CARI BERKAH KLIK DI SINI

23 Agustus 2010

Merasa Masih Ketua Golkar

Merasa Masih Ketua Golkar

INDRAMAYU – Dr H Irianto MS Syafiuddin membantah telah diberhentikan dari jabatannya sebagai ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat. Kepada Radar, ia mengaku belum menerima surat pemberhentian tersebut.

”Kami atas nama ketua DPD I Partai Golkar belum menerima SK tentang pemberhentian dari DPP Partai Golkar. Tetapi sebagai pimpinan partai, kami siap menerima resiko apapun jika keputusan kami dianggap melawan DPP,” kata Yance di ruang kerjanya, kemarin.

Di tengah masyarakat kini beredar kabar Yance – sapaan akrab Dr H Irianto MS Syafiuddin diberhentikan dari pimpinan tertinggi Partai Golkar Jabar. Ia diberhentikan bersama sekretarisnya, Dedy Mulyadi, yang juga menjabat bupati Purwakarta.

Pemberhentian Yance diduga terkait sanksi organisasi. Keduanya dinilai lalai, tidak mengindahkan perintah DPP Partai Golkar, terkait hasil Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Bekasi. DPP sudah menginstruksikan kepada Yance dan Dedy untuk segera melantik ketua terpilih hasil Musda Partai Golkar Kabupaten Bekasi pada 12-20 Januari 2010, yaitu Darip Mulyana dan sekretarisnya, Muthada Sobirin.

Namun Yance tidak melakukannya. Ia malah menggelar musda tandingan di kantor DPD Partai Golkar Jabar di Bandung yang memenangkan pasangan Neneng Hasanah dan Mahdi Syehan pada 24 Februari 2010 dan kemudian melantiknya.

“Kemelut di tubuh Golkar Kabupaten Bekasi merupakan dinamika politik, dan wajar dalam berdemokrasi. Sebagai parpol besar, wajar kalau ada suatu perbedaan, namun itu hendaknya dijadikan suatu pembelajaran demokrasi,” elak Yance.

Menurut Yance, persoalan di DPD Golkar Kabupaten Bekasi, merupakan bagian dari dinamika organisasi parpol. ”Silakan kita beda pendapat dalam demokrasi, namun harus mengacu kepada mekanisme organisasi. Dan, kalaupun kemudian muncul wacana pembekuan pengurus Golkar Jabar karena terkait masalah di Kabupaten Bekasi, harus melalui mekanisme yang ada,” katanya.

Ditambahkan Yance, tantangan Golkar Jabar kedepan semakin berat. Karena itu ia mengharapkan persoalan tersebut tidak dibesar-besarkan. ”Sehingga kader Golkar Jabar bisa fokus untuk bekerja, beraktualisasi, dan mensukseskan program partai yang lebih menyentuh kepentingan rakyat. Jadi kami meminta kader tetap solid,” kata pria yang menjabat bupati Indramayu ini.

Di tempat terpisah, Dedy Mulyadi, Bupati Purwakarta yang juga Sekretaris Partai Golkar Jabar yang ikut diberhentikan mengaku pemecatan itu belum final. “Surat DPP itu saya yakin hanya karena miskomunikasi,” katanya.

Menurut Dedy, Yance selama ini memang fokus pada upaya suksesnya pemilukada di daerahnya. Dengan suksesnya pemilukada di Indramayu, Yance akan lebih leluasa menangani permasalahan di DPD Partai Golkar, termasuk memberikan klarifikasi kepada DPP Partai Golkar terkait Musda Kabupaten Bekasi.

Mantan Ketua DPD Partai Golkar Indramayu yang juga mantan anggota DPR RI Drs H Ahmad Djahidin ikut mengomentari kabar tersebut. Kepada Radar, Djahidin mengaku awalnya tidak percaya begitu saja dengan kabar pemecatan tersebut, sehingga dirinya menghubungi Dr Happy Bone Zulkarnaen, selaku wakil sekretris umum DPP Partai Golkar. Happy Bone ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD PG Jabar menggantikan posisi sementara Yance.

”Pak Happy Bone saat saya hubungi membenarkan kabar pencopotan Yance dari posisi ketua DPD Partai Golkar Jabar. Jadi kabar pemecatan ini bukan isu,” jelas Djahidin.

