CARI BERKAH KLIK DI SINI

11 Desember 2011

Bupati Indramayu Anna Sophanah Pimpin Peringatan Hari Nusantara 2011

Minggu, 11 Desember 2011
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
Bupati Indramayu Anna Sophanah

Pimpin Peringatan Hari Nusantara 2011

· Disertai Penyerahan Kendaraan Bermotor

Kendaraan sepeda motor yang akan diserahkan Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophanah kepada petugas lapangan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Senin (12/12/2011). (kanan) Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu. (Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE - Hari Senin (12/12/2011) pagi, Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah akan memimpin upacara dalam rangka memperingatai “Hari Nusantara” diperingati setiap tanggal 13 Desember di seluruh Indonesia.

Selain memimpin apel senin itu, Bupati Anna Sophanah juga akan menyerahkan secara simbolis kendaraan bermotor roda dua dan roda empat kepada petugas lapangan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat.

Acara puncak Peringatan “Hari Nusantara” itu, akan dilangsungkan di Aula Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Senin (12/12/2011) siang.

Dalam rilis yang disampaikan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, “Hari Nusantara” merupakan tonggak penting untuk memberikan, dan mendorong semangat bangsa dalam mengelola dan memanfaatkan secara berkelanjutan akan sumberdaya kelautan dan perikanan di bumi nusantara ini. Dengan semangat “Hari Nusantara” masyarakat Indonesia dimotivasi jiwa kemaritimannya.

Hari nusantara di Indramayu diperingati dengan leading sektor Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu. Dalam apel pagi Hari Senin tanggal 12 Desember 2011 di alun-alun depan pendopo Kabupaten Indramayu. Disampaikan betapa pentingnya fungsi pengelolaan laut untuk kehidupan manusia.

Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu dengan visinya : ”Menjadikan Usaha Perikanan dan Kelautan Maju dan Lestari “ dimana

Ø Usaha adalah kegiatan dengan mengerahkan tenaga, fikiran atau badan dengan menggunakan sarana dan prasarana yang tersedia untuk mencapai sesuatu maksud/tujuan.

Ø Perikanan adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya ikan dan lingkungannya mulai dari praproduksi, produksi, pengolahan sampai dengan pemasaran, yang dilaksanakan dalam suatu system bisnis perikanan.

Ø Kelautan adalah hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan di laut yang meliputi dasar laut dan tanah di bawahnya, landas kontinen termasuk sumber kekayaan alam yang terkandung di dalamnya, kegiatan di permukaan laut dan ruang di dalamnya, kegiatan di permukaan laut dan ruang udara di atasnya.

Ø Maju adalah bergerak ke muka/depan, menjadi lebih baik dan membawa ke tingkat yang lebih sempurna (optimal)

Ø Lestari adalah tetap dapat diusahakan selama-lamanya/berkelanjutan.

Dengan demikian usaha perikanan dan kelautan yang maju dan lestari adalah kegiatan yang berhubungan dengan pegelolaan dan pemanfaatan sumberdaya ikan dan laut beserta lingkungannya mulai dari praproduksi, produksi, pengolahan sampai pemasaran yang dilaksanakan dalam suatu system bisnis perikanan dan kelautan yang dilaksanakan secara optimal dan berkelanjutan.

Arah kebijakan umum pembangunan perikanan dan kelautan di Kabupaten Indramayu meliputi :

1) Meningkatkan hasil produksi perikanan dan kelautan;

2) Peningkatan nilai jual produk perikanan dan kelautan;

3) Menekan lossis produk perikanan dan kelautan;

4) Pengelolaan pesisir, pantai dan pulau-pulau kecil;

Kegiatan perikanan dan kelautan di Kabupaten Indramayu meliputi :

1) Kegiatan perikanan tangkap yaitu seluruh rangkaian aktifitas penangkapan ikan di laut dan di perairan umum (sungai, situ, waguk, danau dll).

2) Kegiatan perikanan budidaya yaitu seluruh rangkaian aktifitas pembudidayaan ikan mulai dari pembenihan, pendederan, pembesaran yang dilakukan di tambak air payau, kolam air tawar, dan budidaya ikan di laut.

3) Kegiatan pengolahan hasil perikanan dan kelautan yaitu seluruh rangkaian aktifitas mengolah ikan dari bahan baku ikan untuh menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi yaitu makanan yang siap dihidangkan atau produk turunan lainnya.

4) Kegiatan pemasaran hasil perikanan dan kelautan yaitu serangkaian aktifitas mendistribusikan ikan baik dalam bentuk ikan gelondongan (bahan baku), setengah jadi atau bahan jadi (makanan dan produk turunan lainnya)

5) Kegiatan usaha produksi garam rakyat yaitu seluruh rangkaian aktifitas usaha memproduksi garam.

Untuk mewujudkan agar arah kebijakan umum tadi dapat terlaksana secara efektif perlu ditempuh dengan memenuhi indikator kinerja aparatur dan masyarakat perikanan dan kelautan di Kabupaten Indramayu sebagai berikut :

1) Menerapkan atau mengedepankan law inforceman atau supremasi hukum.

2) Menciptakan iklim kerja yang kondusif.

3) Memegang teguh dan mengimplementasikan motto : “Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini” sehingga tercipta kinerja yang semakin meningkat.

