CARI BERKAH KLIK DI SINI

9 Desember 2011

Pemilihan Kepala Desa Rambatan Wetan : Tumiah Menang Telak

Rabu, 07 Desember 2011

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Pemilihan Kepala Desa Rambatan Wetan

Calon Kuwu terpilih, Hj. Tumiah (kiri). Sedangkan gambar kanan, suasana berlangsungnya proses pemungutan suara di Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

Tumiah Menang Telak

SINDANG, INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Setelah gagal pada periode Pemilihan Calon Kuwu (Kepala Desa) Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat enam tahun silam, Hj. Tumiah akhirnya berhasil meraih kemenangan sebagai calon kuwu (kepala desa) terpilih pada Pemilihan Kuwu Desa Rambatan Wetan yang digelar, Rabu (07/12/2011).

Tumiah menang telak mengalahkan Tarjuki, rivalnya dalam pemilihan langsung Calon Kuwu Desa Rambatan Wetan itu. “Saya merasa beryukur kepada Allah Swt atas kemenangan ini. Saya juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya dalam proses pemilihan langsung calon kuwu ini,” kata Tumiah yang diarak oleh ratusan pendukungnya setelah diketahui ia menang telak.

Tumiah yang juga anggota Ormas Pemuda Panca Marga (PPM) Cabang Kabupaten Indramayu itu, sejak jauh-jauh hari banyak yang memprediksi bakal menang telak dalam pesta demokrasi warga desa tersebut. Pesta demokrasi langsung yang diselenggarakan enam tahun sekali tersebut, rupanya milik Tumiah yang juga istri seorang polisi.

Kegagalannya enam tahun silam dalam meraih dukungan massa pemilih di Desa Rambatan Wetan, tampaknya tak membuatnya merasa kapok. Malah Tumiah semakin percaya diri untuk maju lagi di tahun 2011 ini. Beberapa warga di Desa Rambatan Wetan menuturkan, bahwa Tumiah sebelum maju lagi mencalonkan diri, sudah banyak berjasa bagi warga setempat.

Meski tak dijelaskan secara detail pengabdian apa apa saja yang telah ditanamkan Tumiah.

“Salah satunya, aksi bakti sosial khitanan massal yang dibiayai oleh Ibu Hj. Tumiah. Bagi warga yang kurang mampu, acara semacam itu semakin berarti,” ujar Warja (60), warga setempat.

Hasil pemantauan Pendopo Indramayu Online, Rabu (07/12/2011), sejak pagi hingga siang, ratusan bahkan ribuan massa pendukung Tumiah sudah berjubelan di halaman rumahnya yang tak jauh dari lokasi pemungutan suara.

Terlihat, aparat keamanan sudah berjaga-jaga sehari sebelum pemungutan suara berlangsung. Sebuah pemandangan yang agak menarik, adalah soal seragam Panitia Pemilihan Kuwu Desa Rambatan Wetan yang mirip pegawai bank. Baju warna hijau lengan panjang berdasi, dan celana panjang warna hitam. Beberapa pihak mengakui, kepanitiaan di desa itu paling keren dibanding beberapa lokasi pemungutan suara sejenisnya yang berbarengan di hari Rabu itu.

Camat Sindang, Drs. H. Bastoni MSi pun mengaku merasa kagum dengan penampilan seragam panitia Pilwu di Rambatan Wetan. Tak hanya itu, Bastoni pun merasa gembira, karena proses pemungutan suara di Desa Rambatan Wetan berlangsung aman dan tertib.

“Proses Pemilihan Kuwu di wilayah Kecamatan Sindang berjalan kondusif. Ini berkat kerja sama dan terjaganya jalinan koordinasi dengan semua pihak. Alhamdulillah,” ungkap Bastoni, Kamis (08/12/2011), di ruang kerjanya.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.