Menariknya lagi, selain kabar pemberhentian Yance beredar lewat SMS, fotokopian SK pemberhentian Yance juga sudah beredar di tengah masyarakat kota mangga. Padahal DPD PG Indramayu sendiri, termasuk Yance yang tinggal di Indramayu mengaku belum menerima SK tersebut. (dun/mak)***

Sumber : Radar Cirebon, Senin, 23 Agustus 2010

Yance Dicopot dari Ketua Partai Golkar Jabar?

Tidak Mengindahkan Perintah DPP Jadi Alasan

Yance Dicopot dari Ketua Partai Golkar Jabar?

BANDUNG, (PRLM).- Ketua DPD I Partai Golkar Jabar, Irianto M.S. Syafiuddin alias Yance dan Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar Dedy Mulyadi dicopot dari jabatannya. Keduanya dinilai tidak menjalankan organisasi sesuai AD/ART yang berlaku di partai berlambang pohon beringin tersebut.

Pemberhentian Yance dan Dedi dituangkan dalam Keputusan DPP Partai Golkar Nomor: KEP-84/DPP/GOLKAR/VIII/2010 tertanggal 20 Agustus 2010. Surat tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar Theo L Sambuaga dan Sekjen Idrus Marham.

Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar Idrus Muharam, pemberhentian dua pengurus DPD Partai Golkar Jabar tersebut berdasarkan hasil pleno DPP yang digelar minggu lalu. Dalam pleno tersebut, Yance yang juga sebagai Bupati Indramayu dan Dedi juga sebagai Bupati Purwakarta dinilai tidak mengindahkan perintah DPP.

"Diberhentikan ketua dan sekretarisnya. Alasannya tidak melaksanakan aturan organisasi," kata Idrus saat dihubungi wartawan, Sabtu siang. (A-113/A-147)***

Sumber : Pikiran-Rakyat online.com, Sabtu, 21/08/2010 - 15:52

Komentar Berita :

  • oteng riswari (not verified) on Minggu, 22/08/2010 - 13:35

Jangan sampai ambisi pribadi dan kelompok justru membuat partai golkar menjadi keropos. Apa para elite yang berambisi di jabar itu mampu mempertahankan basis-basis partai golkar yang ada di Jabar ? Untuk kemajuan partai golkar di 2014, diperlukan pimpinan golkar yang strugle model Yance. Ingat bagaimana beliau mampu mempertahankan Indramayu sebagai basis Partai Golkar !

  • m.hilman (not verified) on Sabtu, 21/08/2010 - 16:20

tambah keropos sj tuh Golkar, pdhl Indrmayu, Purwkrta basisnya Golkar

  • Anonymous (not verified) on Sabtu, 21/08/2010 - 16:03

Nah lho....makanya kalau dah dibesarkan di partai...patuh dong sama partai...Contoh....empat Cabup Bandung dari Partai Golkar bertarung...padahal hal itu tidak perlu terjadi jika Ketua DPD Partai Golkar bersikap tegas. Idealnya Golkar hanya mengusung satu nama yang unggul dalam survey Golkar, yaitu Dadang Moch. Naser. Sementara Rusna. Deding Ishak dan Dadang Rusdiana harus dipecat karena melanggar keputusan partai.

BERITA-BERITA TERKAIT :

· Yance eign Dedi Dicopot | Bataviase.co.id

20 Agu 2010 ... Yance eign Dedi Dicopot. 22 Aug 2010. Headline · Pikiran Rakyat. BANDUNG, (PR).-. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Jabar ...
bataviase.co.id/node/352264

· Bataviase.co.id

22 Agu 2010 ... Yance eign Dedi Dicopot. Didi Paparkan Strategi Kembangkan Ki Sunda BANDUNG, (PR).- Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Prof. ...
bataviase.co.id/
- Tembolok - Mirip

Dapatkan hasil lainnya dari 24 jam yang lalu

· Dedi Dicopot - Bataviase.co.id

22 Agu 2010 ... Yance eign Dedi Dicopot BANDUNG, (PR).- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Jabar Irianto M.S. Syafiuddin al . ...
bataviase.co.id/bataviase/search/?search_block_form=Dedi%20Dicopot

Tampilkan hasil lainnya dari bataviase.co.id

Dapatkan hasil lainnya dari 24 jam yang lalu

· GALAMEDIA - Yance Irianto dan Dedi Mulyadi Dicopot

22 Agu 2010 ... Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar (PG), mencopot Irianto MS Syafiuddin atau yang bisa dipanggil Yance dan Dedi Mulyadi dari ...
www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20100822111935...

