CARI BERKAH KLIK DI SINI

24 Februari 2012

Rusak Parah, Kalen dan Jalan Kabupaten di Panyindangan Wetan

Jumat, 24 Februari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Rusak Parah, Kalen dan Jalan Kabupaten

di Panyindangan Wetan

RUSAK PARAH – Kalen (saluran atau sungai kecil) dan Jalan Kabupaten di Desa Panyindangan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, saat ini mengalami rusak parah. Jalan terkesan sudah tak ada aspalnya lagi, bahkan berlubang yang membahayakan pengguna jalan. Sedangkan kalennya terlihat sudah rusak parah. Tanggulnya rusak parah. Kemudian eceng, sampah, dan pendangkalan terjadi di sepanjang kalen itu. Seperti tampak dalam gambar yang diambil, jumat (24/02/2012) pagi.Sementara Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu, H. Soen Sudjarwo ST alias Wowo pernah mengatakan, untuk perbaikan jalan kabupaten di Desa Panyindangan Wetan itu, anggarannya belum siap dan masih diusulkan ke pihak eksekutif.(Satim)*** Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

15 Februari 2012

PJU Dukuh Krupuk Terancam Roboh

Senin, 13 Februari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

PJU Dukuh Krupuk Terancam Roboh

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE Sudah lama, keberadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) di beberapa titik di wilayah Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, terkesan kurang terpelihara dengan baik. Selain jika di malam hari banyak yang mati, dan yang lebih parah lagi tiang-tiang PJU pun banyak yang terancam roboh. Ada yang sudah pada miring, dan ada pula yang pada keropos diduga termakan usia.

Realita semacam itu salah satunya terdapat di sejumlah PJU Kampung Dukuh Krupuk Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Hingga Senin (13/02/2012) siang, sekitar belasan tiang PJU tampaknya perlu penanganan intensif dari pihak Pemerintah Kabupaten Indramayu.

“Sudah kalau malam banyak yang mati, terasa gelap. Tiang-tiang PJU pun sudah pada miring dan terancam roboh. Lihat saja sepanjang jalan yang menuju ke Blok Dukuh Krupuk itu, sekitar belasan tiangnya sudah pada miring. Melihat demikian, pemerintah semestinya harus segera bertindak cepat,” kata Tatang (48), warga setempat, Senin (13/02/2012) siang.

Tatang berharap, diperbesar lagi anggaran untuk pemeliharaan PJU dan penambahan PJU, sehingga wilayah Indramayu terasa terang-benderang. “Lha ! Semua konsumen listrik telah menyumbangkan dana PJU melalui rekening listrik yang mereka bayar setiap bulan. Jadi masyarakat pun berhak menuntut daerahnya terang-benderang,” ungkapnya.

Terkait masih banyaknya lampu-lampu PJU dan sejumlah tiang PJU yang diduga kurang terpelihara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Indramayu, Ekanto Nugroho pernah mengatakan, bahwa dirinya saat ini belum bisa menjamin seluruh PJU terpelihara dengan maksimal, karena anggarannya sangat minim.

“Saya juga sudah mengusulkan ke pihak eksekutif untuk penambahan anggaran pemeliharaan, dan penambahan jaringan PJU," kata Eko (begitu sapaan akrab Ekanto Nugroho) tanpa merinci angka ideal yang disebutkannya itu.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

13 Februari 2012

KTNA Minta HPP Bulog Dinaikkan

Senin, 13 Februari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

KTNA Minta HPP Bulog Dinaikkan

SIAP PANEN - Kondisi tanaman padi di Desa Panyindangan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat yang sudah menguning. Konon, beberapa hari lagi siap panen. Gambar diambil Jumat (10/02/2012) siang.(Satim)*** Foto-foto : Satim/PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE Di tengah melambungnya harga pembelian padi maupun beras di pasaran saat ini, memicu harapan agar Bulog berani menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) terhadap gabah kering giling (GKG) maupun harga pembelian beras di tingkat petani. Selain itu, Bulog Divre Indramayu juga harus menyerap 110.000 ton beras pada tahun 2012 ini.

Demikian disampaikan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, H. Sofwan melalui Wakil Ketua KTNA, Sutatang di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu, Rabu (08/02/2012) sore.