PEMILIHAN KUWU PANYINDANGAN WETAN : Nursidin alias Ganing Terpilih

Rabu, 07 Desember 2011

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

PEMILIHAN KUWU PANYINDANGAN WETAN

Nursidin alias Ganing Terpilih

Nursidin alias Ganing, calon Kuwu terpilih Desa Panyindangan Wetan saat duduk di panggung pemilihan langsung pesta demokrasi rakyat Blok A, B, dan Blok C di desa tersebut. (Kanan) suasana massa hak pilih warga Desa Panyindangan Wetan yang tengah berbaris menunggu giliran mencoblos calon kuwu. (Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

SINDANG, INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Suasana pemilihan calon kuwu (kepala desa) di wilayah Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Rabu (07/12/2011), berjalan aman dan lancar. Proses pemilihan calon kuwu (Pilwu) di Desa Panyindangan Wetan yang sebelumnya diperkirakan bakal runyam dan ada isu gejolak dari massa keempat calon kuwu, ternyata berjalan tertib, aman, dan lancar. Suasana kondusif itu membuat Camat Sindang, Drs. H. Bastoni MSi sumringah.

“Saya bersyukur dan Alhamdulillah, suasana Pilwu di Panyindangan Wetan berjalan kondusif,” kata Bastoni saat berada di tengah-tengah arena pencoblosan, Rabu (07/12/2011) siang.

Sebab, realitanya massa pendukung keempat calon kuwu seperti calon kuwu Mohamad Thamrin (1), Siti Maenah (2), Nursidin (3), dan Suparna (4), mereka mampu mengendalikan diri, sehingga proses pencoblosan calon kuwu dari bilik suara berjalan tertib, aman, dan lancar.

Hasilnya, pemilihan calon Kuwu Desa Panyindangan Wetan dimenangkan Nursidin alias Ganing (3). Massa pendukung Ganing mulai ramai bersorak gembira setelah mengetahui calon kuwunya menang. Kemudian ratusan massa beriringan dan turut meramaikan jalan dengan sepeda motor dan jalan kaki menuju rumah Ganing di Balok C. (Satim)***

Berikut ini suasana Proses Pemilihan Kuwu Desa Panyindangan Wetan dalam gambar. Foto-foto : Satim/Pendopo indramayu Online. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.

3 Desember 2011

Komisi II DPR-RI Cicipi Makanan Khas Sindang

Senin, 28 November 2011
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

MENCICIPI MAKANAN – Seusai berdialog dengan sejumlah pihak di pendopo Kecamatan Sindang, rombongan Komisi II DPR-RI diberi kesempatan mencicipi makanan khas racikan warga wilayah Kecamatan Sindang, Senin (28/11/2011) sore. Foto : Satim/Rakyat Cirebon

Anggota Komisi II DPR-RI, Miryam S. Haryani SE, MSi memberikan keterangan kepada wartawan soal keinginannya untuk memajukan masyarakat Indramayu melalui pengucuran dana PNPM Mandiri pada tahun 2012 mendatang. Tampak dalam gambar, Camat Sindang Drs. H. Bastoni MSi mendampingi Yani yang baru saja keluar dari ruang pembuatan KTP elektronik, Senin (28/11/2011) sekitar pukul 16.15 WIB.(Satim)*** Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

Para Kuwu (Kepala Desa) se-Kecamatan Sindang yang tengah serius mendengarkan sambutan ramah tamah para anggota Komisi II DPR-RI di aula Kecamatan Sindang, Senin (28/12/2011) sore. (Satim)*** Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

Komisi II DPR-RI Cicipi Makanan

Khas Sindang

· Imbalannya akan “diguyur” Rp 3 Miliar

SINDANG, INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Rombongan Komisi II DPR-RI yang berkunjung ke Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Senin (28/11/2011) sore, akhirnya berhasil mencicipi makanan khas Sindang hasil racikan ibu-ibu rumah tangga yang memperoleh suntikan dana pinjaman dari PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri Unit Pelayanan Kecamatan (UPK) Sindang.