Dapatkan hasil lainnya dari 24 jam yang lalu

· GALAMEDIA - 20 Bangunan Hangus

Yance Irianto dan Dedi Mulyadi Dicopot. BLK. FACTORY,(GM).- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar (PG), mencopot Irianto M.S. Syafiuddin atau yang bisa ...
www.klik-galamedia.com/indexnews.php?idkolom...
- Tembolok - Mirip

Tampilkan hasil lainnya dari www.klik-galamedia.com

· Dua Pimpinan Golkar Jabar, Yance dan Dedi Dicopot

Dua Pimpinan Golkar Jabar, Yance dan Dedi Dicopot.
onlineberita.com/berita-585-dua-pimpinan-golkar-jabar-yance-dan-dedi-dicopot.html

· Yance Dicopot dari Ketua Partai Golkar Jabar? | Pikiran Rakyat Online

21 Agu 2010 ... Ketua DPD I Partai Golkar Jabar, Irianto M.S. Syafiuddin alias Yance dan Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar Dedy Mulyadi dicopot dari ...
www.pikiran-rakyat.com/node/120457
- Tembolok

· Yance Buat Kesalahan di Bekasi | Pikiran Rakyat Online

21 Agu 2010... Irianto MS Syafiuddin alias Yance dan Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar Dedydicopot dari jabatannya mungkin terjadi karena ...
Mulyadi
www.pikiran-rakyat.com/node/120468

Tampilkan hasil lainnya dari www.pikiran-rakyat.com

· Ketua DPD Golkar Jabar Dicopot - KOMPAS.com

21 Agu 2010 ... "Selain Irianto (Yance), Sekjen DPD Partai Golkar Jabar, Dedi Mulyadi juga dicopot dari jabatannya dan menunjuk Happy Bone Zulkarnaen dan ...
regional.kompas.com/read/2010/08/21/.../Ketua.DPD.Golkar.Jabar.Dicopot

Dapatkan hasil lainnya dari 24 jam yang lalu

· Irianto MS Dicopot Sebagai Ketua DPD Golkar Jabar

21 Agu 2010 ... Selain Irianto atau yang biasa disapa Yance, kata Idrus, Dedi Mulyadi juga ikut dicopot dari jabatannya sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar ...
www.maiwanews.com/.../irianto-ms-dicopot-sebagai-ketua-dpd-golkar-jabar/

Dua Pimpinan Golkar Jabar, Yance dan Dedi Dicopot

Dua Pimpinan Golkar Jabar, Yance dan Dedi Dicopot

Laporan : Tim Redaksi

KOTA BANDUNG-(onlineberita) - Pencopotan Pimpinan DPD Partai Golkar Jawa Barat akhirnya terbukti. Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham, di Bandung, Sabtu (21/8) membenarkan bahwa DPP telah mengeluarkan SK pencopotan terhadap Irianto MS (Yance) berikut Sekretarisnya, H. Dedi Mulyadi,SH (Bupati Purwakarta).

Idrus mengatakan, dicopotnya pimpinan DPD Golkar Jawa Barat itu, karena dianggap tidak mengindahkan kebijakan DPP yang telah dituangkan dalam beberapa surat keputusan terkait kepengurusan DPD Kabupaten Bekasi sesuai dengan SK Nomor: Kep-84/DPP/Golkar/VIII/2010 tertanggal 20 Agustus 2010.

Idrus Marham menjelaskan, sebagai pengganti keduanya, DPP menunjuk Happy Bone Zulkarnaen dan Hakim Kamaruddin sebagai pelaksana tugas yang akan melaksanakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) dalam dua bulan mendatang.

"Benar DPP menunjuk Happy Bone Zulkarnaen dan Hakim Kamaruddin sebagai pelaksana tugas yang akan melaksanakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) dalam dua bulan mendatang," ujarnya.

Untuk selanjutnya kata dia, DPP memerintahkan pelaksana tugas untuk melakukan konsolidasi internal yang berkaitan dengan fungsi organsasi, serta mengesahkan dan melantik kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi periode 2010-2015.

