CARI BERKAH KLIK DI SINI

Tampilkan postingan dengan label Pembangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembangunan. Tampilkan semua postingan

10 Juli 2015

Kejaksaan Diminta Usut Proyek JITUT Kelompok Tani


Jumat, 10 Juli 2015
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
PERTANIAN
Kejaksaan Diminta

Usut Proyek JITUT Kelompok Tani
Indramayu, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
            Kejaksaan Negeri Indramayu diminta mengusut tuntas proyek Jaringan Irigasi Terpadu Usaha Tani (JITUT) yang digelontorkan Pemerintah Pusat melalui kelompok tani di wilayah Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Pasalnya, dalam proyek ini disinyalir diwarnai pungutan liar besar-besaran mencapai belasan juta rupiah tiap kelompoknya.

Sedangkan untuk Indramayu ada sekitar seratusan lebih proyek jenis tersebut yang digulirkan pada Juni 2015. Demikian disampaikan Udin Joss, tokoh masyarakat di wilayah Cantigi kepada Pendopo Indramayu Online.

Dijelaskan, pungutan liar yang dilakukan oknum-oknum tertentu yang mengatasnamakan dana pengamanan dan kelancaran administrasi diduga sudah semakin menggila. Jika dikalkulasikan untuk ratusan kelompok tani mencapai ratusan juta rupiah.

“Itu sudah keterlaluan. Kejaksaan diminta mengusutnya dan menangkap para tersangka pelakunya,” tandas Udin, kemarin.

Udin menyebut, P dan Kd diduga ikut bermain dalam pungutan liar itu. Sedangkan yang terjadi di wilayah Kecamatan Arahan, Hasan Ambon mengatakan, masing-masing kelompok tani yang memperoleh proyek JITUT dipunguti Rp 17 jutaan oleh oknum P dan Kd.

“Di Kecamatan Arahan saja, ada sekitar 10 kelompok tani yang memperoleh proyek JITUT itu,” kata Ambon.

Sayangnya, oknum P yang dihubungi Pendopo Indramayu Online langsung ke rumahnya beberapa kali tidak ketemu. Telepon selulernya tidak aktif ketika dikontak untuk konfirmasi.

Kepala Dinas Pertanian, Ir. Firman Muntako guna mengkonfirmasi persoalan itu, juga belum berhasil ditemui. Sedangkan H. Bisri yang disebut-sebut PPTK dari semua kegiatan kelompok tani tadi, juga belum berhasil dikonfirmasi. Dihubungi pagi maupun siang meja dan kursinya tidak pernah diduduki.(Satim)***     



   



           

4 Januari 2013

Rumah Sakit Umum Indramayu Diperluas



Jumat, 04 Januari 2012
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
Catatan Awal Tahun 2013
BIDANG KESEHATAN
Pengukuran Tanah Dilakukan


Rumah Sakit Umum Indramayu Diperluas

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Sesaknya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu, sering dikeluhkan sejumlah pasien dan pihak keluarganya. Terlebih lagi menjelang akhir tahun 2012, pasien di rumah sakit itu kian membludak kian menambah sesaknya suasana di sarana perawatan milik Pemerintah Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat itu. Nah, Jumat (04/01/2013) sore, orang yang diduga calon pelaksana proyek perluasan RSUD Indramayu di tahun anggaran 2013 mengundang pihak Dinas Cipta Karya setempat untuk melakukan survei lokasi dan pengukuran luas kawasan yang akan dijadikan pelebaran salah satu rumah sakit yang beralamat di Jalan Murah Nara Sindang Indramayu tersebut. Hari Jumat sore itu, para petugas Dinas Cipta Karya yang didampingi pihak swasta terlihat melakukan pengukuran kawasan perluasan rumah sakit tersebut. Meski beberapa tahun lalu sempat diisukan, bahwa RSUD Indramayu akan dipindahkan ke kawasan Jalan Gatot Subroto atau Jalan Soekarno Hatta Indramayu.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online


Penyelesaian Pembangunan Kantor BKD Indramayu Terlambat


Rabu, 02 Januari 2013
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
LAPORAN AKHIR TAHUN 2012
DINAS CIPTA KARYA KABUPATEN INDRAMAYU
DALAM BERITA FOTO
Pembangunan Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD)

