak Selasa (27/08/2013) sore, mendarat di sejumlah pejabat eselon II, III, dan IV. Berdasarkan pantauan Pendopo Indramayu Online, surat undangan pelantikan itu disampaikan oleh dua pejabat penting, yakni Sekretaris Daerah H. Bachtiar SH, MH dan  Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophanah.
            Namun hingga berita ditulis, isunya masih simpang siur tentang siapa saja yang dimutasi dan siapa saja yang menduduki jabatan promosi sebagai Kepala Dinas, Kepala Badan, Asisten Daerah (Asda), Camat maupun jabatan yang setingkatnya.
            “Wewenang sepenuhnya ada di tangan bupati. Meskiopun banyak isu yang sudah bocor kesana-kemari sejak lama, bisa saja benar beberapa pejabat tertentu bakal diangkat menjadi eselon II, atau malah terpental yang di luar perkiraan yang selama ini diisukan,” ungkap beberapa sumber di kalangan pejabat.(Satim)***   

20 Juni 2013

Perpisahan Kelas VI SDN Panyindangan Wetan III

Kamis, 20 Juni 2013
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Perpisahan Kelas VI SDN Panyindangan Wetan III
PELEPASAN SIMBOLIS – Kepala Sekolah SDN Panyindangan Wetan III, Sanusi SPd (kiri) tengah memberikan sambutannya. Kemudian acara akhir dengan dilakukan pelepasan secara simbolis topi dua muridnya yang akan menempuh pendidikan selanjutnya (kanan), serta suguhan penampilan tari Topeng Kelana.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online
Sanusi : Jaga Nama Baik Almamater Sekolah
INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINEKepala Sekolah SDN Panyindangan Wetan III, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Sanusi SPd mengingatkan, para murid Kelas VI yang akan meninggalkan sekolahnya dan menempuh ke jenjang pendidikan selanjutnya, diminta agar bisa menjaga almameter sekolahnya.            “Tunjukkan, bahwa murid-murid tamatan SDN Panyindangan Wetan III bisa berprestasi, disiplin, kreatif, inovatif, beriman serta bertakwa di jenjang pendidikan yang kalian jalani nanti. Dan tolong jaga almamater sekolah ini !!!,” pinta Sanusi dalam acara Perpisahan Kelas VI SDN Panyindangan Wetan III yang digelar di sekolahnya, Kamis (20/06/2013) siang.            Sanusi juga meminta agar masyarakat di Desa Panyindangan Wetan yang mempunyai anak-anak yang usianya sudah 6 atau 7 tahun, didaftarkan sekolah di SDN Panyindangan Wetan III dalam bulan Mei dan Juni 2013 ini.            “Jangan sampai ada anak-anak usia sekolah, tapi tidak sekolah. Insya Allah, kami berjuang semaksimal mungkin, agar anak-anak dari Bapak-bapak dan ibu-ibu akan kami didik dengan baik. Oleh karena itu perlu dukungan semua pihak, agar lulusan sekolah SDN Panyindangan Wetan III ini menjadi orang pintar dan bertakwa,” katanya.

            Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Sekolah SDN Panyindangan Wetan III, Satim mengatakan, acara perpisahan Kelas VI itu sebenarnya merupakan acara rutin dan biasa dilakukan oleh sekolah mana pun. Namun yang paling istimewa, acara perpisahan itu harus dimaknai yang positif dalam rangka membangun partisipasi semua pihak dalam membina anak-anaknya, agar kelak menjadi manusia yang berguna bagi bangsa, negara, serta agama.

            “Sehingga, diperlukan peran serta semua pihak, untuk menyekolahkan anak-anaknya di SDN Panyindangan Wetan III ini. Jangan sampai ada anak usia sekolah tidak mengenyam pendidikan dan buta huruf. Berbahaya !!!,” ujar Satim dalam kata sambutannya.
            Acara perpisahan Kelas VI SDN Panyindangan Wetan III itu yang bertema “Kita Tingkatkan Belajar,” dimeriahkan dengan sejumlah penampilan kesenian kreatif yang ditampilkan murid-muridnya, seperti tari kontemporer, tari tradisonal dengan menyuguhkan tari topeng kelana, dan sejumlah kreasi seni tari modern lainnya.(Satim)***Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online
                   
             
                



 

My Blog List

JASA PENGIRIMAN UANG

Site Info

Followers/Pengikut

PENDOPO INDRAMAYU Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template