Sementara Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan DPD Partai Golkar Jabar, Tonny Aprilani yang dihubungi mengaku, sejauh ini pihkanya belum menerima Surat Keputusan (SK) Nomor: KEP-84/DPP/GOLKAR/VIII/2010 tentang pemberhentian Irianto MS Syafiuddin selaku Ketua dan Dedy Mulyadi sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar.

Menanggapi hal tersebut Tonny menyimpulkan, wajar sebab Yance dan Dedi sudah dinilai melanggar batas kewajaran sehingga kemungkinan besar DPP tidak akan salah menjatuhkan keputusan yang berdasarkan pada aturan-aturan partai. (tim redaksi)***

Sumber : onlineberita.com, Sabtu, 21 Agustus 2010 - 19:28:43 WIB

Yance dan Dedi Dicopot

Dinilai Tidak Mematuhi Perintah DPP Partai Golkar

Yance dan Dedi Dicopot

BANDUNG, (PR).-

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Jabar Irianto M.S. Syafiuddin alias Yance dan Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar Dedy Mulyadi dicopot dari jabatannya. Keduanya dinilai tidak menjalankan organisasi sesuai dengan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) yang berlaku di partai berlambang pohon beringin tersebut.

Pemberhentian Yance dan Dedi dituangkan dalam Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Nomor Kep-84/DPP/GOLKAR/VIII/2OIO tertanggal 20 Agustus 2010. Surat tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum,Par Golkar Theo L SambuafdaSek-retaris Jenderal Partai GolkaP Idrus Marham.

Menurut Idrus, pemberhentian dua pengurus DPD Partai Golkar Jabar tersebut berdasarkan hasil pleno DPP yang digelar minggu lalu. Dalam pleno tersebut, Yance yang juga Bupati Indramayu dan Dedi sebagai Bupati Purwakarta dinilai tidak mengindahkan perintah DPP.

"Diberhentikan ketua dan sekretarisnya. Alasannya, tidak melaksanakan aturan organisasi," kata Idrus saat dihubungi wartawan, Sabtu (21/8) siang.

Idrus mengatakan, kebijakan tersebut diambil menyusul ada-nya kisruh antara dua kubu DPD II Partai Golkar Kabupaten Bekasi.

Kisruh tersebut mencuat setelah DPP Partai Golkar menginstruksikan DPD Golkar Jabar segera melantik pengurus DPD Golkar Kabupaten Bekasi hasil musda 18-20 Januari 2010, dengan Ketua Darip Mulyana.

Dalam surat yang ditandatangani Sekjen Golkar Idrus Marham, DPP meminta pelantikan dilaksanakan selambat-lambatnya 26 Juni 2010. Jika tidak dilakukan, DPP akan memberikan sanksi organisasi.

Namun, DPD I Partai Golkar Jabar bersikukuh dengan keputusannya untuk meneruskankepemimpinan DPD Golkar Bekasi kubu Neneng dengan pertimbangan kebutuhan organisasi.

"Sesuai dengan acuan yang ada, mekanisme organisasi seharusnya DPD I Golkar Jabar mematuhi.mekanisme tersebut (instruksi DPP)," katanya.

Idrus menambahkan, Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Jabar ditugaskan untuk mengesahkan dan melantik kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi periode 2010-2015. Selain harus segera melakukan konsolidasi internal yang berkaitan dengan fungsi organisasi di Jabar, Happy Bone sebagai Ketua Golkar Jabarsementara, mengatakan, dirinya sudah mendengar dan mengetahui tentang penunjukan sementara. Namun, dirinya belum menerima SK yang dimaksud.

Happy mengatakan, setelah menerima SK, tentunya dirinya akan langsung melakukan konsolidasi dan mempersiapkan musdalub dua bulan ke depan.

Dia juga mengaku, setelah dapat SK akan langsung datang ke Kantor DPD Golkar Jabar. "Saya akan datang langsung ke Kantor DPD Golkar Jabar di Masku-mambang Bandung, jika sudah ada SK dari DPP, dan akan mengumpulkan anggota DPD Jabar untuk konsolidasi," ujarnya.

Belum final

Dihubungi secara terpisah, Yance merasa yakin bahwa pen-copotannya belum merupakan sikap final. Oleh karena itu, dalam waktu dekat DPD Golkar Jawa Barat akan segera memberikan klarifikasi ke DPP terkait permasalahan yang mendasari turunnya SK tersebut.