Penyelesaian Kantor BKD Juga Terlambat
INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Pelaksanaan pembangunan Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, masuk dalam deretan yang pelaksanaannya terlambut untuk dituntaskan sampai akhir tahun 2012. Proyek yang dianggarkan 2012 dengan nilai Rp 1,7 Miliar lebih itu, tampaknya “gagal” diselesaikan sampai tutup tahun 2012 oleh pelaksananya yang berbendera CV. Adem Ayem. Ini terbukti, hingga awal tahun 2013, Rabu (02/01/2013), pelaksanaan pembangunan kantor pusat pengolahan data pegawai tersebut masih dikerjakan. Abu, pihak pelaksana proyek memang pernah  mengatakan, ia masih siap menuntaskan beberapa item pekerjaan yang tersisa sesuai dengan kontrak. Meski diakuinya pasti molor sampai Januari 2013.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online  

1 Januari 2013

Rehabilitasi Kantor Disdik Indramayu Masih "Berantakan"


Selasa, 01 Januari 2013
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
LAPORAN AKHIR TAHUN 2012
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN INDRAMAYU
DALAM BERITA FOTO
Proyek Rehabilitasi Kantor Disdik
Sampai Awal Tahun 2013 Masih “Berantakan”
NDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Meski berada di pusat pemberi pekerjaan, namun pihak pelaksana yang berbendera CV. Mentari Gemilang tampaknya belum bisa menyelesaikan pekerjaannya senilai Rp 600 juta lebih hingga akhir tahun anggaran 2012. Kondisinya terlihat masih “berantakan”. Kenyataan ini terjadi di proyek rehabilitasi Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Hingga Selasa (01/01/2013) sore, para pekerja proyek masih mengerjakan rangka baja dan perbaikan tembok kantor yang sudah dibongkar beberapa bulan lalu itu. Selasa (01/01/2012) sore itu sekitar pukul 14.05 WIB, Ny. Mira yang disebut-sebut pemilik perusahaan terlihat enggan keluar dari mobilnya. Hanya Anto bersama seorang laki-laki yang diduga kepercayaan Mira terlihat serius berbicara di belakang Kantor Disdik setempat. Tapi mereka pun enggan berkomentar seputar proyek yang diduga terlambat dituntaskan itu. Sedangkan informasi lainnya, pelaksana proyek tersebut adalah Ny. Evi. Meski sudah dihubungi beberapa kali di kediamannya, tapi Pendopo Indramayu Online belum berhasil mengkonfirmasinya. Hanya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Dr. H. Odang Kusmayadi pernah mengatakan, bahwa pihak pelaksana proyek kantornya dianggap melanggar ketentuan pelaksanaan kontrak kerja. “Biar masih dikerjakan, tetap saja melanggar kontrak kerja. Terlebih lagi kalau hasilnya jelek, jelas saya tolak,” katanya.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

Rumah Potomg Hewan Blok Pecuk Kabupaten Indramayu


Selasa, 01 Januari 2013
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
LAPORAN AKHIR TAHUN  2012
DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN
KABUPATEN INDRAMAYU
DALAM BERITA FOTO
Peresmiannya Terancam Molor
Sampai Awal 2013, Pembangunan
Rumah Potong Hewan Masih Belum Rampung

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Meski sudah memasuki awal tahun 2013, Selasa (01/01/2013) sore, Proyek Pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di Blok Pecuk Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, terlihat belum rampung 100 persen. Sumber Pendopo Indramayu Online, menyebutkan, hasil penilaian akhir dari pihak konsultan pengawas proyek itu, hingga tanggal 25 Desember 2012, realisasi pelaksanaannya baru sekitar 75 persen. Padahal, Peter, pihak pelaksana proyek bernilai sekitar Rp 2 Miliar lebih berbendera CV. Mega Persada  itu kepada beberapa wartawan pernah mengatakan, bahwa bangunan pemotongan hewan itu akan diresmikan dan dioperasikan pada awal tahun 2013. Namun hingga awal 2013 belum rampung, peresmiannya terancam molor. Sedangkan Rumah Potong Hewan itu, konon, disebut-sebut merupakan tempat pemotongan hewan tercanggih di wilayah III Cirebon.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online  

30 Desember 2012

Gedung Mutiara Bangsa Indramayu


Minggu, 30 Desember 2012
LAPORAN AKHIR TAHUN 2012
DINAS CIPTA KARYA KABUPATEN INDRAMAYU
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
Pembangunan Rumah Ilmu Pengetahuan Mutiara Bangsa Tahap IV
Masih Dikerjakan Hingga di Penghujung Tahun