Sutatang mengatakan, dengan dinaikkannya HPP itu, berarti Bulog turut membantu meringankan beban petani saat ini selalu didera kenaikkan harga pupuk dan obat-obatan, serta naiknya biaya pengolahan sawah di lapangan.

“Ya, kalau tidak dinaikkan, fluktuasi harga gabah maupun beras di lapangan diduga bakal tidak terkendali. Itu justru akan meresahkan masyarakat juga,” kata Sutatang yang saat itu kabarnya hendak melakukan rapat koordinasi bersama beberapa pengurus KTNA di beberapa kecamatan.

Dijelaskan, saat ini Bulog melakukan pembelian gabah kering giling (GKG) dari petani Rp 450/kg. Sedangkan di tengah-tengah masyarakat sudah mencapai kenaikkan harga yang signifikan yang dilakukan oleh para tengkulak beras.

“Kalau Bulog belum menaikkan HPP-nya, para petani diduga agak enggan menjual gabahnya ke Bulog. Nah, kalau Bulog tak mampu menyerap gabah dari petani langsung, saya khawatir stabilitas harga pangan itu bakal goyah, dan dampaknya meresahkan masyarakat,” ungkapnya.

Namun Sutatang belum menerangkan secara detail tentang solusi maupun antisipasi menurunnya produksi pangan di Kabupaten Indramayu, sehubungan dengan banyaknya lahan pertanian produktif yang telah berubah fungsi menjadi sejumlah kawasan perumahan dan bangunan lainnya.(Satim)*** Foto-foto : Satim/PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Dugaan Korupsi Dana Puso : "Tersangka Korupsi Bertambah"

Sabtu, 11 Februari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Tersangka Korupsi Bertambah

· Terkait Kasus Dana Gagal Panen

Source : Harian Umum “KABAR CIREBON”, Sabtu, 11 Februari 2012

Dugaan Korupsi Dana Puso : "Dana Gagal Panen Jadi Bancakan"

Jumat, 10 Februari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Dana Gagal Panen Jadi Bancakan

Source : Harian Umum “Kabar Cirebon”, Jumat, 10 Februari 2012

Dugaan Korupsi Dana Puso : "Pejabat Dispertan Ditahan"

Sabtu, 04 Februari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Pejabat Dispertan Ditahan

Source : Harian Umum “Kabar Cirebon”, Sabtu, 4 Februari 2012

Dugaan Korupsi Dana Puso : "Kajari Incar Oknum Wartawan"

Kamis, 09 Februari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Dugaan Korupsi Dana Puso

Kajari Incar Oknum Wartawan

· Diduga Ikut Menerima Aliran Dana

Source : Harian Umum “KABAR CIREBON”, Kamis, 9 Februari 2012

Dugaan Korupsi Dana Puso : "PWI Desak Kajari Tak Tebang Pilih"

Kamis, 09 Februari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Dugaan Korupsi Dana Puso

PWI Desak Kajari Tak Tebang Pilih

· Setuju Tindak Oknum Wartawan Terkait Dana Gagal Panen

Source : Harian “Rakyat Cirebon”, Kamis, 9 Februari 2012

10 Februari 2012

Dugaan Korupsi Dana Puso : "Camat Krangkeng Belum Ditahan"

Rabu, 08 Februari 2012
PENDOPO INDRAMAYU ONLINE
Dugaan Korupsi Dana Puso
Camat Krangkeng Belum Ditahan













Source : Kabar Cirebon, Rabu, 8 Februari 2012

4 Februari 2012

14 Kepala Sekolah Diduga Salahgunakan BOS

Sabtu, 04 Februari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Bantuan Operasional Sekolah

14 Kepala Sekolah Diduga Salahgunakan BOS

Erwin Edhi Prasetyo | Agus Mulyadi | Sabtu, 4 Februari 2012 | 19:39 WIB

Shutterstock Ilustrasi

TERKAIT:

MERAUKE - Sebanyak 14 kepala sekolah SD-SMP di Merauke, Provinsi Papua, diduga telah menyalahgunakan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke pun mencabut kewenangan para kepala sekolah itu, dalam pencairan dana BOS.

Vicentius Mekiuw, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke, Sabtu (4/2/2012), mengungkapkan, para kepala sekolah itu diduga memakai dana BOS bukan untuk kepentingan sekolah, namun untuk kepentingan pribadi. Dalam proses pencairan dana BOS, diduga juga ada kecurangan yakni tidak melibatkan bendahara sekolah dan komite sekolah. "Ada ketidakjujujran dalam pencairan dana BOS," ujarnya.