"Hingga saat ini saya belum menerima surat keputusan DPP tersebut," kata Yance, Sabtu (21/8).

Namun, bila benar ada surat keputusan DPP yang menyatakan hal itu, menurut Yance dan dibenarkan Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi, keduanya meyakini keputusan DPP yang telah dilayangkan belum merupakan sikap final.

Terbitnya surat DPP itu saya yakin hanya karena miskomunikasi. Pak Yance kurang fokus pada penanganan permasalahan kepengurusan DPD Kabupaten Bekasi yang mela-tari turunnya SK tersebut," ujar Dedi Mulyadi menambahkan.

Menurut Dedi, secara psikologis Irianto selaku Ketua DPD Partai Golkar Jabar dan selaku Bupati Indramayu belakangan ini perhatiannya lebih banyak terfokus pada upaya memenangi pemilukada di daerahnya. Oleh karena itu, dengan telah suksesnya pemilukada di Indramayu, DPD Partai Golkar Jabar menjadi leluasa menangani permasalahan DPD Golkar Kabupaten Bekasi, terutama untuk memberikan klarifikasi ke DPP.

"Karena belum final, kami yakin keputusan DPP itu akan dianulir," katanya. (A-96/A-113)***

Sumber : Pikiran Rakyat, Minggu, 22 Agustus 2010

Entitas terkaitDedi | Diajuga | Diberhentikan | Dihubungi | DPP | Happy | Idrus | Irianto | Keduanya | Kisruh | Neneng | OIO | SK | Surat | Syafiuddin | Terbitnya | Yance | Bupati Indramayu | Bupati Purwakarta | Dedi Dicopot | Dedi Mulyadi | DPD Jabar | Happy Bone | Jenderal Partai | Ketua Darip | Ketua Golkar | P Idrus | Pak Yance | Pemberhentian Yance | Wakil Ketua | DPD Golkar Bekasi | DPD Golkar Jabar | DPD Golkar Kabupaten | DPD Kabupaten Bekasi | DPP Partai Golkar | Kantor DPD Golkar | Partai Golkar Nomor | Sekjen Golkar Idrus | DPD Golkar Jawa Barat | DPD Golkar Kabupaten Bekasi | DPD I Golkar Jabar | DPD Partai Golkar Jabar | Kantor DPD Golkar Jabar | Keputusan Dewan Pimpinan Pusat | Ketua Dewan Pimpinan Daerah | Par Golkar Theo L | DPD I Partai Golkar Jabar | DPD II Partai Golkar Kabupaten | DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi | I Partai Golkar Jabar Irianto | Ketua DPD Partai Golkar Jabar | Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar Dedi | Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Jabar | Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar Dedy Mulyadi |

· Yance eign Dedi Dicopot | Bataviase.co.id

20 Agu 2010 ... Yance eign Dedi Dicopot. 22 Aug 2010. Headline · Pikiran Rakyat. BANDUNG, (PR).-. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Jabar ...
bataviase.co.id/node/352264

· Bataviase.co.id

22 Agu 2010 ... Yance eign Dedi Dicopot. Didi Paparkan Strategi Kembangkan Ki Sunda BANDUNG, (PR).- Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Prof. ...
bataviase.co.id/
- Tembolok - Mirip

Dapatkan hasil lainnya dari 24 jam yang lalu

· Dedi Dicopot - Bataviase.co.id

22 Agu 2010 ... Yance eign Dedi Dicopot BANDUNG, (PR).- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Jabar Irianto M.S. Syafiuddin al . ...
bataviase.co.id/bataviase/search/?search_block_form=Dedi%20Dicopot

Tampilkan hasil lainnya dari bataviase.co.id

Dapatkan hasil lainnya dari 24 jam yang lalu

· GALAMEDIA - Yance Irianto dan Dedi Mulyadi Dicopot

22 Agu 2010 ... Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar (PG), mencopot Irianto MS Syafiuddin atau yang bisa dipanggil Yance dan Dedi Mulyadi dari ...
www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20100822111935...