Beberapa proyek yang ditangani pihak Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, sampai di penghujung tahun 2012 tampaknya belum rampung semua. Salah satunya, proyek pembangunan Rumah Ilmu Pengetahuan Mutiara Bangsa Tahap IV yang berlokasi di sekitar Waduk Bojongsari Indramayu. Pantauan Pendopo Indramayu Online, hingga Minggu (30/12/2012) siang, pekerjaan gedung yang menelan biaya sekitar Rp 4 Miliar lebih itu masih berlangsung. Proyek yang berbendera PT. Adhi Jaya Utama itu, masih menerjunkan para pekerjanya meski tinggal sehari lagi tahun anggaran 2012 berakhir. Pihak Dinas Cipta Karya setempat menerangkan, konon, tinggal 10 persen lagi tahap penyelesaiannya tanpa dijelaskan kepastian waktunya.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

Meski Mau Tutup Tahun, Trotoar Masih Dikerjakan


Sabtu, 29 Desember 2012
LAPORAN AKHIR TAHUN 2012
DINAS CIPTA KARYA KABUPATEN INDRAMAYU
DALAM BERITA FOTO
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
Meski Mau Tutup Tahun, Trotoar Masih Dikerjakan
          Rupanya tak ada sanksi yang tegas untuk menghentikan sebuah pekerjaan jika pelaksanaan proyek Pemerintah Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat telah terjadi keterlambatan kerja. Hal itu diperlihatkan pada proyek rehabilitasi trotoar yang berlangsung di jantung Kota Mangga Indramayu. Hingga Sabtu (29/12/2012) sore, pihak pelaksana proyel masih mempekerjakan puluhan orang di sepanjang Jalan Bima Basuki Indramayu (atau Blok Toko Buku Wiralodra). Diduga tanpa pengawasan yang ketat dari pihak Dinas Cipta Karya setempat, namun pekerjaan bernilai ratusan juta rupiah itu tetap berlangsung.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online
Kamis, 27 Desember 2012
LAPORAN AKHIR TAHUN 2012
DINAS CIPTA KARYA KABUPATEN INDRAMAYU
DALAM BERITA FOTO
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
Proyek Trotoar Terkesan Dipaksa Selesai
            Proyek perbaikan trotoar di jantung Kota Mangga Indramayu, Provinsi Jawa Barat , terkesan dipaksa harus selesai menjelang tutup tahun 2012. Hal itu terlihat sejak Kamis  (27/12/2012) siang, pekerjaan trotoar baru dimulai, terutama di Jalan Bima Basuki Indramayu (atau tepatnya di samping Toko Galunggung Indramayu) dan lokasinya sama di perempatan Waiki. Beberapa pekerja sedang mengelupasi paving blok lama, dan beberapa warga setempat pun bertanya-tanya tentang pekerjaan itu, karena menjelang tutup tahun 2012 masih dikerjakan. Ini seperti tampak dalam gambar yang diambil Kamis (27/12/2012) siang. Bahkan, hingga Sabtu (29/12/2012) sore, proyek perbaikan trotoar di sepanjang Jalan Bima Basuki masih berlangsung. Pihak Dinas Cipta Kabupaten Indramayu menilai, proyek tersebut sebagai salah satu proyek yang pelaksanaannya terlambat dikerjakan. Ironisnya pihak Dinas Cipta Karya setempat tidak sampai melakukan pemutusan kontrak kerja dengan pihak pelaksana pekerjaan. Pihak Dinas Cipta Karya setempat hanya mengenakan denda saja atas keterlambatan pekerjaan tersebut.(Satim)*** Foto : Satim/ Pendopo Indramayu Online
  