Dalam upaya mewujudkan pembangunan perikanan dan kelautan di Kabupaten Indramayu perlu diperhatikan beberapa hal yang menjadi isu sentral dewasa ini. Yang menjadi isu sentral adalah :

1) Pembangunan kawasan Minapolitan dan Program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN).

2) Terjadi abrasi pantai atau rob (pasang air laut).

3) Kelestarian atau konservasi sumber daya.

4) Produktivitas dan nilai jual.

Secara bahasa, minapolitan berasal dari kata “mina” (berarti ikan) dan “politan” (berarti kota) yang dapat diartikan kota perikanan yaitu sebagai kluster kegiatan perikanan yang meliputi kegiatan produksi, pengolahan dan pemasaran dalam sistem agribisnis terpadu di suatu wilayah atau lintas wilayah perikanan dengan kelengkapan sarana prasarana serta pelayanan seperti di perkotaaan (kelembagaan, sistem permodalan, transportasi, dan lain-lain). Secara ringkas dapat juga diartikan sebagai kluster perikanan yang tumbuh dan berkembang seiring berjalannya sistem dan usaha agribisnis yang mampu melayani, mendorong, menarik dan mengelola kegiatan pembangunan perikanan di wilayah tersebut dan sekitarnya.

Terjadi abrasi pantai atau rob (pasang air laut). Abrasi pantai masih terjadi di beberapa tempat di pantai indramayu seperti Krangkeng, Pasekan, Patrol dan Sukra.

Kelestarian atau konservasi sumber daya menjadi faktor yang dapat menunjang keberhasilan kelanjutan pembangaunan perikanan dan kelautan di Indramayu. Tingkat pencemaran pantai yang tinggi akan sangat mengganggu kegiatan perikanan dan kelautan. Produktivitas menjadi lokomotof pendorong berkembangnya perikanan dan kelautan di Indramayu. Nilai jual yang terus meningkat akan memberi semangat pelaku usaha di bidang perikanan dan kelautan.

Indramayu merupakan Kabupaten bahari di Propinsi Jawa Barat dengan potensi panjang pantai tidak kurang dari 114 km. Garis pantai Indramayu mencakup 12 kecamatan pantai yaitu Kecamatan Krangkeng, Karangampel, Juntinyuat, Balongan, Indramayu, Pasekan, Arahan, Cantigi, Losarang, Kandanghaur, Patrol dan Sukra. Kegiatan perikanan dan kelautan di Indramayu mencakup perikanan tangkap, perikanan budidaya, pengolahan dan pemasaran hasil perikanan dan kelautan serta pengelolaan produksi garam rakyat. Kegiatan perikanan tangkap meliputi aktifitas penangkapan ikan di laut dan di perairan umum. Kegiatan perikanan budidaya meliputi pembenihan ikan dan udang, pembesaran ikan di kolam air tawar, pembesaran ikan dan rumput laut di tambak air payau dan pembudidayaan ikan di laut. Kegiatan pengolahan hasil perikanan dan kelautan meliputi pengolahan ikan segar, pengolahan produk ikan asin, terasi, otak-otak, bakso ikan, nuget, empek-empek, kerupuk ikan dan udang, pindang ikan dan kuliner masakan berbahan dasar ikan dan udang. Kegiatan pengelolaan produksi garam rakyat merupakan aktifitas dalam upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi garam rakyat.

Produksi perikanan dan kelautan tahun 2010 tercatat sebanyak 249.071,11 ton atau naik 59,72% bila dibandingkan dengan produksi tahun 2009 yang mencapai 155.945,14 ton. Produksi perikanan dan kelautan tahun 2010 dimaksud dihasilkan dari produksi produksi perikanan tangkap di laut sebesar 108.554,60 ton, produksi perikanan tangkap di perairan umum 5.544,10 ton, produksi budidaya di tambak air payau 82.149,79 ton, produksi ikan di kolam air tawar 51.852,35 ton dan budidaya di laut sebesar 970,27 ton. Sedangkan produksi pengolahan hasil perikanan dan kelautan sebesar 15.921,00 ton dan produksi garam rakyat sebesar 311.922 ton.

Kegiatan perikanan tangkap di Indramayu terdiri dari kegiatan penangkapan ikan di laut dan penangkapan ikan di perairan umum. Armada kapal/perahu penangkapan ikan di laut sebanyak 6.062 unit kapal ikan yang terdiri dari 5.420 unit perahu kecil, 430 perahu sedang dan 212 perahu besar. Jumlah nelayan di Indramayu sebanyak 38.123 orang dengan perincian 25.221 nellayan perahu kecil, 8.753 nelayan perahu sedang dan 4.149 nelayan perahu besar.

Kegiatan perikanan budidaya terdiri dari : 18.343 orang pembudidaya ikan/udang di air payau, 8.574 orang pembudidaya ikan di kolam air tawar, dan 70 orang pembudidaya ikan di laut. Jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam usaha pengolahan ikan sebanyak 5.344 orang. Jumlah tenaga kerja yang bergerak dalam bidang pemasaran ikan sebanyak 1.125 orang. Secara keseluruhan jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam dunia usaha perikanan dan kelautan beserta kegiatan turunannya sebanyak 86.533 orang.