Dapatkan hasil lainnya dari 24 jam yang lalu

· GALAMEDIA - 20 Bangunan Hangus

Yance Irianto dan Dedi Mulyadi Dicopot. BLK. FACTORY,(GM).- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar (PG), mencopot Irianto M.S. Syafiuddin atau yang bisa ...
www.klik-galamedia.com/indexnews.php?idkolom...
- Tembolok - Mirip

Tampilkan hasil lainnya dari www.klik-galamedia.com

· Dua Pimpinan Golkar Jabar, Yance dan Dedi Dicopot

Dua Pimpinan Golkar Jabar, Yance dan Dedi Dicopot.
onlineberita.com/berita-585-dua-pimpinan-golkar-jabar-yance-dan-dedi-dicopot.html

· Yance Dicopot dari Ketua Partai Golkar Jabar? | Pikiran Rakyat Online

21 Agu 2010 ... Ketua DPD I Partai Golkar Jabar, Irianto M.S. Syafiuddin alias Yance dan Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar Dedy Mulyadi dicopot dari ...
www.pikiran-rakyat.com/node/120457
- Tembolok

· Yance Buat Kesalahan di Bekasi | Pikiran Rakyat Online

21 Agu 2010... Irianto MS Syafiuddin alias Yance dan Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar Dedydicopot dari jabatannya mungkin terjadi karena ...
Mulyadi
www.pikiran-rakyat.com/node/120468

Tampilkan hasil lainnya dari www.pikiran-rakyat.com

· Ketua DPD Golkar Jabar Dicopot - KOMPAS.com

21 Agu 2010 ... "Selain Irianto (Yance), Sekjen DPD Partai Golkar Jabar, Dedi Mulyadi juga dicopot dari jabatannya dan menunjuk Happy Bone Zulkarnaen dan ...
regional.kompas.com/read/2010/08/21/.../Ketua.DPD.Golkar.Jabar.Dicopot

Dapatkan hasil lainnya dari 24 jam yang lalu

· Irianto MS Dicopot Sebagai Ketua DPD Golkar Jabar

21 Agu 2010 ... Selain Irianto atau yang biasa disapa Yance, kata Idrus, Dedi Mulyadi juga ikut dicopot dari jabatannya sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar ...
www.maiwanews.com/.../irianto-ms-dicopot-sebagai-ketua-dpd-golkar-jabar/

Ketua DPD Golkar Jabar Dicopot

Ketua DPD Golkar Jabar Dicopot

BANDUNG, KOMPAS.com - Jabatan Irianto MS Syafiuddin sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat dicopot oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP).

Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham di Bandung, Sabtu (21/8/2010) membenarkan keluarnya SK DPP ini dikarenakan Irianto sebagai pengurus tidak mengindahkan kebijakan DPP yang telah dituangkan dalam beberapa surat keputusan terkait kepengurusan DPD Kabupaten Bekasi.

Irianto dianggap tidak mengindahkan surat keputusan menyangkut pengesahan kepengurusan Kabupaten Bekasi, sesuai dengan SK Nomor: Kep-84/DPP/Golkar/VIII/2010 tertanggal 20 Agustus 2010.

"Selain Irianto (Yance), Sekjen DPD Partai Golkar Jabar, Dedi Mulyadi juga dicopot dari jabatannya dan menunjuk Happy Bone Zulkarnaen dan Hakim Kamaruddin sebagai pelaksana tugas yang akan melaksanakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) dalam dua bulan mendatang," ujarnya.

Idrus menambahkan Plt Ketua DPD Partai Golkar Jabar ditugaskan mengesahkan dan melantik kepengurusan DPD Partai Golkar kabupaten Bekasi periode 2010-2015. "Happy juga harus segera melakukan konsolidasi internal yang berkaitan dengan fungsi organisasi di Jabar," katanya.***

Sumber : Kompas.com, Sabtu, 21 Agustus 2010 | 22:54 WIB

Yance Irianto dan Dedi Mulyadi Dicopot

Dari Ketua dan Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat

Yance Irianto dan Dedi Mulyadi Dicopot

BLK. FACTORY,(GM) - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar (PG), mencopot Irianto M.S. Syafiuddin atau yang bisa dipanggil Yance dan Dedi Mulyadi dari jabatannya sebagai Ketua dan Sekretaris DPD PG Jabar. Keputusan pemberhentian unsur pimpinan DPD PG Jabar tersebut, tertuang dalam Keputusan DPP PG No: KEP-84/DPP/GOLKAR/VIII/2010 yang ditandatangani Wakil Ketua Umum PG, Theo L. Sambuaga dan Sekjen, Idrus Marham tertanggal 20 Agustus 2010.