Yang disajikan beraneka makanan, seperti keripik, pipis yang terbuat dari ubi, bonggol pisang yang dibuat keripik, kecap dan masih banyak ragam masakan yang dipajang di atas meja panjang di sisi kanan pendopo Kecamatan Sindang, tempat penyambutan rombongan Komisi II DPR-RI yang melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Sindang.

Camat Sindang, Drs. H. Bastoni MSi dengan pengeras suara memberikan penjelasan kepada rombongan Komisi II DPR-RI mengenai aneka makanan yang disajikan untuk dicicipi para wakil rakyat pusat itu.

Tampak dalam rombongan anggota dewan itu, salah seorang diantaranya asli kelahiran Indramayu dari wilayah Jatibarang, yakni Miryam S Haryani SE, MSi. Wanita berkulit kuning yang akrab disapa Yani itu, begitu akrab dan dengan ibu-ibu yang berjaga di hamparan aneka makanan khas keterampilan warga Kecamatan Sindang itu. Bahkan Yani dalam dialog dengan ibu-ibu tadi sempat menggunakan bahasa Jawa Dermayonan. Ketika dipersilahkan mencicipi semua masakan dan makanan tadi, rupanya Yani sudah merasa kenyang.

“Sampun-sampun. Kesuwun kula sampun wareg (sudah-sudah. Terima kasih saya sudah kenyang),” ucap Yani sambil menebarkan senyum dan bersama rombongan buru-buru hendak meninjau pelaksanaan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, atau yang sering disebut e-KTP di Kecamatan Sindang, sekitar beberapa meter dari balai pertemuan antara sejumlah Kuwu (Kepala Desa), pejabat, dan masyarakat dengan para wakil rakyat dari Komisi II DPR-RI tersebut.

Yani dalam bincang-bincang dengan wartawan seusai meninjau ruangan pembuatan e-KTP mengatakan, ia punya keinginan agar masyarakat di Kabupaten Indramayu lebih maju, maka ia berjanji siap “mengguyur” Rp 3 miliar untuk tiap kecamatan yang ada di Bumi Wiralodra Indramayu. Konon, uangnya akan digelontorkan melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri tahun 2012 mendatang.

“Jadi, tahun 2012 tiap kecamatan akan kebagian Rp 3 miliar,” kata Yani yang pada saat itu didampingi Camat Sindang, Bastoni.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

28 November 2011

Hari Ini, Anggota DPR-RI Kunjungi Kecamatan Sindang

Senin, 28 November 2011
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

BERSIH-BERSIH – Menyambut kedatangan anggota DPR-RI, Camat Sindang, Drs. H. Bastoni MSi terlihat tengah membersihkan rerumputan yang ada di sekitar halaman kantornya, Minggu (27/11) sore. (Foto : Satim)

Spanduk penyambutan kunjungan kerja anggota DPR-RI ke Kecamatan Sindang terlihat sudah terpasang sejak Minggu (27/11) siang. (Foto : Satim)

Hari Ini, Anggota DPR-RI Kunjungi Kecamatan Sindang

SINDANG, INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Hari ini, Senin (28/11) siang, anggota DPR-RI dari Komisi II melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Dalam kunjungan kerja itu, konon, para anggota wakil rakyat pusat itu akan meninjau pelaksanaan proyek yang didanai pemerintah pusat melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Sindang. Disebut-sebut, Nurul Arifin, selebritis yang juga anggota DPR-RI turut serta dalam rombongan kunjungan tersebut.

Camat Sindang, Drs. H. Bastoni MSi yang dihubungi Rakyat Cirebon, Minggu (27/11) sore, mengakui, seputar kebenaran kabar itu. Bahkan Minggu sore itu, Bastoni terlihat tengah membersihkan taman dan rerumputan yang ada di sekitar kantornya. Spanduk acara penyambutan yang bertuliskan “Selamat Datang” Anggota DPR-RI Dalam Rangka Kunjungan Kerja ke Kecamatan Sindang pun sudah dipasang sejak Minggu siang itu.