Pembangunan perikanan dan kelautan di Kabupaten Indramayu pada tahun 2011 meliputi :

NO

JENIS KEGIATAN

URAIAN DAN MANFAAT

1

STOCKING DAN RESTOCKING SPESIFIK IKAN DI LAUT DAN PERAIRAN UMUM

KEGIATAN INI DILAKUKAN DENGAN PENEBARAN BENIH IKAN DAN UDANG DI LAUT DAN PERAIRAN UMUM. PENEBARAN BENIH IKAN/UDANG DI LAUT SALAH SATUNYA DILAKUKAN PADA SAAT ACAR NADRAN DI TPI-TPI SE-KABUPATEN INDRAMAYU. MANFAATNYA UNTUK MENINGKATKAN KETERSEDIAAN STOK IKAN DI LAUT DAN PERAIRAN UMUM SEBAGAI SUMBER PROTEIN HEWANI BAGI MASYARAKAT YANG MURAH DAN BERGIZI

2

PENGEMBANGAN USAHA PERIKANAN

EKSTENSIFIKASI USAHA PERIKANAN BUDIDAYA DENGAN MENANAM BENIH IKAN DI KOAM-KOLAM. MANFAATNYA ADALAH UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PERIKANAN DAN PENDAPATAN PEMBUDIDAYA IKAN

3

PENYEDIAAN INFORMASI PRAKIRAAN IKLIM LAUT DAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN

PENYEDIAAN PETA INFORMASI FISHING GROUND, EFISIENSI WAKTU DAN BAHAN BAKAR MELAUT KARENA FISHING GROUND SUDAH JELAS DIKETAHUI SEHINGGA TIDAK MENCARI-CARI SECARA DADAKAN. MANFAATNYA UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI PERIKANAN TANGKAP

4

PEMELIHARAAN BANGUNAN TALUD/BREAK WATER

PERLINDUNGAN KAWASAN PESISIR YANG PRODUKTIF SEHINGGA TEMPAT USAHA MASYARAKAT DAPAT TERLINDUNGI DARI ANCAMAN ABRASI PANTAI

5

PENGEMBANGAN RUMPUT LAUT DI TAMBAK

PENANAMAN RUMPUT LAU DI TAMBAK DAPAT MENINGKATKAN DAYA DUKUNG LAHAN TAMBAK UNTUK BUDIDAYA IKAN DAN UDANG, SEHINGGA DAPAT MENINGKATKAN PRODUKSI
PERIKANAN BUDIDAYA

6

PROGRAM PENGEMBANGAN BUDIDAYA PERIKANAN : BBI DAN HSRT BANDENG

KEGIATAN PEMBENIHAN IKAN LELE, NILA DAN BANDENG. PENYEDIAAN BENIH IKAN BERKUALITAS DAN MURAH. PENYEDIAAN BENIH IKAN BANDENG DIHARAPKAN AGAR MANYARAKAT INDRAMAYU TIDAK PERLU JAUH-JAUH MENDAPATKAN BENIH IKAN BANDENG DARI LUAR KABUPATEN INDRAMAYU SEPERTI BALI, GRESIK, SITUBONDO DLL

7

PROGRAM PERIKANAN TANGKAP : PENATAAN KAWASAN PPI, PENGADAAN JARING/ALAT TANGKAP PRODUKTIF DAN RAMAH LINGKUNGAN

PENGERUKAN MUARA TPI

PEMBANGUNAN DAN PENATAAN PANGKALAN PENDARATAN IKAN. MANFAATNYA ADALAH PENATAAN KAWASAN PPI YANG NYAMAN DAN DAPAT MELAYANI NELAYAN UNTUK MENJUAL IKAN DI TEMPAT PELELANGAN IKAN. SEHINGGA TERJADI PENINGKATAN PRODUKSI PERIKANAN TANGKAP, PENINGKATAN PRODUKSI PERIKANAN TANGKAP YANG DILELANGKAN DI TPI.

KEGIATAN PENGERUKAN MUARA DILAKUKAN GUNA KELANCARAN ALUR PERAHU NELAYAN

8

OPTIMALISASI LABORTORIUM KESEHATAN IKAN DAN LINGKUNGAN

PELAYANAN PEMERIKSAAN KUALITAS AIR, PENYAKIT IKAN DAN UDANG SECARA GRATIS

9

FASILITAS PROGRAM PERUMAHAN NELAYAN

PENYEDIAAN AIR BERSIH DAN INSTALASI LISTRIK PERUMAHAN NELAYAN DESA ERETAN KULON KEC. KANDANGHAUR

10

PEMBANGUNAN/REHABILITASI SALURAN IRIGASI TAMBAK (DAK)

7 KECAMATAN : KRANGKENG, INDRAMAYU, PASEKAN, SINDANG, ARAHAN, LOSARANG DAN KANDANGHAUR SEPANJANG 46 KM. MANFAATNYA ADALAH UNTUK PENYEDIAAN AIR BAKU UNTUK TAMBAK SECARA MJUTU DAN JUMLAH

11

PENGADAAN KENDARAAN : 2 UNIT MOBIL DAN 22 UNIT SEPEDA MOTOR

PEMBINAAN PERIKANAN TANGKAP/TPI, PEMBUDIDAYA IKAN, PETANI GARAM DAN PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Kegiatan pembangunan perikanan dan kelautan di atas didanai dari dana APBD Kabupaten dan DAK (Dana Alokasi Khusus). Disamping itu kegiatan perikanan dan kelautan di Indramayu juga disupport dengan pendanaan dari APBD Propinsi dan APBN.