Pencopotan tersebut, disebabkan sanksi organisasi. Keduanya dinilai lalai, tidak mengindahkan perintah DPP PG, terkait hasil Musyawarah Daerah (Musda) PG Kab. Bekasi. DPP sudah menginstruksikan kepada Yance dan Dedi untuk segera melantik ketua terpilih hasil Musda PG Kab. Bekasi pada 12-20 Januari 2010, yaitu Darip Mulyana dan sekretarisnya, Muthada Sobirin.

Namun Yance tidak melakukannya. Ia malah menggelar musda tandingan di kantor DPD PG Jabar di Bandung yang memenangkan pasangan Neneng Hasanah dan Mahdi Syehan pada 24 Februari 2010 dan kemudian melantiknya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PG, Idrus Marham membenarkan pencopotan Yance dan Dedi. Keputusan tersebut hasil rapat pimpinan DPP PG pada 12 Agustus lalu dan sudah disahkan, Jumat (20/8). Yance dan Dedi diberhentikan karena melanggar aturan organisasi serta mengabaikan perintah DPP terkait hasil Musda Kab. Bekasi.

"Selain memberhentikan Yance dan Dedi, kami juga sudah menunjuk Happy Bone Zulkarnain selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD PG Jabar dan Hakim Kamaruddin selaku plt, sekretarisnya. Keduanya sudah ditugaskan DPP untuk segera melantik Darip-Muthada," jelas Idrus saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (21/8).

Terkait masalah ini, Idrus juga meminta Happy-Hakim segera melakukan konsolidasi internal untuk mempersiapkan penyelenggaraan musyawarah daerah luar biasa (musdalub), selambat-lambatnya dua bulan ke depan. Musdalub dilakukan untuk memilih ketua dan sekretaris.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Happy Bone mengungkapkan, meski sudah ditunjuk menjadi Plt. Ketua DPD Partai Golkar Jabar, ia belum menerima SK-nya. "Mungkin baru besok saya akan mengambil SK-nya ke Jakarta. Setelah itu, baru saya akan langsung bekerja sesuai instruksi DPP, " katanya.

Dihubungi secara terpisah, Yance mengaku belum menerima SK pemberhentian dirinya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jabar. "Hingga saat ini saya belum menerima surat keputusan DPP tersebut," katanya. Ia merasa yakin pemberhentian dirinya belum jadi sikap final DPP. Karenanya, terkait hal ini dalam waktu dekat dewan pengurus DPD Golkar Jabar akan segera memberikan klarifikasi ke DPP.

Hal senada diungkapkan Dedi Mulyadi. Ia yakin keputusan DPP yang telah dilayangkan belum jadi sikap final. "Terbitnya surat DPP itu saya yakin hanya karena miskomunikasi. Pak Yance kurang fokus pada penanganan permasalahan kepengurusan DPD Kab. Bekasi yang melatari turunnya SK tersebut," ujar Dedi.

Selama ini sebagai Bupati Indramayu, Yance lebih fokus pada upaya pemenangan pemilukada di daerahnya. Dengan suksesnya pemilukada di Indramayu, Yance akan lebih leluasa menangani permasalahan di DPD Golkar, termasuk memberikan klarifikasi kepada DPP terkait Musda Kab. Bekasi. "Karena SK tersebut belum final, kami yakin keputusan DPP itu akan dianulir," ujarnya. (B.96)***

Sumber : Galamedia.com, Minggu, 22 Agustus 2010

22 Agustus 2010

Pemilukada Indramayu : Hj Anna Unggul di 3 TPS

Pemilukada Indramayu

Hj Anna Unggul di 3 TPS

INDRAMAYU (Pos Kota) – Hasil perhitungan suara sementara pasangan cabup-cawabup Hj. Anna Sophanah – Drs.H. Supendi, M.Si unggul di 3 TPS (Tempat Pemungutan Suara) di Kecamatan Indramayu.

Cabup Hj. Anna Sophanah – Drs.H. Supendi di 3 TPS yaitu TPS 01 Kelurahan Margadadi, TPS 06 Kelurahan Lemahabang dan TPS 14 Kelurahan Lemahmekar meraih 621 suara atau sekitar 52,89 persen dari jumlah suara sah sebanyak 1.174 suara.

