CARI BERKAH KLIK DI SINI

1 Mei 2010

Pengumuman Lelang LPSE Jabar, April 2010

LPSE menyelenggarakan pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik. Perusahaan Anda dapat mengikuti pengadaan dengan terlebih dahulu mendaftar sebagai penyedia barang/jasa. Informasi lebih lanjut silakan kontak kami.

Penting : Semua pengguna sistem ini terikat dengan Pakta Integritas.
Untuk penjelasan lebih lanjut baca Persyaratan dan Ketentuan.

No

Nama Paket

Agency

Pagu

Download Dokumen

1

Pengadaan Sarana Penunjang Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan (PNPM-PPK)

Agency Purwakarta

141,1 jt

17 Apr - 1 May 2010

2

Pengadaan Jasa Pemborongan Pekerjaan Rehabilitasi Gedung

Agency PPPPTK IPA

1,7 M

20 Apr - 4 May 2010

3

Pengadaan alat-alat angkutan darat bermotor (mobil unit penerangan)

Agency Purwakarta

597,3 jt

17 Apr - 1 May 2010

4

Pengadaan alat-alat angkutan darat bermotor sepedamotor

Agency Purwakarta

195 jt

17 Apr - 1 May 2010

5

Pengadaan Alat-Alat Angkutan Darat

Agency Purwakarta

2,1 M

17 Apr - 1 May 2010

6

Belanja Modal Pengadaan Alat-alat Angkutan Darat Bermotor

Agency Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa barat

245 jt

27 Apr - 5 May 2010

7

Pembangunan Gudang Kompos dan Peralatan TPK Sarimukti (Paket PPP-05)

Agency Dinas Permukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat

200 jt

28 Apr - 10 May 2010

8

Pembangunan Hanggar Pengolah Sampah Bekas Longsoran di TPA Leuwigajah (Paket PPP-06)

Agency Dinas Permukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat

200 jt

28 Apr - 10 May 2010

9

Pemagaran Lahan TPA Leuwigajah (Paket PPP-07)

Agency Dinas Permukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat

342,2 jt

28 Apr - 10 May 2010

10

Belanja Modal Pengadaan Alat-alat Angkutan Darat Bermotor Roda 4

Agency UPT Pengadaan Barang dan Jasa Kota Sukabumi

464,8 jt

21 Apr - 4 May 2010

11

ITB- Pengadaan Alat Laboratorium (Komputer)