Support anggaran dari APBD Propinsi pada tahun 2011 sebesar Rp 12.503.600.000. Pendanaan tersebut untuk membiayai pembangunan penataan pangkalan pendaratan ikan (PPI) Karangsong dan pengadaan Freezer untuk palka perahu nelayan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada nelayan di TPI/PPI dan untuk meningkatkan nilai jual ikan hasil tangkapan, karena mutu ikan dapat dipertahankan dalam kondisi baik, sehingga harganya relatif lebih tinggi.

Support anggaran dari APBN pada tahun 2011 sebesar Rp 6.327.000.000. Pendanaan tersebut untuk membiayai pembangunan Klinik Mutu, Rumah Kemasan dan Peralatannya serta Peningkatan Usaha Produksi Garam Rakyar. Peningkatan kualitas atau mutu pengemasan produk olahan di Indramayu, khususnya kerupuk ikan dan udang perlu dilakukan mengingat selama ini masih terkesan kurang sempurna.

Disamping itu yang tidak kalah pentingnya bahwa untuk menjawab permasalahan yang selama ini seringkali dijumpai dalam ukuran volume yang cukup besar bahwa produk krupuk curah dijual dengan kemasan yang berasal dari daerah lain (di Luar Kabupaten Indramayu). Sehingga produk Indramayu tidak mempunyai branded sendiri, yang punya nama adalah daerah lain. Padahal kerupuk ikan dan udang tersebut hasil produksi asli Indramayu. Pembangunan usaha garam rakyat dilakukan dengan pengadaan sarana produksi garam yang dapat meningkatkan volume dan kualitas garam.

Support dana APBN juga dilakukan melalui dan APBN Perubahan pada tahun 2011, yaitu berupa pembangunan fasilitas pangkalan pendaratan ikan di Desa Ertan Wetan dan Eretan Kulon Kecamatan Kandanghaur senilai Rp 3 Milyar. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menunjang Program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN) di Indramayu.

Disamping itu, pembangunan air bersih, air minum, IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), saluran lingkungan dilaukan melaui pendanaan dari pusat senilai Rp 350 juta. Pengadaan air besih dari pusat dilakukan di lokasi Desa Ujunggebang Kecamatan Sukra dan Kecamatan Krangkeng.

Support juga dilakukan oleh Pemerintah Propinsi Jawa Barat melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Barat, dengan pendanaan dari pusat berupa pengadaan perahu kapal nelayan sebanyak 6 unit dengan ukuran kapasitas 30 GT. Manfaatnya, diharapkan dapat meningkatkan produksi perikanan tangkap dan meningkatkan pendapatan nelayan di Indramayu.

Kegiatan lintas sektoral lingkup perikanan dan kelautan di Kabupaten Indramayu pada tahun 2011, dilakukan oleh instansi lain seperti Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu dan BBWS Cimanuk- Cisanggarung Cirebon.

Pembangunan jalan lingkungan PPI Karangsong Kecamatan Indramayu, dan PPI Eretan Wetan Kecamatan Kandanghaur sebagai wujud nyata sinergitas pembangunan antar lintas sektoral. Pembangunan jalan oleh Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu berupa jalan cor beton dengan kualitas yang sangat baik sehingga dapat bermanfaat dalam jangka waktu yang cukup lama. Pembangunan jalan tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp 7 miliar.

Pembangunan lintas sektoral lainnya dilakukan oleh BBWS Cimanuk Cisanggarung Cirebon berupa pembangunan Break Water di Pantai Tirtamaya. Pantai Tirtamaya merupakan salah satu fasilitas umum yang menjadi obyek wisata bahari di Kabupaten Indramayu. Pembangunan tersebut diharapkan bermanfaat untuk menumbuhkan kembali budaya wisata bahari di Indramayu. Rencananya pembangunan break water di Tirtamaya tersebut dilakukan secara bertahap. Tahap berikutnya dilakukan pada tahun 2012 yang akan datang.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online











Pengembangan Kawasan Pendaratan Kapan Ikan Pantai Karangsong, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Gambar diambil (Minggu (11/12/2011) sore. (Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online


























































































































































































































































































































































































































































































































































9 Desember 2011

Pemilihan Kepala Desa Rambatan Wetan : Tumiah Menang Telak

Rabu, 07 Desember 2011

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Pemilihan Kepala Desa Rambatan Wetan

Calon Kuwu terpilih, Hj. Tumiah (kiri). Sedangkan gambar kanan, suasana berlangsungnya proses pemungutan suara di Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

Tumiah Menang Telak

SINDANG, INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Setelah gagal pada periode Pemilihan Calon Kuwu (Kepala Desa) Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat enam tahun silam, Hj. Tumiah akhirnya berhasil meraih kemenangan sebagai calon kuwu (kepala desa) terpilih pada Pemilihan Kuwu Desa Rambatan Wetan yang digelar, Rabu (07/12/2011).

Tumiah menang telak mengalahkan Tarjuki, rivalnya dalam pemilihan langsung Calon Kuwu Desa Rambatan Wetan itu. “Saya merasa beryukur kepada Allah Swt atas kemenangan ini. Saya juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya dalam proses pemilihan langsung calon kuwu ini,” kata Tumiah yang diarak oleh ratusan pendukungnya setelah diketahui ia menang telak.