Vicentius menyatakan, Dinas Pendidikan dan Pengajaran akan menyelesaikan persoalan tersebut secara internal lebih dulu. Para kepala sekolah yang terindikasi melakukan penyimpangan dana BOS, diminta untuk mempertanggungjawabkan penggunaan dana BOS. Akan tetapi, bila tidak bersedia maka terpaksa akan dilaporkan kepada kepolisian.

"Kewenangan kepala sekolah itu dalam mencairkan BOS dicabut sementara. Mereka tidak diperbolehkan mencairkan BOS . Kewenangan dialihkan kepada guru PNS yang aktif mengajar di sekolah yang bersangkutan," ucap vicentius.(KOMPAS.com)***

Source : Kompas.com, Sabtu, 4 Februari 2012

Berikut ini Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online tentang Mekanisme BOS Tahun 2012 dari poster yang berada di ruang tunggu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Foto-foto diambil Jumat (03/02/2012) sore.

29 Januari 2012

Alim Ulama se-Jawa Barat Ketemu Kang Yance

Minggu, 29 Januari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Alim Ulama se-Jawa Barat Ketemu Kang Yance

SILATURAHMI AKBAR – Bendera berwarna kuning muda yang bertuliskan Forum Silaturahmi Alim Ulama se-Jawa Barat terpasang menghiasi jalan-jalan protokol Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Minggu (29/01/2012). Tampak dalam gambar, di depan pagar Alun-alun Kota Mangga itu dihiasi bendera forum tersebut, dan berjejer spanduk yang bertuliskan “Silaturahmi Akbar Alim Ulama se-Jawa Barat, Pengukuhan Pengurus Forum Silaturahmi Da’i Da’iyah se-Jawa Barat” yang akan digelar di Pendopo Bupati Indramayu, Senin (30/01/2012) sekitar pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai. Dalam spanduk itu, terpampang foto Kang Yance (panggilan akrab Dr.H. Irianto MS Syafiuddin), Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat bersama Aburizal Bakrie, Ketua Umum DPP Partai Golkar. Para alim ulama itu kabarnya bakal ketemu Kang Yance, bakal calon Gubernur Jawa Barat dari Partai Golkar.(Satim)*** Foto-foto : Satim/PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Bahan Tangki Melintas, Bangkir Macet

Sabtu, 28 Januari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Bahan Tangki Melintas, Bangkir Macet

BANGKIR MACET – Akibat dua mobil trailer yang diduga mengangkut tangki Pertamina RU-VI Balongan, kondisi lalu-lintas di sekitar Pasar Bagkir, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, macet sekitar puluhan menit, Sabtu (28/01/2012) sore. Kebetulan pada sore itu, lalu-lintas yang melintasi Pasar Bangkir tersebut tengah ramai. Kemacetan terjadi ketika melintasnya dua truk trailer yang mengangkut bahan tangki minyak atau gas mulai melintas. Besarnya tangki yang diangkut, sehingga terlihat memakan badan jalan beberapa meter. Petugas yang mengawal dua kendaraan berat itu dari Polres Cilegon terlihat segera turun tangan untuk mengatur lalu-lintas. Suasana lalu-lintas baru normal kembali setelah kendaraan berat tadi sudah melintas jauh memasuki jantung Kota Indramayu.(Satim)***Foto-foto : Satim/PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

27 Januari 2012

Desa Panyindangan Wetan Banjir

Kamis, 26 Januari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Hujan di Indramayu

Desa Panyindangan Wetan Banjir

BANJIR – Seorang warga Desa Panyindangan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, tengah membersihkan eceng gondok di tengah banjir yang melanda desanya, Kamis (26/01/2012) siang.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupayen Indramayu, Provinsi Jawa Barat selama sepekan terakhir, sejak Sabtu (21/01/2012) hingga Jumat (27/01/2012), menyebabkan ratusan desa dan beberapa kelurahan di Kota Mangga itu dilanda banjir.