24 Desember 2012

LAPORAN AKHIR TAHUN 2012 KABUPATEN INDRAMAYU

Minggu, 23 Desember 2012
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
LAPORAN AKHIR TAHUN 2012 KABUPATEN INDRAMAYU
BERITA FOTO
PEMBANGUNAN DI INDRAMAYU 2012
Jelang Tutup Tahun 2012
Pekerjaan Trotoar dan Drainase
 Masih Berlangsung
JALAN SUDIRMAN – Meski sudah menjelang tutup tahun 2012, namun sejumlah pekerjaan proyek di wilayah Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat masih berjalan. Ini seperti tampak dalam pekerjaan perbaikan trotoar dan drainase di Jalan Jend. Sudirman Indramayu, salah satu lokasi proyek yang berada di jantung Kota Mangga Indramayu hingga Minggu (23/12/2012) siang masih berlangsung. Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan pekerjaannya. Gambar diambil Minggu (23/12/2912) siang sekitar pukul 11.25 WIB. (Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online  
JALAN PANJAITAN – Aktivitas berlangsungnya pekerjaan proyek perbaikan trotoar dan drainase juga dijumpai di Jalan D.I. Panjaitan Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Hingga Minggu (23/12/2012) sore, sejumlah pekerja terlihat masih sibuk dengan pekerjaannya merehabilitasi trotoar di jalur yang sering dijadikan kampanye “Car Free Day” itu.(Satim)***

24 Maret 2012

Sebagian Tanaman Padi Terserang Penyakit “Kresek”

Sabtu, 24 Maret 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Pertanian Kecamatan Sindang

Sebagian Tanaman Padi Terserang Penyakit “Kresek”

PADI PANYINDANGAN WETAN – Sebagian hamparan tanaman padi di Desa Panyindangan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, terserang penyakit “kresek”. Tampak dalam gambar ayang diambil Jumat (17/02/2012) siang, tanaman padi yang terserang penyakit “kresek” (jenis penyakit yang menyerang tanaman padi hingga kering) tersebut. Akibat penyakit “kresek” ini, para petani penggarap mengaku rugi besar, karena perolehan hasil panennya menurun drastis. Sedangkan panen perdana di desa itu dimulai, Selasa (21/02/2012) pagi, terutama areal pertanian yang berada di dalam desa atau sebelah timur dari Jalan Raya Panyindangan. Hingga Sabtu (24/03/2012) panen raya di Desa Panyindangan Wetan dan beberapa desa di wilayah Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu masih berlangsung.(Satim)*** Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

3 Maret 2012

Pelabuhan Batu Bara Pertama Bagi Indramayu

Selasa, 28 Pebruari 2012 15:03

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Pelabuhan Batu Bara Pertama Bagi Indramayu

MoU Pelabuhan Batu Bara - Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophanah tengah menandatangani Nota Kesepahaman pembangunan Pelabuhan Batu Bara dengan Presiden Komisaris dan Pemegang Saham PT. Kasepuhan Bulk Terminal (KBT) Cirebon, PRA Arief Natadiningrat, SE di Ruang Pertemuan Ki Tinggil Pemerintah Kabupaten Indramayu, Senin (27/02/2012).*** Foto : indramayukab.go.id

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE Sejak dulu, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat sudah banyak diperbincangkan orang bakal memiliki pelabuhan barang industri dan kebutuhan pokok lainnya. Karena keberadaan Indramayu memiliki pantai yang potensial untuk dikembangkan menjadi kawasan transit kapal-kapal besar, selain ikan.

Tampaknya bukan hanya sekadar cerita di warung-warung kopi atau dongeng. Konon, tak lama lagi Indramayu bakal menjadi kenyataan sebagi kawasan pelabuhan bahan industri, seperti batu bara.

Sinyal bakal terwujudnya pelabuhan batu bara itu ditandai dengan penandatanganan MoU (Nota Kesepahaman) antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dengan pihak investor dari PT. Kasepuhan Bulk Terminal (KBT) Cirebon.

Dengan terjadinya nota kesepahaman itu, keberadaan Pelabuhan Batu Bara di Kabupaten Indramayu, kabarnya, segera terwujud. Hal ini terungkap setelah Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon yang juga Presiden Komisaris dan Pemegang Saham PT. Kasepuhan Bulk Terminal (KBT) PRA. Arief Natadiningrat, SE melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah tentang Pembangunan Pelabuhan Utama sebagai Sentral Sistem Logistik Serta Distribusi Untuk Energi dan Perekonomian Nasional di Kabupaten Indramayu yang berlangsung di Ruang Ki Tinggil Pemkab Indramayu, Senin (27/02/2012).

Seperti dikutip situs indramayukab.go.id, PRA. Arief Natadingrat, mengungkapkan, pembangunan pelabuhan ini merupakan wujud nyata partisipasi dari Kasultanan Kasepuhan Cirebon dalam mendukung program-program pembangunan pemerintah dan masyarakat Indramayu.

“Pelabuhan ini diproyeksikan sebagai sentral sistem logistik dan distribusi nasional khususnya Pulau Jawa dari dan keluar Pulau Jawa untuk kebutuhan energi barang dan industri termasuk stabilitas kebutuhan pangan yang berbentuk curah basah dan kering,” ungkapnya.