Tumiah yang juga anggota Ormas Pemuda Panca Marga (PPM) Cabang Kabupaten Indramayu itu, sejak jauh-jauh hari banyak yang memprediksi bakal menang telak dalam pesta demokrasi warga desa tersebut. Pesta demokrasi langsung yang diselenggarakan enam tahun sekali tersebut, rupanya milik Tumiah yang juga istri seorang polisi.

Kegagalannya enam tahun silam dalam meraih dukungan massa pemilih di Desa Rambatan Wetan, tampaknya tak membuatnya merasa kapok. Malah Tumiah semakin percaya diri untuk maju lagi di tahun 2011 ini. Beberapa warga di Desa Rambatan Wetan menuturkan, bahwa Tumiah sebelum maju lagi mencalonkan diri, sudah banyak berjasa bagi warga setempat.

Meski tak dijelaskan secara detail pengabdian apa apa saja yang telah ditanamkan Tumiah.

“Salah satunya, aksi bakti sosial khitanan massal yang dibiayai oleh Ibu Hj. Tumiah. Bagi warga yang kurang mampu, acara semacam itu semakin berarti,” ujar Warja (60), warga setempat.

Hasil pemantauan Pendopo Indramayu Online, Rabu (07/12/2011), sejak pagi hingga siang, ratusan bahkan ribuan massa pendukung Tumiah sudah berjubelan di halaman rumahnya yang tak jauh dari lokasi pemungutan suara.

Terlihat, aparat keamanan sudah berjaga-jaga sehari sebelum pemungutan suara berlangsung. Sebuah pemandangan yang agak menarik, adalah soal seragam Panitia Pemilihan Kuwu Desa Rambatan Wetan yang mirip pegawai bank. Baju warna hijau lengan panjang berdasi, dan celana panjang warna hitam. Beberapa pihak mengakui, kepanitiaan di desa itu paling keren dibanding beberapa lokasi pemungutan suara sejenisnya yang berbarengan di hari Rabu itu.

Camat Sindang, Drs. H. Bastoni MSi pun mengaku merasa kagum dengan penampilan seragam panitia Pilwu di Rambatan Wetan. Tak hanya itu, Bastoni pun merasa gembira, karena proses pemungutan suara di Desa Rambatan Wetan berlangsung aman dan tertib.

“Proses Pemilihan Kuwu di wilayah Kecamatan Sindang berjalan kondusif. Ini berkat kerja sama dan terjaganya jalinan koordinasi dengan semua pihak. Alhamdulillah,” ungkap Bastoni, Kamis (08/12/2011), di ruang kerjanya.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.

PEMILIHAN KUWU PANYINDANGAN WETAN : Nursidin alias Ganing Terpilih

Rabu, 07 Desember 2011

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

PEMILIHAN KUWU PANYINDANGAN WETAN

Nursidin alias Ganing Terpilih

Nursidin alias Ganing, calon Kuwu terpilih Desa Panyindangan Wetan saat duduk di panggung pemilihan langsung pesta demokrasi rakyat Blok A, B, dan Blok C di desa tersebut. (Kanan) suasana massa hak pilih warga Desa Panyindangan Wetan yang tengah berbaris menunggu giliran mencoblos calon kuwu. (Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

SINDANG, INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE Suasana pemilihan calon kuwu (kepala desa) di wilayah Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Rabu (07/12/2011), berjalan aman dan lancar. Proses pemilihan calon kuwu (Pilwu) di Desa Panyindangan Wetan yang sebelumnya diperkirakan bakal runyam dan ada isu gejolak dari massa keempat calon kuwu, ternyata berjalan tertib, aman, dan lancar. Suasana kondusif itu membuat Camat Sindang, Drs. H. Bastoni MSi sumringah.

“Saya bersyukur dan Alhamdulillah, suasana Pilwu di Panyindangan Wetan berjalan kondusif,” kata Bastoni saat berada di tengah-tengah arena pencoblosan, Rabu (07/12/2011) siang.

Sebab, realitanya massa pendukung keempat calon kuwu seperti calon kuwu Mohamad Thamrin (1), Siti Maenah (2), Nursidin (3), dan Suparna (4), mereka mampu mengendalikan diri, sehingga proses pencoblosan calon kuwu dari bilik suara berjalan tertib, aman, dan lancar.

Hasilnya, pemilihan calon Kuwu Desa Panyindangan Wetan dimenangkan Nursidin alias Ganing (3). Massa pendukung Ganing mulai ramai bersorak gembira setelah mengetahui calon kuwunya menang. Kemudian ratusan massa beriringan dan turut meramaikan jalan dengan sepeda motor dan jalan kaki menuju rumah Ganing di Balok C. (Satim)***

Berikut ini suasana Proses Pemilihan Kuwu Desa Panyindangan Wetan dalam gambar. Foto-foto : Satim/Pendopo indramayu Online. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.