Yang paling parah, hujan besar disertai angin kencang selama tiga hari sejak Selasa (24/01/2012), Rabu (25/01/2012), dan Kamis (26/01/2012), selain banyak pohon yang tumbang, juga banjir melanda di berbagai desa dan kelurahan. Salah satunya yang dialami Desa Panyindangan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Air kiriman yang dimuntahkan dari hujan dan luapan kali Rambatan menghantam desa yang berpenduduk sekitar 5.000 jiwa itu.

Meski tak semua pemukiman dilumat bencana, namun air yang berada di kalen (sungai kecil) meluber hingga ke pemukiman penduduk setempat. Tanggul-tanggul kalen terlihat lenyap, dan air tumpah ke jalan-jalan kabupaten sehingga memperparah kondisi sarana transportasi di desa tersebut. Yang namanya kecelakaan meski tak makan korban jiwa, namun sering terjadi karena badan jalan yang berlubang tak terlihat akibat genangan air.

Beberapa tokoh warga Desa Panyindangan Wetan mengungkapkan, sudah saatnya program-program pemerintah memerhatikan desa itu. Salah satunya, perbaikan tanggul, jalan desa, dan perbaikan saluran yang ada di Desa Panyindangan Wetan agar diperhatikan serius.

Kasdi (56), salah seorang tokoh warga setempat mengatakan, sudah saatnya normalisasi saluran, perbaikan jalan desa dan jalan kabupaten, serta perbaikan tanggul-tanggul kalen lebih diperhatikan lagi untuk desanya.

“Desa kami sudah puluhan tahun selalu kebanjiran. Bapak bisa lihat sendiri, kondisi tanggul-tanggul kalen yang ada, nyaris habis karena berbagai faktor. Dan itu yang memicu rawan bencana banjir,” katanya.

Sedangkan Surja (41), warga setempat mengatakan, kalau memang ada program pembangunan pedesaan seperti PPIP dan lain-lainnya, maka sangat tepat apabila dialokasikan untuk perbaikan tanggul-tanggul kali yang melintasi Desa Panyindangan Wetan. “Termasuk pembuatan TPT (Tembok Penahan Tanah) untuk memperkuat tanggul dan badan jalan yang ada di Desa Panyindangan Wetan,” ujarnya.

Pemantauan Pendopo Indramayu Online, Kamis (26/01/2012), dan Jumat (27/01/2012) siang, banjir masih melanda Desa Panyindangan Wetan. Banjir yang dialami desa itu sudah berlangsung puluhan tahun setiap musim hujan tiba. Sementara desa tersebut belum memiliki pemimpin yang definitif, karena belum lama menggelar pesta demokrasi masyarakat desa dengan agenda Pemilihan Kuwu (Kepala Desa) pada Desember 2011 lalu, dan hingga akhir Januari 2012, belum ada informasi yang tanggal pasti tentang agenda pelantikan Nursidin, Kuwu terpilih Desa Panyindangan Wetan.(Satim)*** Foto-foto : Satim/PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

7 Januari 2012

Musda PAN III Kabupaten Indramayu di Hotel Handayani

Sabtu, 07 Januari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Musda PAN III Kabupaten Indramayu

di Hotel Handayani

Musda PAN - Suasana berlangsungnya Musyawarah Daerah (Musda) Partai Amanat Nasional (PAN) ke-3 Kabupaten Indramayu di Hotel Handayani Indramayu, Sabtu (08/01/2012) sore. Musda PAN kali terlihat berjalan tertib dan damai. Tampak dalam gambar situasi Musda partai berlambang matahari itu. (Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

1 Januari 2012

Catatan Awal Tahun 2012 : Jalan Desa Panyindangan Wetan Berair dan Berlumpur

Minggu, 01 Januari 2012

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Catatan Awal Tahun 2012

Jalan Desa Panyindangan Wetan Berair dan Berlumpur

BERAIR – Jalan Desa Panyindangan Wetan tampak berair. Jalan itu sepanjang sekitar 1,5 kilometer mengalami rusak parah, dan selama sekitar tiga tahun belum ada perbaikan. Gambar diambil, Rabu (28/12/2011) siang.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Kerusakan jalan di Desa Panyindangan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, tampaknya semakin parah. Warga setempat sudah sekitar tiga tahun menantikan jalan itu diperbaiki, namun sampai saat ini belum juga ada perbaikan.

Padahal, jalan itu menjadi jalur alternatif yang vital bagi sebagian besar warga yang akan menuju Indramayu kota dengan melewati kawasan industri kerupuk di Blok Dukuh Desa Kenanga sebelum sampai ke jembatan Bungkul.