Agency Institut Teknologi Bandung

2,4 M

20 Apr - 3 May 2010

12

PAKET XXVI REHABILITASI JALAN RAJAWANGI-BALAGEDOG I

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Majalengka

400 jt

20 Apr - 10 May 2010

13

PAKET XXXI REHABILITASI JALAN CIPONDOH-BANTARMERAK

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Majalengka

500 jt

20 Apr - 10 May 2010

14

Perbaikan Saluran Rancapasung D.I. Cibeusi

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Majalengka

300 jt

21 Apr - 4 May 2010

15

PENGADAAN PAKAN UDANG VANNAMEI DI CIBALONG

Agency Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat

350 jt

23 Apr - 3 May 2010

16

DEMPOND BUDIDAYA UDANG VANNAMEI DI KAB. CIAMIS DAN GARUT

Agency Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat

288,8 jt

23 Apr - 3 May 2010

17

DEMPOND PEMBENIHAN UDANG VANNAMEI DI KAB. CIAMIS

Agency Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat

150 jt

23 Apr - 3 May 2010

18

Pengadaan Sedan 2000 cc

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

377,5 jt

23 Apr - 3 May 2010

19

Belanja Modal Pengadaan Perlengkapan Kantor Lainya

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

142,5 jt

21 Apr - 3 May 2010

20

Listrik Masuk Desa Kecamatan Banjar

Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Banjar

575,5 jt

26 Apr - 11 May 2010

21

Listrik Masuk Desa Kecamatan Langensari

Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Banjar

475 jt

26 Apr - 11 May 2010

22

Listrik Masuk Desa Kecamatan Purwaharja

Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Banjar

475 jt

26 Apr - 11 May 2010

23

Listrik Masuk Desa Kecamatan Pataruman

Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Banjar

575,5 jt

26 Apr - 11 May 2010

24

Kendaraan Micro Bus 2000 cc

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

3,9 M

26 Apr - 4 May 2010

25

Kendaraan Micro Bus 1500 cc

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

3,8 M

26 Apr - 4 May 2010

26

Pengadaan Kendaraan Operasinal Kegiatan Pengadaan Kendaraan Dinas

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

351,1 jt

23 Apr - 3 May 2010

27

Pengadaan Barang/Jasa Kendaraan Operasional Roda 4 (empat)

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

680 jt

23 Apr - 3 May 2010

28

Pengadaan ArcGIS Server Workgroup Advanced

Agency Bappeda Prov. Jawa Barat

194,5 jt

22 Apr - 5 May 2010

29

Kendaraan Operasional Roda 4

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

160 jt

23 Apr - 3 May 2010

30

Penutupan Sampah di TPA Sarimukti (Paket PPP-02)

Agency Dinas Permukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat

942,7 jt

28 Apr - 10 May 2010

31

Pengadaan Genset di TPK Sarimukti (Paket PPP-04)

Agency Dinas Permukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat

200 jt

28 Apr - 10 May 2010

32

Pengadaan Bahan Kimia untuk pendukung pengujian dan pemeriksaan hewan

Agency Dinas Peternakan

251,2 jt

21 Apr - 6 May 2010

33

Pengadaan Obat Anti Tuberkulosis (AOT)

Agency Dinas Kesehatan Prov. Jawa Barat

5 M

23 Apr - 6 May 2010

34

Belanja Asuransi Barang Milik Daerah

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

130 jt

28 Apr - 4 May 2010

35

Pengadaan Makanan Dinas Khusus

Agency Purwakarta

139,1 jt

25 Apr - 3 May 2010

36

Belanja Jasa Travel

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

1,8 M

27 Apr - 5 May 2010

37

Kendaraan Jeep 2000 cc

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

1,2 M

26 Apr - 4 May 2010

38

Pengadaan Peralatan Tenis Meja di 26 Kab/Kota se Jawa Barat

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

4,2 M

23 Apr - 7 May 2010

39

Pengadaan Spanduk dan Baligo

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

111,8 jt

23 Apr - 7 May 2010

40

Sedan 2400 cc

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

475 jt

26 Apr - 4 May 2010

41

Jeep Khusus (Patwal)

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

350 jt

26 Apr - 4 May 2010

42

Jeep SUV Operasional Khusus

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

1,7 M

26 Apr - 4 May 2010

43

Kendaraan Bermotor Roda 4 2000 cc

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

325 jt

26 Apr - 4 May 2010

44

Kendaraan Bermotor Roda 4 (empat) untuk PAMWAL SUV 2500 - 3000 cc

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

1,3 M

26 Apr - 4 May 2010

45

Pengadaan Aspal untuk Pemeliharaan Rutin Jalan di Kota Banjar pada Dinas Pekerjaan Umum Kota Banjar

Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Banjar

813,9 jt

24 Apr - 9 May 2010

46

Promosi Investasi di Eropa Barat

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

520,5 jt

27 Apr - 5 May 2010

47

Pengadaan Kendaraan Bermotor Roda 4 Minibus (MVP) 1500 cc

Agency BPLHD

315,2 jt

3 May - 12 May 2010

48

Pemagaran Tembok Areal Perkolaman

Agency Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat

125 jt

26 Apr - 5 May 2010

49

Pembangunan Kantor Ciherang

Agency Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat

165 jt

26 Apr - 5 May 2010

50

PENGADAAN BAHAN DEMPOND BUDIDAYA IKAN NILA DAN NILEM UNTUK MASYARAKAT DI KAB. SUKABUMI, CIANJUR, BANDUNG BARAT, DAN KOTA SUKABUMI