“Soal kunjungan kerja anggota DPR-RI itu benar. Kami sudah menyiapkan acara penyambutan, dan juga pemasangan spanduk untuk acara besok ((hari ini-Red). Informasinya, Nurul Arifin juga ikut serta dalam kunjungan ke Kecamatan Sindang ini,” kata mantan Camat Balongan itu.

Dikatakannya, ia sebenarnya hanya ketempatan sebagai tuan rumah untuk acara penyambutan para wakil rakyat dari pusat tadi. Yang punya hajat sebetulnya, pihak Kantor Pembangunan Pedesaan. “Namun kebetulan tempatnya dipercayakan ke Kecamatan Sindang,” ujarnya.

Tidak dijelaskan secara rinci soal jumlah anggota DPR-RI yang melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Sindang. Bastoni hanya mengatakan, konon, mereka dari Komisi II DPR-RI, dan rencanaya akan meninjau pelaksanaan Proyek PNPM di Desa Penganjang dan Wanantara.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

22 November 2011

Delapan Calon Kuwu se-Kecamatan Sindang Gelar Deklarasi Damai

Senin, 21 November 2011

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Delapan Calon Kuwu se-Kecamatan Sindang

Gelar Deklarasi Damai

DELAPAN CALON KUWU – Delapan Calon Kuwu (Kepala Desa) Tahun 2011 se-Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat menggelar aksi “Deklarasi Damai” di halaman Kantor Kecamatan Sindang, Senin (21/11/2011) siang, dengan disaksikan unsur Muspika, dan unsur Panitia Pamilihan Kuwu dari ketiga desa, yakni Desa Panyindangan Wetan, Desa Rambatan Wetan, dan Desa Penganjang. (Satim)*** Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

H. Bastoni, Camat Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. (Satim)*** Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

19 November 2011

Senin, Para Calon Kuwu se-Kecamatan Sindang Gelar Deklarasi Damai

Sabtu, 19 November 2011

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Lembar Sosialisasi yang dibagikan kepada masyarakat, Sabtu (19/11/2011), yang bergambar para Calon Kuwu (Kepala Desa) Panyindangan Wetan. (Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online)***

Poster Calon Kuwu Desa Panyindangan Wetan yang terpasang di depan Kantor Kuwu Desa Panyindangan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. (Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online)***

Tjuyono, Ketua Panitia Pemilihan Kuwu Desa Panyindangan Wetan. (Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online)***

Senin, Para Calon Kuwu se-Kecamatan Sindang

Gelar Deklarasi Damai

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Para calon Kuwu se-Kecamatan Sindang,Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Senin (21/11/2011) siang, kabarnya akan menggelar aksi “Deklarasi Damai” untuk mewujudkan proses Pemilihan Kuwu (Kepala Desa) yang kondusif pada hari H tanggal 7 Desember 2011 mendatang. Acara tersebut akan dihadiri unsur Muspika se-Kecamatan Sindang, dan para Panitia Pemilihan Kuwu yang ada di wilayah Kecamatan Sindang. Demikian informasi yang diperoleh dari pihak Kecamatan Sindang, Sabtu (19/11/2011) siang.

“Kami juga sudah menerima surat undangan untuk menghadiri acara deklrasai itu dari Camat Sindang,” kata Ketua Panitia Pemilihan Kuwu Desa Panyindangan Wetan, Tjuyono kepada Pendopo Indramayu Online, Sabtu (19/11/2011) siang, di ruang kerjanya.

Menurutnya, Deklarasi Damai iru sangat bagus dalam rangka menciptakan pelaksanaan Pemilihan Kuwu aman dan kondusif. Seperti halnya untuk Desa Panyindangan Wetan, pihaknya menghimbau agar para pendukung calon kuwu bisa menjaga suasana yang kondusif di lingkungannya masing-masing.