“Kami waga Desa Panyindangan Wetan sudah sekitar tiga tahun menantikan jalan ini diperbaiki dan mulus, sehingga lalu-lintas pengangkutan kerupuk dan kendaraan lainnya berjalan lancar,” kata Oto (37), warga Desa Panyindangan Wetan sambil menunjuk jalan yang rusak parah itu.

Pemantauan Pendopo Indramayu Online, Sabtu (31/12/2011) malam dan Minggu (01/01/2012) siang, keramian lalu-lintas semakin bertambah dengan berbagai kesibukan warga yang hendak ke kota maupun yang akan menuju ke arah Rambatan Wetan. Bahkan, di malam pergantian tahun, ratusan bahkan diperkirakan mendekati ribuan motor melintasi jalan Desa Panyindangan Wetan sambil beramai-ramai meniup terompet “tahun baruan”.

Namun, kondisi jalan Desa Panyindangan Wetan yang dilintasinya mengalami rusak parah, berair dan berlumpur, sehingga kendaraan yang mereka gunakan pada kotor. Bahkan tak sedikit pula yang terjatuh karena licinnya jalan itu. Keluhan pun selalu ada pada setiap orang yang melintasi jalan desa tersebut.

Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu, H. Soen Sedjarwo ST (atau yang akrab disapa Wowo) melalui Kepala UPTD Bina Marga Kecamatan Indramayu, Koko sebelumnya pernah menyampaikan, bahwa sudah ada niatan untuk memperbaiki jalan Desa Panyindangan Wetan yang kini masuk dalam kategori jalan kabupaten itu.

“Tapi hingga tahun 2011, anggarannya belum ada. Mungkin kalau ada di tahun 2012,” ujar Koko, belum lama ini.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

Malam Tahun Baru 2012 di Indramayu : Diwarnai Kembang Api dan Petasan Menggelegar

Sabtu, 31 Desember 2011

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Malam Tahun Baru 2012 di Indramayu

Diwarnai Kembang Api dan Petasan Menggelegar

SITUASI ALUN-ALUN : Suasana sekitar Alun-alun Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat tampak ramai menjelang pergantian tahun 2012 pada Sabtu (31/12/2011) sore. Tampak dalam gambar, sejumlah pedagang terompet tengah bersiap-siap mengais rejeki di malam pergantian tahun.(Satim)*** Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE – Detik-detik menyambut tahun baru 2012 di wilayah Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat diwarnai beberapa situasi dan kondisi yang lain dari hari biasanya. Situasinya, sejak sore warga dari berbagai usia sudah merayapi sekitar ruas-ruas jalan dekat dengan Alun-alun Kabupaten Indramayu yang dipagar tinggi itu.

Pemandangan lainnya, ruas jalan yang berada di Waduk Bojongsari Indramayu baik sebelah timur maupun barat, sempat macet karena “tumpleknya” ribuan pengendara sepeda motor yang didominasi anak baru gede (ABG). Mereka berkonvoi sehingga sempat membuat sibuk petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Polantas Polres Indramayu yang mengatur lalu-lintas di sekitar Jembatan Bojongsari Indramayu.

Kemudian, kemacetan lalu-lintas juga terjadi di jantung Indramayu kota terutama di Jalan Jenderal Sudirman. Beberapa warga dan remaja juga terlihat sudah bersiap-siap untuk menyulutkan kembang api dan petasan menjelang tengah malam.

Sayangnya, malam pergantian tahun itu, kondisi di sekitar jantung Indramayu kota diguyur hujan dan gerimis agak lama, namun rupanya tak menyurutkan warga untuk menyambut pergantian tahun dengan suka-cita. Itu terlihat di ruas-ruas jalan pedesaan yang menghubungkan ke wilayah kota ramai, karena dilintasi ribuan kendaraan roda dua dan roda empat berbagai jenis. Kemudian, aksi mereka sambil meniup terompet yang dibelinya dari sejumlah pedagang terompet di sekitar Indramayu kota.

Pas pertengahan malam, sejumlah kembang api membelah suasana malam dan petasan berbagai ukuran pun berbunyi “dar-der-dor”. Kemudian ratusan bunyi petasan yang menggelar dan membuncahkan kembang api turut menyemarakan penyambutan tahun baru 2012 di malam Minggu (31/12/2011) hingga menjelang Senin (01/01/2012) pagi.