Selain itu, pelabuhan tersebut dirancang untuk mengurangi beban sarana infrastruktur darat terutama jalan raya dan juga mengurangi cost keekonomian dan waktu tempuh sampai di tujuan dengan disinergikannya sistem perkeretaapian yang sudah memiliki sebagai sarana transportasi yang handal dan terkoneksi hampir ke seluruh kota-kota di Pulau Jawa, maka untuk mendukung pelabuhan ini akan segera dibangun jalar dan stasiun kereta api dari Patrol ke Haurgeulis.

Nota Kesepahaman antara PT. KBT dengan Pemkab Indramayu ini meliputi ruang lingkup Pembangunan peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur, kemudian intensifikasi dan ekstensifikasi retribuís dan pajak daerah, pemberdayaan petani dan nelayan, ketenagakerjaan, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Ruang lingkup lain yang menjadi kesepahaman yaitu advokasi hukum, peran serta BUMD dan pengusaha daerah, penyelerasan dan pelaksanaan program CSR, relokasi permukiman, kerjasama dalam penyelesaian perijinan daerah, dan peningkatan kualitas pendidikan, dan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah, mengatakan, ruang lingkup kesepahaman ini akan kembali ditegaskan dalam surat perjanjian yang lebih riil. Nota kesepahaman ini merupakan upaya untuk tetap memperjuangkan hak-hak masyarakat Indramayu sebagai daerah yang ditempati dari proyek ini.

“Kami tidak ingin masyarakat Indramayu hanya menjadi penonton, pelabuhan ini harus benar-benar bisa dinikmati dan berdampak positif oleh masyarakat Indramayu,” tegas Anna Sophanah.

Rencana pembangunan pelabuhan batu bara tersebut mengambil lokasi di wilayah Kecamatan Patrol, dan “memakan” lahan seluas 500 hektar di tiga desa yakni Sukahaji, Bugel, dan Patrol Lor.

Pemerhati ekonomi, Atin Rohayatin mengatakan, jika pelabuhan batu bara itu benar-benar terwujud, multi efeknya bisa memicu laju pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Indramayu, khususnya Indramayu bagian barat.

“Dengan dibangunnya pelabuhan batu bara itu, merupakan salah satu sinyal penting kemajuan Indramayu di sektor kepelabuhan yang selama ini belum banyak direalisasikan oleh para calon investor,” tutur lulusan ekonomi salah satu perguruan tinggi di Bandung itu.(Satim)***

15 Februari 2012

PJU Dukuh Krupuk Terancam Roboh

Senin, 13 Februari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

PJU Dukuh Krupuk Terancam Roboh

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE Sudah lama, keberadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) di beberapa titik di wilayah Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, terkesan kurang terpelihara dengan baik. Selain jika di malam hari banyak yang mati, dan yang lebih parah lagi tiang-tiang PJU pun banyak yang terancam roboh. Ada yang sudah pada miring, dan ada pula yang pada keropos diduga termakan usia.

Realita semacam itu salah satunya terdapat di sejumlah PJU Kampung Dukuh Krupuk Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Hingga Senin (13/02/2012) siang, sekitar belasan tiang PJU tampaknya perlu penanganan intensif dari pihak Pemerintah Kabupaten Indramayu.

“Sudah kalau malam banyak yang mati, terasa gelap. Tiang-tiang PJU pun sudah pada miring dan terancam roboh. Lihat saja sepanjang jalan yang menuju ke Blok Dukuh Krupuk itu, sekitar belasan tiangnya sudah pada miring. Melihat demikian, pemerintah semestinya harus segera bertindak cepat,” kata Tatang (48), warga setempat, Senin (13/02/2012) siang.

Tatang berharap, diperbesar lagi anggaran untuk pemeliharaan PJU dan penambahan PJU, sehingga wilayah Indramayu terasa terang-benderang. “Lha ! Semua konsumen listrik telah menyumbangkan dana PJU melalui rekening listrik yang mereka bayar setiap bulan. Jadi masyarakat pun berhak menuntut daerahnya terang-benderang,” ungkapnya.

Terkait masih banyaknya lampu-lampu PJU dan sejumlah tiang PJU yang diduga kurang terpelihara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Indramayu, Ekanto Nugroho pernah mengatakan, bahwa dirinya saat ini belum bisa menjamin seluruh PJU terpelihara dengan maksimal, karena anggarannya sangat minim.