Tjuyono mengatakan, untuk Desa Panyindangan Wetan “pertarungan” perebutan kursi pimpinan desanya akan diikuti oleh empat kontestan, yakni Mohamad Thamrin (1), Siti Maenah (2), Nursidin (3), dan Suparna (4).

“Keempat Calon Kuwu Desa Panyindangan Wetan itu akan bersaing untuk memperoleh suara dari 3.703 hak pilih yang sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dari sejumlah hak pilih itu, Laki-laki 1.811 orang dan perempuan 1.892 orang. DPT-nya sudah disahkan Jumat (18/11/2011) malam,” ujar pensiunan PNS di lingkungan Badan Inspektorat Wilayah Kabupaten Indramayu itu.

Keterangan yang dihimpun Pendopo Indramayu Online, keempat Calon Kuwu Desa Panyindangan Wetan tersebut akan menggelar aksi Deklarasi Damai di halaman Kantor Kecamatan Sindang, Senin (21/11/2011) siang, bersama dua orang Calon Kuwu Desa Penganjang, dan dua Calon Kuwu dari Desa Rambatan Wetan. (Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

Halamam Parkir Water Park Bojongsari Tengah Direhab

Sabtu, 19 November 2011

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Halamam Parkir Water Park Bojongsari Tengah Direhab

Satim/Pendopo Indramayu

DIREHABILITASI – Halaman parkir obyek wisata Water Park Bojongsari, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat tengah diperbaiki. Rehabilitasi jalan yang berada di halaman parkir itu, konon, agar tidak becek ketika para pengunjung datang. Tampak dalam gambar, para pekerja tengah mengerjakan jalan yang menuju obyek wisata yang kini ditangani pihak ketiga itu, Sabtu (19/11/2011) sore. (Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu

15 November 2011

Bangunan Baru : Gedung Perpustakaan SDN Sukareja Roboh

Selasa, 15 November 2011 - 01:15:24 WIB

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE


Gedung Perpustakaan SDN Sukareja Roboh

PERPUSTAKAAN AMBRUK - Kondisi gedung Perpustakaan SDN Sukareja, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, yang ambruk, Senin (14/11/2011) sekitar pukul 10.30 WIB. (Foto : C-27/Kabar Cirebon)***

BALONGAN, INDRAMAYU, (KC), PENDOPO INDRAMAYU ONLINE - Gedung perpustakaan milik SDN Sukareja, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, ambruk, Senin (14/11), sekitar pukul 10.30 WIB. Ironisnya, gedung tersebut baru dibangun sekitar tiga bulan lalu.

Beruntung kejadian tersebut tak memakan korban jiwa maupun luka. Padahal, saat itu seluruh murid SD tengah istirahat, tidak sedang belajar di kelasnya masing-masing. Pada saat kejadian, tidak ada orang yang tengah berada di sekitar bangunan tersebut. Sehingga kejadian itu tak mencelakai para siswa maupun guru.

Meski demikian, para siswa dan guru terkejut atas kejadian di siang hari bolong tadi. Bahkan tak sedikit siswa yang terkesima. Apalagi ambruknya gedung tersebut sempat mengeluarkan suara keras.

Berdasarkan pantauan Kabar Cirebon ("KC") di lokasi kejadian, pembangunan gedung perpustakaan itu menggunakan rangka atap dari kayu dan genteng tanah dengan tembok batu bata yang belum diplester (diaci) dengan semen.

Tanpa adanya hujan maupun angin, tiba-tiba saja sebagian bangunan tersebut langsung ambruk. Rangka atap dan genting ambruk ke tanah. Begitu pula dengan sebagian tembok bangunan yang ikut roboh.

Ambruknya bangunan itu membuat kaget sebagian pengajar di SDN Sukareja. Pasalnya, lokasi gedung hanya beberapa meter dari gedung sekolah. Para guru khawatir, karena saat ambruknya perpustakaan bertepatan dengan seluruh pelajar SD yang tengah beristirahat. Namun kekhawatiran para guru tak terbukti. Karena siswa didik bermain jauh dari bangunan yang ambruk tersebut.