Agency Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat

476,5 jt

26 Apr - 5 May 2010

51

Festival Batik Jawa Barat I

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

272 jt

27 Apr - 5 May 2010

52

Promosi Pariwisata Jawa Barat melalui Media Elektrionik II

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

718,5 jt

27 Apr - 5 May 2010

53

Belanja Jasa Keamanan Out Sourching Jasa Keamanan pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

600 jt

27 Apr - 5 May 2010

54

Pengadaan Kendaraan Bermotor Micro Bus

Agency Kota Cirebon

126,5 jt

30 Apr - 10 May 2010

55

Renovasi Rumah Dinas Jalan Pramuka No. 54 Purwakarta

KPPN Purwakarta

121,5 jt

28 Apr - 5 May 2010

56

Pembelian Aspal Drum Pen 60/70

Agency UPT Pengadaan Barang dan Jasa Kota Sukabumi

480 jt

27 Apr - 14 May 2010

57

Pengadaan Meubelair

Agency Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat

123,4 jt

27 Apr - 6 May 2010

58

Belanja Modal Pengadaan Komputer PC

Agency Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa barat

200 jt

28 Apr - 29 Apr 2010

59

Belanja Modal Pengadaan Kendaraan Modifikasi Pengangkut / Pemeliharaan Fasilitas Lalu Lintas

Agency UPT Pengadaan Barang dan Jasa Kota Sukabumi

387,3 jt

28 Apr - 23 May 2010

60

PENGADAAN KENDARAAN PERALATAN PENGUJIAN LAIK JALAN KELILING

Agency UPT Pengadaan Barang dan Jasa Kota Sukabumi

1,5 M

28 Apr - 23 May 2010

61

Apresiasi Tenaga Pendamping Penguatan LDPM

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

141,8 jt

28 Apr - 6 May 2010

62

pengadaan bahan kimia,reagensia dan bahan penunjang habis pakai

Agency Dinas Kesehatan Prov. Jawa Barat

3 M

28 Apr - 11 May 2010

63

Pengadaan Alat Kesehatan, Kedokteran THT

Agency Pemkot Tasikmalaya

476,6 jt

29 Apr - 7 May 2010

64

Perbaikan Saluran Irigasi Cibunigeulis Paket 1

Agency Pemkot Tasikmalaya

250 jt

29 Apr - 6 May 2010

65

Belanja Jasa Kebersihan RSJ I

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

203 jt

30 Apr - 7 May 2010

66

Belanja Jasa Keamanan RSJ II

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

126 jt

30 Apr - 7 May 2010

67

Belanja Internet pd Disparbud II

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

180 jt

28 Apr - 6 May 2010

68

Pengadaan Jasa Travel Kegiatan Kunjungan Kerja Manajemen Agribisnis Perkebunan

Agency Dinas Perkebunan

142 jt

30 Apr - 9 May 2010

69

Pengadaan Tinta laser Jet Q.2612 A (I)

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

240 jt

30 Apr - 11 May 2010

70

Pengadaan Tinta laser Jet CB 435 A, Tinta Printer ML 1640 (II)

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

295 jt

30 Apr - 11 May 2010

71

Pengadaan Tinta Laser Jet CB 435 A, Snelhecter (IV)

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

240,2 jt

30 Apr - 11 May 2010

72

Pengadaan Kertas HVS 80 gr A4, Kertas HVS 80 Gr EF (III)

Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat

290 jt

30 Apr - 11 May 2010

73

Pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum

Agency Pemkot Tasikmalaya

241,6 jt

30 Apr - 8 May 2010

74

Belanja Premi Asuransi Kesehatan Bagi Pimpinan dan Anggota DPRD

Agency Kabupaten Cirebon

600 jt

29 Apr - 6 May 2010

75

Pengadaan Peralatn Mekanik, Material dan Tool Store

Agency SPK Politeknik Indramayu

2,1 M

30 Apr - 15 May 2010

76

Pengadaan Peralatan Laboratorium Tata Udara

Agency SPK Politeknik Indramayu

624,6 jt

30 Apr - 15 May 2010

77

Jasa Travel Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Aparatur Perencana