3 Desember 2011

Komisi II DPR-RI Cicipi Makanan Khas Sindang

Senin, 28 November 2011
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

MENCICIPI MAKANAN – Seusai berdialog dengan sejumlah pihak di pendopo Kecamatan Sindang, rombongan Komisi II DPR-RI diberi kesempatan mencicipi makanan khas racikan warga wilayah Kecamatan Sindang, Senin (28/11/2011) sore. Foto : Satim/Rakyat Cirebon

Anggota Komisi II DPR-RI, Miryam S. Haryani SE, MSi memberikan keterangan kepada wartawan soal keinginannya untuk memajukan masyarakat Indramayu melalui pengucuran dana PNPM Mandiri pada tahun 2012 mendatang. Tampak dalam gambar, Camat Sindang Drs. H. Bastoni MSi mendampingi Yani yang baru saja keluar dari ruang pembuatan KTP elektronik, Senin (28/11/2011) sekitar pukul 16.15 WIB.(Satim)*** Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

Para Kuwu (Kepala Desa) se-Kecamatan Sindang yang tengah serius mendengarkan sambutan ramah tamah para anggota Komisi II DPR-RI di aula Kecamatan Sindang, Senin (28/12/2011) sore. (Satim)*** Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

Komisi II DPR-RI Cicipi Makanan

Khas Sindang

· Imbalannya akan “diguyur” Rp 3 Miliar

SINDANG, INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Rombongan Komisi II DPR-RI yang berkunjung ke Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Senin (28/11/2011) sore, akhirnya berhasil mencicipi makanan khas Sindang hasil racikan ibu-ibu rumah tangga yang memperoleh suntikan dana pinjaman dari PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri Unit Pelayanan Kecamatan (UPK) Sindang.

Yang disajikan beraneka makanan, seperti keripik, pipis yang terbuat dari ubi, bonggol pisang yang dibuat keripik, kecap dan masih banyak ragam masakan yang dipajang di atas meja panjang di sisi kanan pendopo Kecamatan Sindang, tempat penyambutan rombongan Komisi II DPR-RI yang melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Sindang.

Camat Sindang, Drs. H. Bastoni MSi dengan pengeras suara memberikan penjelasan kepada rombongan Komisi II DPR-RI mengenai aneka makanan yang disajikan untuk dicicipi para wakil rakyat pusat itu.

Tampak dalam rombongan anggota dewan itu, salah seorang diantaranya asli kelahiran Indramayu dari wilayah Jatibarang, yakni Miryam S Haryani SE, MSi. Wanita berkulit kuning yang akrab disapa Yani itu, begitu akrab dan dengan ibu-ibu yang berjaga di hamparan aneka makanan khas keterampilan warga Kecamatan Sindang itu. Bahkan Yani dalam dialog dengan ibu-ibu tadi sempat menggunakan bahasa Jawa Dermayonan. Ketika dipersilahkan mencicipi semua masakan dan makanan tadi, rupanya Yani sudah merasa kenyang.

“Sampun-sampun. Kesuwun kula sampun wareg (sudah-sudah. Terima kasih saya sudah kenyang),” ucap Yani sambil menebarkan senyum dan bersama rombongan buru-buru hendak meninjau pelaksanaan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, atau yang sering disebut e-KTP di Kecamatan Sindang, sekitar beberapa meter dari balai pertemuan antara sejumlah Kuwu (Kepala Desa), pejabat, dan masyarakat dengan para wakil rakyat dari Komisi II DPR-RI tersebut.

Yani dalam bincang-bincang dengan wartawan seusai meninjau ruangan pembuatan e-KTP mengatakan, ia punya keinginan agar masyarakat di Kabupaten Indramayu lebih maju, maka ia berjanji siap “mengguyur” Rp 3 miliar untuk tiap kecamatan yang ada di Bumi Wiralodra Indramayu. Konon, uangnya akan digelontorkan melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri tahun 2012 mendatang.

“Jadi, tahun 2012 tiap kecamatan akan kebagian Rp 3 miliar,” kata Yani yang pada saat itu didampingi Camat Sindang, Bastoni.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

28 November 2011

Hari Ini, Anggota DPR-RI Kunjungi Kecamatan Sindang

Senin, 28 November 2011
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

BERSIH-BERSIH – Menyambut kedatangan anggota DPR-RI, Camat Sindang, Drs. H. Bastoni MSi terlihat tengah membersihkan rerumputan yang ada di sekitar halaman kantornya, Minggu (27/11) sore. (Foto : Satim)

Spanduk penyambutan kunjungan kerja anggota DPR-RI ke Kecamatan Sindang terlihat sudah terpasang sejak Minggu (27/11) siang. (Foto : Satim)

Hari Ini, Anggota DPR-RI Kunjungi Kecamatan Sindang

SINDANG, INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Hari ini, Senin (28/11) siang, anggota DPR-RI dari Komisi II melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Dalam kunjungan kerja itu, konon, para anggota wakil rakyat pusat itu akan meninjau pelaksanaan proyek yang didanai pemerintah pusat melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Sindang. Disebut-sebut, Nurul Arifin, selebritis yang juga anggota DPR-RI turut serta dalam rombongan kunjungan tersebut.

Camat Sindang, Drs. H. Bastoni MSi yang dihubungi Rakyat Cirebon, Minggu (27/11) sore, mengakui, seputar kebenaran kabar itu. Bahkan Minggu sore itu, Bastoni terlihat tengah membersihkan taman dan rerumputan yang ada di sekitar kantornya. Spanduk acara penyambutan yang bertuliskan “Selamat Datang” Anggota DPR-RI Dalam Rangka Kunjungan Kerja ke Kecamatan Sindang pun sudah dipasang sejak Minggu siang itu.