Meski kurang ditunjang dengan hiburan yang yang paling digemari para ABG, namun suasana penyambutan tahun baru 2012 itu, seakan telah membius ribuan Bumi Wiralodra Indramayu yang ingin merayakannya. Mereka rata-rata berharap, agar di tahun baru 2012 terjadi perubahan dalam perjalanan hidupnya. Kesejahteraan, nampaknya yang paling banyak diharapkan oleh warga.

“Kami berharap, di tahun 2012 terjadi perubahan terutama peningakatan kesejahteraan masyarakat Indramayu. Jangan hanya slogan saja,” kata Tarmun (35), seorang pedagang di Indramayu kota. Selamat Tahun Baru 2012.(Satim)*** Foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

26 Desember 2011

Catatan Akhir Tahun 2011 : Proyek Kantor Arpus Indramayu Terancam Tidak Tuntas

Senin, 26 Desember 2011

PENDOPO INDRAMAYU ONLINE

Catatan Akhir Tahun 2011

Proyek Kantor Arpus Indramayu

Terancam Tidak Tuntas

MASIH SEPI – Kondisi proyek pembangunan gedung Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Senin (26/12/2011) siang, terlihat masih sepi. Belum ada aktivitas kegiatan lanjutan dari proyek tersebut.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

INDRAMAYU, PENDOPO INDRAMAYU ONLINE - Sangat ironis, sebuah proyek yang berada di sarang “macan” diduga bangkrut di tengah jalan. Ini pemandangan yang terjadi pada proyek pembangunan gedung Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Disebut berada di sarang “macan”---begitu sebagian pihak kontraktor menyebutnya, karena di samping kanannya Kantor Inspektorat Pengawasan Daerah Kabupaten Indramayu, yang akan mengevaluasi pelaksanaan seluruh proyek yang menggunakan duit pemerintah di Bumi Wiralodra Indramayu. Sedangkan di sebelah kirinya, adalah Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Indramayu.

Tapi apa mau dikata, hingga Senin (26/12/2011) siang, belum ada tanda-tanda kegiatan lanjutan pengerjaan bangunan senilai sekitar Rp 800 juta itu. Pihak pemenang Lelang CV. P melalui pelaksananya, Taba pernah mengatakan, ia siap mengerjakan lanjutan proyek itu. Namun untuk selesai hingga 100 persen, ia menyatakan ragu. Pasalnya, menjelang tutup tahun 2011 saja, dak yang mestinya menggunakan cor beton belum dilakukan. Sedangkan mestinya, ia menggarap gedung itu sampai selesai dan siap pakai.

“Tapi Insya Allah, saya akan mengecor dak dalam waktu dekat ini,” kata Taba yang ditemui di markas Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, belum lama ini.

Pihak pengawas proyek, Yayat---begitu nama panggilan akrabnya, jauh-jauh hari sudah memprediksi, bahwa pelaksanaan pembangunan gedung Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu itu tak akan tuntas 100 persen. Alasannya, dari mulai pelaksanaan saja sudah terlambat beberapa hari. Bahkan material pun diduga kurang siap untuk pengerjaan gedung yang sebesar itu.

“Maka, tak heran saya mengusulkan kepada pimpinan di Dinas Cipta Karya untuk meluncurkan surat teguran kepada pihak perusahaan tersebut. Tujuannya, supaya pelaksanaannya bisa dikebut dengan hasil yang sesuai dengan bestek,” ujar pegawai di Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu itu.

Keterangan yang dihimpun Pendopo Indramayu Online, proyek pembangunan gedung Arsip dan Perpustakaan tersebut, termasuk salah satu proyek yang menjadi catatan “hitam” selain diduga beberapa proyek lainnya di tahun 2011. Namun, belum diperoleh keterangan pasti, sanksi apa saja yang bakal dijatuhkan kepada para pihak yang melanggar ketentuan dalam pelaksanaan proyek-proyek yang bergulir sepanjang tahun 2011, hingga menjelang tutup tahun 2011 itu.(Satim)*** Foto-foto : Satim/Pendopo Indramayu Online

 

My Blog List

JASA PENGIRIMAN UANG

Site Info

Followers/Pengikut

PENDOPO INDRAMAYU Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template