Agency Bappeda Prov. Jawa Barat

594 jt

1 May - 14 May 2010

78

Pengadaan Blanko Kutipan Akta - akta dan Register Catatan Sipil

Agency Kabupaten Kuningan

210 jt

2 May - 9 May 2010

79

Pengadaan Sepeda Motor + Box

Agency Kabupaten Kuningan

330 jt

2 May - 10 May 2010

80

Pengadaan Laptop

Agency Kabupaten Kuningan

230 jt

2 May - 10 May 2010

81

Pengadaan BKB Kit

Agency Kabupaten Kuningan

137,8 jt

2 May - 10 May 2010

82

Pengadaan Koleksi Perpustakaan

Agency SPK Politeknik Indramayu

382,7 jt

30 Apr - 15 May 2010

83

Pengadaan Peralatan Laboratorium Rangkaian Digital

Agency SPK Politeknik Indramayu

1,1 M

30 Apr - 15 May 2010

Payudara Wanita Bagaikan Matahari

Payudara Wanita Bagaikan Matahari

JAKARTA – Wanita dan kedua payudaranya. Segala sesuatu yang perlu Anda ketahui, pikirkan dan rasakan mengenai kedua payudara mereka, seperti yang dikutip dari menshealth.com

Dengan memperhatikan, mengagumi dan membayangkan keindahan payudara yang dimiliki seorang wanita membuat kaum pria merasakan betapa beruntungnya mereka, sebab payudara merupakan unsur kekuatan manusia yang sulit untuk dipahami khususnya kaum hawa.

1.Wanita tidak berpikir bahwa kaum pria sangat tergila-gila mengenai hal ini

Jerry Seinfeld mengatakan “Setiap melihat belahan dada seorang wanita adalah seperti melihat matahari, Anda tidak akan berani menatapnya. Itu terlalu berisiko!” Secara akal sehat, memang benar, hal itu sangatlah tidak sopan. Bahkan, 42 persen perempuan yang disurvei mengatakan bahwa mereka menyadari apabila ada seorang pria yang menatap payudara mereka. Namun 34 persen lainnya berkata, “Biarkan mereka melihat.” Faktanya adalah, tiga perempat dari para wanita yang diteliti mengungkapkan bahwa pria yang mengagumi payudara mereka sangatlah tidak berbahaya. Tujuh puluh persen wanita sisanya menganggap bahwa kaum pria adalah makhluk yang gemar payudara.

2.Banyak wanita mencintai payudara mereka lebih dari yang pernah kaum pria bayangkan

Perempuan yang kami survei, menganggap bahwa payudara besar yang mereka miliki merupakan bagian penting dari identitas seksual mereka, sebagai lawan dari aksesori fesyen atau bagian tubuh belaka. Sejumlah perempuan melakukan pembesaran payudara, sekitar 69 persen dalam survei mengatakan mereka tidak pernah mempertimbangkan terlebih dahulu sebelum melakukan pembesaran payudara.

Tentu saja, perempuan juga suka membanggakan payudara mereka ketika sedang “beraksi” di ranjang. Wanita tahu bagaimana mengenakan pakaian yang dapat membentuk payudara mereka semenarik mungkin untuk mempengaruhi pria secara signifikan. Bahkan, 87 persen perempuan yang disurvei berusaha untuk memamerkan payudara mereka agar mendapatkan perlakuan istimewa.

3. Perempuan bisa menjadi sangat bermasalah bila disinggung mengenai payudara mereka

Sebagai wanita dewasa, emosi yang terkait dengan payudara mereka dapat dimulai pada masa remaja.