Berdasarkan hasil perhitungan sementara perolehan suara ke-6 pasangan cabup-cawabup peserta Pemilukada Indramayu 2010 pasangan cabup-cawabup H. Api Karpi – H. Rawita.R sebanyak 9 suara, Drs.H. Mulyono Martono, MM – Handaru Wijaya Kusumah, ST meraih 14 suara, Gorry Sanuri – Ruslandi meraih 42 suara, Hj. Anna Sophanah – Drs.H. Supendi, M.Si mendapatkan 621 suara, H. Toto Sucartono, SE – Kasan Basari sebanyak 134 suara dan H. Uryanto Hadi , SE, SH – H. Abas Abdul Jalil, M.Si mendapatkan 354 suara.

Kegiatan perhitungan dan rekapitulasi suara sementara hasil Pemilukada Indramayu 2010 sampai berita ini dikirim masih terus berlangsung. (taryani/sir).***

Source : Pos Kota, Rabu, 18 Agustus 2010 - 16:59 WIB

Baca Juga :

21 Agustus 2010

Grafik Perolehan Suara Final Hasil SMS Pilkada Indramayu 2010


Source : Radar Cirebon, Jumat, 20 Agustus 2010

PILKADA INDRAMAYU 2010 : Anna-Supendi Sulit Terkejar



Source : Kompas, Sabtu, 21 Agustus 2010

20 Agustus 2010

PILKADA INDRAMAYU : Pemahaman Panitia Minim

PILKADA INDRAMAYU

Panwaslu: Pemahaman Panitia Minim

INDRAMAYU - Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah Indramayu 2010 menemukan sejumlah anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan saksi menandatangani berita acara sebelum penghitungan suara dimulai. Kesalahan prosedur terjadi sebab minimnya pemahaman panitia terhadap aturan pelaksanaan pemilu.

Anggota Panwaslu Kabupaten Indramayu, Kustono, Kamis (19/8), mengatakan, tercatat dua bentuk pelanggaran yang terjadi selama hari pencoblosan. Pertama, penandatanganan berita acara oleh PPS dan saksi sebelum penghitungan suara dimulai. Kedua, penghitungan suara dimulai sebelum waktunya, pukul 13.00.

Meski terjadi pelanggaran, hal tersebut tidak sampai mengganggu ketertiban pelaksanaan pilkada. "Hampir di setiap kecamatan, di beberapa TPS, ditemui kesalahan panitia yang menandatangani blangko berita acara lebih dulu sebelum penghitungan suara selesai dilakukan. Menurut aturan, hal ini sudah melanggar," ujar Kustono.

Diperkirakan, kesalahan serupa terjadi di lebih dari 20 TPS. Namun, panitia yang melakukan kesalahan itu tidak dikenai sanksi. Mereka tak punya niat curang dengan maksud mengubah hasil perolehan suara. Tujuannya, mempercepat penghitungan suara supaya selesainya tidak sampai larut malam.

Petugas di TPS 6, Kelurahan Lemahabang, Kecamatan Indramayu, adalah salah satu yang melakukan kesalahan itu. Solusi Panwaslu adalah mengganti blangko itu dengan yang baru. Sayangnya, karena keterbatasan jumlah blangko, beberapa TPS tidak memperoleh blangko pengganti.

Menurut Sekretaris KPU Indramayu Ivan Carsipan, tak ada motif kecurangan yang sengaja dilakukan PPS. Hal ini murni karena PPS dan saksi ingin mempercepat penghitungan suara.

Fatal

Kesalahan fatal lain yang terjadi saat hari pencoblosan adalah penghitungan suara di TPS lebih awal dari jadwal. Kustono menjelaskan, pemilih datang setelah suara selesai dihitung, padahal waktu memilih masih tersisa. Itu berarti PPS telah menghilangkan hak suara pemilih.

Panwaslu juga menerima laporan beberapa warga yang tidak terdaftar sebagai pemilih, padahal dalam pemilu legislatif dan presiden mereka ikut memilih. Jumlah laporan warga yang tidak tercantum dalam dafttar pemilih tetap masih didata Panwaslu. (THT)***

Source : Kompas, Jumat, 20 Agustus 2010 | 17:49 WIB

 

My Blog List

JASA PENGIRIMAN UANG

Site Info

Followers/Pengikut

PENDOPO INDRAMAYU Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template