Menurut Saidin dari Bagian Kepegawaian UPTD Pendidikan Kecamatan Balongan, peristiwa itu diduga akibat buruknya konstruksi bangunan yang tidak sesuai standar. Akibatnya, bangunan menjadi rapuh dan mudah ambruk. Pihaknya menerima laporan, beberapa saat setelah gedung perpustakaan itu ambruk. Dia dan sejumlah tokoh instansi terkait, langsung mendatangi lokasi.

Dari kerusakan itu, kata Saidin, pihaknya tak bertanggung jawab. Karena bangunan masih dalam proses pemeliharaan yang mengerjakan. "Kami tak bertanggung jawab atas ambruknya bangunan perpustakaan itu. Meski begitu, kami akan melaporkannya kepada pihak-pihak terkait," jelas Saidin.

Seperti diketahui, bangunan perpustakaan dibangun dengan menggunakan anggaran yang berasal dari dana alokasi khusus (DAK) 2010. Ini merupakan program pemerintah pusat dengan pagu anggaran pembangunan gedung perpustakaan bagi 155 SD yang tersebar di 31 kecamatan di Kabupaten Indramayu, mencapai Rp 72 juta per unit. Anggaran tersebut sepenuhnya untuk pembangunan fisik gedung perpustakaan. Hanya saja, anggaran tersebut tidak bisa mencukupi untuk menyelesaikan pembangunan sampai perpustakaan berfungsi. Sebab, dibutuhkan anggaran tambahan hingga Rp 45 juta lebih untuk tiap unit.(C-27)***

Source : kabar-cirebon,com, Selasa, 15 November 2011

13 November 2011

Kecamatan Sindang Dipercaya menjadi Tuan Rumah MTQ ke-43

Minggu, 13 November 2011

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Kecamatan Sindang Dipercaya Menjadi Tuan Rumah MTQ ke-43

KONDISI KECAMATAN SINDANG – Di tahun 2011 ini, Kecamatan Sindang dipercaya menjadi tuan rumah MTQ ke-43 tingkat Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Rencananya, MTQ akan dibuka Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophanah, Senin (14/11/2011) sore. Konon, MTQ ke-43 itu akan digelar di GOR Singalodra, Sindang selama tiga hari, sejak Senin (14/11/2011) hingga Rabu (16/11/2011) malam. Dalam gambar yang diambil Minggu (13/1/2011) siang, tampak dari jauh kondisi Perkantoran Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu menjelang berlangsungnya MTQ ke-43 tersebut. (Satim)*** Foto : Satim

10 November 2011

Adun Sastra Terpilih Menjadi Ketua PWI Perwakilan Indramayu

Kamis, 10 November 2011
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
Konfercab PWI Perwakilan Indramayu Secara Aklamasi Tunjuk Adun Sastra Sebagai Ketua
INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE - Secara aklamasi Adun Sastra SH, Kepala Biro Harian Radar Cirebon di Indramayu ditunjuk menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Indramayu Periode 2011-2014 dalam acara Konferensi PWI Perwakilan Indramayu, Kamis (10/11/2011) siang, di Ruang Pertemuan Hotel Wiwi Perkasa Indramayu. Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Indramayu, H. Supendi yang mewakili Bupati Hj. Anna Sophanah yang pada hari itu berhalangan hadir, karena kabarnya, dalam jam yang sama Beliau tengah menyampaikan nota Penghantaran APBD Tahun Anggaran 2012 di depan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat.(Satim)*** Foto-foto : Satim
Berikut ini foto-foto hasil jepretan Satim berkaitan dengan kegiatan Konferensi PWI Perwakilan Indramayu di Hotel Wiwi Perkasa Indramayu, Kamis (10/11/2011).






 

My Blog List

JASA PENGIRIMAN UANG

Site Info

Followers/Pengikut

PENDOPO INDRAMAYU Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template