Fakta bahwa payudara yang pernah berubah hanya memperumit masalah. Wanita akan mengubah ukuran cup BH yang biasa dikenakannya sebanyak enam kali seumur hidupnya. siklus bulanan, pil KB, perubahan berat badan, kehamilan, dan menyusui dapat mengubah bentuk payudara. Sehingga keluhan seperti: sulit menemukan BH atau pakian yang cocok dan perasaan sakit di bagian payudara kerap kali menjadi permasalahan besar bagi kaum wanita.

4. Di tempat tidur, Anda tidak tahu apa-apa mengenai kedua “senjata” wanita ini

Anda dapat menemukan berbagai macam tips tentang cara untuk menyentuh, membelai, dan merasakan payudara. Bahkan, Anda mungkin pernah membaca di majalah bahwa saraf sensitif terletak tepat di atas areola, dengan menggosok bagian bawah payudara atau dengan menjilat dan menghisap bagian puting dengan penuh cinta akan membawa perasaan luar biasa bagi wanita. Tetapi pada hakekatnya setiap wanita akan merasakan hal yang berbeda tentang payudaranya.

Pria cenderung langsung melakukan dua kemungkinan, seperti menyentuh dan segera menikmati ketika mereka disuguhi payudara. Bagaimana menangani situasi semacam ini? Yang terutama Anda harus menghapus semua memori mengenai payudara sebelumnya. mulailah dari awal seperti Anda belum pernah melihat payudara sebelumnya. Hal itu akan membuka kemungkinan yang luar biasa, ujar Herbenick.

Akhir kata nikmati dan bersenang-senang saja dengan payudara yang pasangan Anda miliki. Dan ingatlah untuk selalu menghormati keindahan payudara wanita lain, dengan menghormati para wanita pemiliknya. Bukankah hidup ini tidak akan berarti tanpa mereka? (MJ-1/B) ***

Sumber : Pos Kota, Sabtu, 3 April 2010 - 17:02 WIB

Bupati Indramayu H. Irianto MS Syafiuddin diakhir masa jabatannya mengaku masih memiliki hutang program di bidang kesehatan

Bupati Indramayu Ngaku Masih Punya Hutang

INDRAMAYU – Bupati Indramayu H. Irianto MS Syafiuddin diakhir masa jabatannya mengaku masih memiliki hutang program di bidang kesehatan, yang belum dilaksanakan hingga menjelang akhir masa jabatannya pada 10 Desember 2010.

Hutang program kesehatan yang belum terlaksana itu kata bupati yaitu membebaskan pasien tak mampu dari semua biaya berobat dan rawat inap di RSUD Indramayu, katanya saat menyerahkan uang tunjangan penghasilan tetap para Kades, Pamong Desa, Kasun dan insentif para Ketua RT/RW se-Kecamatan Sindang, Jum’at (30/4),

“Saya akui sampai saat ini masih punya hutang program di bidang kesehatan yang sangat berpihak kepada rakyat tapi belum dilaksanakan. Mudah-mudahan bupati penerus Visi Indramayu Remaja dapat mewujudkan program itu,” katanya.

Menurut bupati, pihaknya telah memanggil Direktur RSUD Indramayu dr. Dedy Rohendi untuk mengkalkulasi seluruh kebutuhan biaya berobat dan rawat inap pasien tak mampu di RSUD Indramayu.

Berdasarkan perhitungan Direktur RSUD Indramayu, kata bupati, disebutkan seluruh biaya berobat termasuk rawat inap pasien tak mampu di RSUD Indramayu itu jumlahnya setahun mencapai Rp16 Miliar.

Untuk meniadakan biaya berobat dan rawat inap bagi pasien tak mampu di RSUD Indramayu tersebut, kata dia, maka Pemkab Indramayu sudah sewajarnya menganggarkan dana APBD sebesar Rp16 Miliar setahun.