“Soal kunjungan kerja anggota DPR-RI itu benar. Kami sudah menyiapkan acara penyambutan, dan juga pemasangan spanduk untuk acara besok ((hari ini-Red). Informasinya, Nurul Arifin juga ikut serta dalam kunjungan ke Kecamatan Sindang ini,” kata mantan Camat Balongan itu.

Dikatakannya, ia sebenarnya hanya ketempatan sebagai tuan rumah untuk acara penyambutan para wakil rakyat dari pusat tadi. Yang punya hajat sebetulnya, pihak Kantor Pembangunan Pedesaan. “Namun kebetulan tempatnya dipercayakan ke Kecamatan Sindang,” ujarnya.

Tidak dijelaskan secara rinci soal jumlah anggota DPR-RI yang melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Sindang. Bastoni hanya mengatakan, konon, mereka dari Komisi II DPR-RI, dan rencanaya akan meninjau pelaksanaan Proyek PNPM di Desa Penganjang dan Wanantara.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

22 November 2011

Delapan Calon Kuwu se-Kecamatan Sindang Gelar Deklarasi Damai

Senin, 21 November 2011

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Delapan Calon Kuwu se-Kecamatan Sindang

Gelar Deklarasi Damai

DELAPAN CALON KUWU – Delapan Calon Kuwu (Kepala Desa) Tahun 2011 se-Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat menggelar aksi “Deklarasi Damai” di halaman Kantor Kecamatan Sindang, Senin (21/11/2011) siang, dengan disaksikan unsur Muspika, dan unsur Panitia Pamilihan Kuwu dari ketiga desa, yakni Desa Panyindangan Wetan, Desa Rambatan Wetan, dan Desa Penganjang. (Satim)*** Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

H. Bastoni, Camat Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. (Satim)*** Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

19 November 2011

Senin, Para Calon Kuwu se-Kecamatan Sindang Gelar Deklarasi Damai

Sabtu, 19 November 2011

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Lembar Sosialisasi yang dibagikan kepada masyarakat, Sabtu (19/11/2011), yang bergambar para Calon Kuwu (Kepala Desa) Panyindangan Wetan. (Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online)***

Poster Calon Kuwu Desa Panyindangan Wetan yang terpasang di depan Kantor Kuwu Desa Panyindangan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. (Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online)***

Tjuyono, Ketua Panitia Pemilihan Kuwu Desa Panyindangan Wetan. (Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online)***

Senin, Para Calon Kuwu se-Kecamatan Sindang

Gelar Deklarasi Damai

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINEPara calon Kuwu se-Kecamatan Sindang,Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Senin (21/11/2011) siang, kabarnya akan menggelar aksi “Deklarasi Damai” untuk mewujudkan proses Pemilihan Kuwu (Kepala Desa) yang kondusif pada hari H tanggal 7 Desember 2011 mendatang. Acara tersebut akan dihadiri unsur Muspika se-Kecamatan Sindang, dan para Panitia Pemilihan Kuwu yang ada di wilayah Kecamatan Sindang. Demikian informasi yang diperoleh dari pihak Kecamatan Sindang, Sabtu (19/11/2011) siang.

“Kami juga sudah menerima surat undangan untuk menghadiri acara deklrasai itu dari Camat Sindang,” kata Ketua Panitia Pemilihan Kuwu Desa Panyindangan Wetan, Tjuyono kepada Pendopo Indramayu Online, Sabtu (19/11/2011) siang, di ruang kerjanya.

Menurutnya, Deklarasi Damai iru sangat bagus dalam rangka menciptakan pelaksanaan Pemilihan Kuwu aman dan kondusif. Seperti halnya untuk Desa Panyindangan Wetan, pihaknya menghimbau agar para pendukung calon kuwu bisa menjaga suasana yang kondusif di lingkungannya masing-masing.

Tjuyono mengatakan, untuk Desa Panyindangan Wetan “pertarungan” perebutan kursi pimpinan desanya akan diikuti oleh empat kontestan, yakni Mohamad Thamrin (1), Siti Maenah (2), Nursidin (3), dan Suparna (4).

“Keempat Calon Kuwu Desa Panyindangan Wetan itu akan bersaing untuk memperoleh suara dari 3.703 hak pilih yang sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dari sejumlah hak pilih itu, Laki-laki 1.811 orang dan perempuan 1.892 orang. DPT-nya sudah disahkan Jumat (18/11/2011) malam,” ujar pensiunan PNS di lingkungan Badan Inspektorat Wilayah Kabupaten Indramayu itu.