“Saya juga sudah mengusulkan ke pihak eksekutif untuk penambahan anggaran pemeliharaan, dan penambahan jaringan PJU," kata Eko (begitu sapaan akrab Ekanto Nugroho) tanpa merinci angka ideal yang disebutkannya itu.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

29 Januari 2012

Bahan Tangki Melintas, Bangkir Macet

Sabtu, 28 Januari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Bahan Tangki Melintas, Bangkir Macet

BANGKIR MACET – Akibat dua mobil trailer yang diduga mengangkut tangki Pertamina RU-VI Balongan, kondisi lalu-lintas di sekitar Pasar Bagkir, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, macet sekitar puluhan menit, Sabtu (28/01/2012) sore. Kebetulan pada sore itu, lalu-lintas yang melintasi Pasar Bangkir tersebut tengah ramai. Kemacetan terjadi ketika melintasnya dua truk trailer yang mengangkut bahan tangki minyak atau gas mulai melintas. Besarnya tangki yang diangkut, sehingga terlihat memakan badan jalan beberapa meter. Petugas yang mengawal dua kendaraan berat itu dari Polres Cilegon terlihat segera turun tangan untuk mengatur lalu-lintas. Suasana lalu-lintas baru normal kembali setelah kendaraan berat tadi sudah melintas jauh memasuki jantung Kota Indramayu.(Satim)***Foto-foto : Satim/PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

1 Januari 2012

Catatan Awal Tahun 2012 : Jalan Desa Panyindangan Wetan Berair dan Berlumpur

Minggu, 01 Januari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Catatan Awal Tahun 2012

Jalan Desa Panyindangan Wetan Berair dan Berlumpur

BERAIR – Jalan Desa Panyindangan Wetan tampak berair. Jalan itu sepanjang sekitar 1,5 kilometer mengalami rusak parah, dan selama sekitar tiga tahun belum ada perbaikan. Gambar diambil, Rabu (28/12/2011) siang.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Kerusakan jalan di Desa Panyindangan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, tampaknya semakin parah. Warga setempat sudah sekitar tiga tahun menantikan jalan itu diperbaiki, namun sampai saat ini belum juga ada perbaikan.

Padahal, jalan itu menjadi jalur alternatif yang vital bagi sebagian besar warga yang akan menuju Indramayu kota dengan melewati kawasan industri kerupuk di Blok Dukuh Desa Kenanga sebelum sampai ke jembatan Bungkul.

“Kami waga Desa Panyindangan Wetan sudah sekitar tiga tahun menantikan jalan ini diperbaiki dan mulus, sehingga lalu-lintas pengangkutan kerupuk dan kendaraan lainnya berjalan lancar,” kata Oto (37), warga Desa Panyindangan Wetan sambil menunjuk jalan yang rusak parah itu.

Pemantauan Pendopo Indramayu Online, Sabtu (31/12/2011) malam dan Minggu (01/01/2012) siang, keramian lalu-lintas semakin bertambah dengan berbagai kesibukan warga yang hendak ke kota maupun yang akan menuju ke arah Rambatan Wetan. Bahkan, di malam pergantian tahun, ratusan bahkan diperkirakan mendekati ribuan motor melintasi jalan Desa Panyindangan Wetan sambil beramai-ramai meniup terompet “tahun baruan”.

Namun, kondisi jalan Desa Panyindangan Wetan yang dilintasinya mengalami rusak parah, berair dan berlumpur, sehingga kendaraan yang mereka gunakan pada kotor. Bahkan tak sedikit pula yang terjatuh karena licinnya jalan itu. Keluhan pun selalu ada pada setiap orang yang melintasi jalan desa tersebut.

Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu, H. Soen Sedjarwo ST (atau yang akrab disapa Wowo) melalui Kepala UPTD Bina Marga Kecamatan Indramayu, Koko sebelumnya pernah menyampaikan, bahwa sudah ada niatan untuk memperbaiki jalan Desa Panyindangan Wetan yang kini masuk dalam kategori jalan kabupaten itu.

“Tapi hingga tahun 2011, anggarannya belum ada. Mungkin kalau ada di tahun 2012,” ujar Koko, belum lama ini.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

 

My Blog List

JASA PENGIRIMAN UANG

Site Info

Followers/Pengikut

PENDOPO INDRAMAYU Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template