Dikatakan, keinginan menggratiskan biaya berobat dan rawat inap pasien tak mampu di RSUD Indramayu itu merupakan tindak lanjut karena sebelumnya pemkab telah menggratiskan warga saat berobat di puskesmas-puskesmas.(taryani/dms).- ***

Source : Pos Kota, Jumat, 30 April 2010 - 17:39 WIB

SBI SMPN 2 Sindang Hanya Terima 210 Siswa Baru

SBI SMPN 2 Sindang Hanya Terima 210 Siswa Baru

INDRAMAYU – Banyak orang tua murid di Indramayu mengakui, persyaratan menjadi calon peserta didik baru pada SMPN 2 Sindang, satu-satunya SMPN di Wilayah III Cirebon, yang bertatus SBI (Sekolah Bertaraf Internaional) itu sangat berat.

Calon siswa atau peserta didik baru SMPN 2 Sindang, kata Suwarno, 43 orang tua murid, selain harus lulus tes tulis MIPA, Bahasa Indonesia dan Pengetahuan Umum juga wajib lulus tes psikologi, tes lisan Bahasa Inggris dan tes praktek pengoperasian komputer.

Tes itu akan dilaksanakan mulai 10 April 2010 hingga 14 April 2010. Pengumuman hasil seleksi pada 17 April 2010.

Kepala SMPN 2 Sindang, DR.H. Abdul Tolib, M.Pd dihubungi Pos Kota, Sabtu (20/3) mengemukakan, daya tampung siswa baru SBI SMPN 2 Sindang pada Tahun Ajaran 2010 berjumlah 7 rombel (rombongan belajar). Masing-masing rombel 30 siswa. Sehingga daya tampung itu seluruhnya 210 siswa.

Menurut Abdul Tolib, nilai rata-rata raport kelas 4 sampai kelas 6 SD setiap calon siswa baru SBI SMPN2 Sindang minimal 7,0. Sehingga, katanya, diharapkan anak-anak itu dari segi prestasi akademik sudah mempunyai kualitas.

“Syukur-syukur anak-anak itu punya dokumen piagam penghargaan. Baik akademik maupun non akademik di tingkat kabupaten sebagai peringkat ke-1 maupun peringkat ke-3. Itu sangat dihargai untuk mendaftar di SMPN 2 Sindang,” ujarnya.

Dikatakan, output atau lulusan SMPN 2 Sindang ke depan, baik akademik maupun non akademik, diharapkan harus ada yang muncul ke tingkat nasional. “Mana mungkin output/lulusan itu akan bagus, manakala input-nya kurang bagus,” ujarnya.

Ditanya mengenai beratnya persyaratan pada seleksi calon peserta didik baru hal itu diakui Abdul Tolib. Mata pelajaran yang akan diseleksi, selain akademik juga tentang skill cara mengoperasikan komputer dan wawancara Bahasa Inggris.

Karena pada gilirannya nanti, ketika proses belajar mengajar di kelas, bahasa pengantarnya bilingual, selain berbahasa Indonesia juga berbahasa Inggris dan berbasis teknologi.

Oleh sebab itu, lanjutnya, bagi calon siswa baru harus sudah memiliki pengetahuan dasar tentang Bahasa Inggris dan pengoperasian komputer.(taryani/dms).- ***

Source : Pos Kota, Minggu, 21 Maret 2010 - 18:23 WIB

629 siswa Tak Lulus UN Sebagai Musibah

Kabid Dikmen : 629 siswa Tak Lulus UN Sebagai Musibah

INDRAMAYU – Mengomentari 629 peserta Ujian Nasional (UN) yang tidak lulus sehingga harus mengulang ujian, Kabid Dikmen Drs.H. Odang Kusmayadi, MM menyatakan hal itu sebagai musibah.

“Peserta UN SMA/SMK di Indramayu yang harus mengulang ujian Tahun 2010 ini jumlahnya 629 siswa. Kami anggap ini musibah. Karena terjadi diluar dugaan,” katanya kepada Pos Kota, Senin (26/4).