Keterangan yang dihimpun Pendopo Indramayu Online, keempat Calon Kuwu Desa Panyindangan Wetan tersebut akan menggelar aksi Deklarasi Damai di halaman Kantor Kecamatan Sindang, Senin (21/11/2011) siang, bersama dua orang Calon Kuwu Desa Penganjang, dan dua Calon Kuwu dari Desa Rambatan Wetan. (Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

Halamam Parkir Water Park Bojongsari Tengah Direhab

Sabtu, 19 November 2011

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Halamam Parkir Water Park Bojongsari Tengah Direhab

Satim/Pendopo Indramayu

DIREHABILITASI – Halaman parkir obyek wisata Water Park Bojongsari, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat tengah diperbaiki. Rehabilitasi jalan yang berada di halaman parkir itu, konon, agar tidak becek ketika para pengunjung datang. Tampak dalam gambar, para pekerja tengah mengerjakan jalan yang menuju obyek wisata yang kini ditangani pihak ketiga itu, Sabtu (19/11/2011) sore. (Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu

15 November 2011

Bangunan Baru : Gedung Perpustakaan SDN Sukareja Roboh

Selasa, 15 November 2011 - 01:15:24 WIB

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE


Gedung Perpustakaan SDN Sukareja Roboh

PERPUSTAKAAN AMBRUK - Kondisi gedung Perpustakaan SDN Sukareja, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, yang ambruk, Senin (14/11/2011) sekitar pukul 10.30 WIB. (Foto : C-27/Kabar Cirebon)***

BALONGAN, INDRAMAYU, (KC), PENDOPO INDRAMAYU ONLINE - Gedung perpustakaan milik SDN Sukareja, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, ambruk, Senin (14/11), sekitar pukul 10.30 WIB. Ironisnya, gedung tersebut baru dibangun sekitar tiga bulan lalu.

Beruntung kejadian tersebut tak memakan korban jiwa maupun luka. Padahal, saat itu seluruh murid SD tengah istirahat, tidak sedang belajar di kelasnya masing-masing. Pada saat kejadian, tidak ada orang yang tengah berada di sekitar bangunan tersebut. Sehingga kejadian itu tak mencelakai para siswa maupun guru.

Meski demikian, para siswa dan guru terkejut atas kejadian di siang hari bolong tadi. Bahkan tak sedikit siswa yang terkesima. Apalagi ambruknya gedung tersebut sempat mengeluarkan suara keras.

Berdasarkan pantauan Kabar Cirebon ("KC") di lokasi kejadian, pembangunan gedung perpustakaan itu menggunakan rangka atap dari kayu dan genteng tanah dengan tembok batu bata yang belum diplester (diaci) dengan semen.

Tanpa adanya hujan maupun angin, tiba-tiba saja sebagian bangunan tersebut langsung ambruk. Rangka atap dan genting ambruk ke tanah. Begitu pula dengan sebagian tembok bangunan yang ikut roboh.

Ambruknya bangunan itu membuat kaget sebagian pengajar di SDN Sukareja. Pasalnya, lokasi gedung hanya beberapa meter dari gedung sekolah. Para guru khawatir, karena saat ambruknya perpustakaan bertepatan dengan seluruh pelajar SD yang tengah beristirahat. Namun kekhawatiran para guru tak terbukti. Karena siswa didik bermain jauh dari bangunan yang ambruk tersebut.

Menurut Saidin dari Bagian Kepegawaian UPTD Pendidikan Kecamatan Balongan, peristiwa itu diduga akibat buruknya konstruksi bangunan yang tidak sesuai standar. Akibatnya, bangunan menjadi rapuh dan mudah ambruk. Pihaknya menerima laporan, beberapa saat setelah gedung perpustakaan itu ambruk. Dia dan sejumlah tokoh instansi terkait, langsung mendatangi lokasi.

Dari kerusakan itu, kata Saidin, pihaknya tak bertanggung jawab. Karena bangunan masih dalam proses pemeliharaan yang mengerjakan. "Kami tak bertanggung jawab atas ambruknya bangunan perpustakaan itu. Meski begitu, kami akan melaporkannya kepada pihak-pihak terkait," jelas Saidin.

Seperti diketahui, bangunan perpustakaan dibangun dengan menggunakan anggaran yang berasal dari dana alokasi khusus (DAK) 2010. Ini merupakan program pemerintah pusat dengan pagu anggaran pembangunan gedung perpustakaan bagi 155 SD yang tersebar di 31 kecamatan di Kabupaten Indramayu, mencapai Rp 72 juta per unit. Anggaran tersebut sepenuhnya untuk pembangunan fisik gedung perpustakaan. Hanya saja, anggaran tersebut tidak bisa mencukupi untuk menyelesaikan pembangunan sampai perpustakaan berfungsi. Sebab, dibutuhkan anggaran tambahan hingga Rp 45 juta lebih untuk tiap unit.(C-27)***

Source : kabar-cirebon,com, Selasa, 15 November 2011

13 November 2011

Kecamatan Sindang Dipercaya menjadi Tuan Rumah MTQ ke-43

Minggu, 13 November 2011

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Kecamatan Sindang Dipercaya Menjadi Tuan Rumah MTQ ke-43

KONDISI KECAMATAN SINDANG – Di tahun 2011 ini, Kecamatan Sindang dipercaya menjadi tuan rumah MTQ ke-43 tingkat Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Rencananya, MTQ akan dibuka Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophanah, Senin (14/11/2011) sore. Konon, MTQ ke-43 itu akan digelar di GOR Singalodra, Sindang selama tiga hari, sejak Senin (14/11/2011) hingga Rabu (16/11/2011) malam. Dalam gambar yang diambil Minggu (13/1/2011) siang, tampak dari jauh kondisi Perkantoran Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu menjelang berlangsungnya MTQ ke-43 tersebut. (Satim)*** Foto : Satim

 

My Blog List

JASA PENGIRIMAN UANG

Site Info

Followers/Pengikut

PENDOPO INDRAMAYU Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template