Dikatakan, pihaknya akan mengevaluasi terhadap banyaknya peserta UN yang harus mengulang ujian. “Kami sedang cari penyebabnya. Peserta UN yang harus mengulang ujian itu apakah karena tingkat kesukaran soal-soal ujian itu terlalu tinggi atau kesiapan peserta mengikuti UN yang kurang,” katanya.

Berdasarkan hasil pengamatan, peserta UN sebanyak 629 siswa yang harus mengulang ujian itu karena tidak lulus pada bidang study ekonomi.

Dalam waktu dekat pihaknya akan mengumpulkan guru-guru bidang study ekonomi. “Kita akan lebih fokus lakukan pembinaan terhadap guru-guru bidang study ekonomi yang prestasinya pada UN 2010 ternyata kurang maksimal,” katanya.

Dikatakan, dari awal memang sempat terdengar kabar bahwa banyak peserta UN yang menganggap enteng bidang study ekonomi. Karena dianggap enteng peserta jadi kurang fokus pada bidang study ekonomi itu. (taryani/ir).- ***

Source : Pos Kota, Senin, 26 April 2010 - 13:50 WIB

629 Siswa SMA- SMK Indramayu Tak Lulus UN

Di Indramayu, 629 Siswa SMA- SMK Tak Lulus UN

INDRAMAYU – Sebanyak 629 siswa SMA/SMK se-Kabupaten Indramayu dinyatakan tidak lulus Ujian Nasional (UN) Tahun 2010.

Sesuai kebijakan Depdiknas, mulai tahun 2010 ini peserta UN yang tidak lulus UN diperbolehkan mengikuti ujian ulang yang akan dilaksanakan 10 – 14 Mei 2010.

Berdasarkan data di Diknas Kabupaten Indramayu, tingkat kelulusan UN 2010 untuk program study IPA diikuti 2.595 peserta, 3 orang dinyatatakan tidak lulus,dengan demikian prosesntase kelulusannya 99,08 persen.

Program study IPS, jumlah peserta 2.663 orang, 593 tidak lukus, prosentase kelulusan mencapai 77,73 persen.

Tingkat SMK, jumlah peserta UN sebanyak 5.643 orang, 33 orang tidak lulus atau harus mengulang ujian atau prosentase kelulusan mencapai 99,06 persen.

Kabid Dikmen Drs. H. Odang Kusmayadi, MM dihubungi Pos Kota di ruang kerjanya Senin (26/4) mengemukakan, prosentase kelulusan peserta UN SMA Kabupaten Indramayu menduduki peringkat ke-2 Tingkat Jabar.

“Sedangkan pencapaian prestasi kelulusan UN secara keseluruhan gabungan SMA maupun SMK, posisi Kabupaten Indramayu tidak termasuk terjelek,” katanya.(taryani/ir).- ***

Source : Pos Kota, Senin, 26 April 2010 - 13:23 WIB

12.809 Siswa Indramayu Ikuti UN

Di Indramayu, 12.809 Siswa Ikuti UN

INDRAMAYU – Sebanyak 12.809 siswa SMA/Sederajat di Kabupaten Indramayu, Senin (22/3) pukul 08:00 WIB serempak melaksanakan UN (Ujian Nasional) pada hari pertama.

Mata pelajaran yang diujikan untuk siswa SMA program IPA yaitu biologi, Program IPS mata pelajaran yang diujikan ekonomi, dan program bahasa yang diujikan Bahasa Indonesia.

Susanto, 18 seorang pelajar SMA di Indramnayu menilai materi soal yang diujikan umumnya sangat berat. “Soal-soalnya mantep banget, kepala seperti mau pecah,” ujarnya. Walaupun belajar semalam suntuk, namun tidak semua materi pelajaran itu keluar dalam UN.

Kabid Dikmen pada Dinas Pendidikan Kab. Indramayu, Drs. Odang Kusmayadi, MM mengemukakan, perincian siswa yang mengikuti UN Tahun Ajaran 2010 untuk SMA sebanyak 5.353 siswa. SMK 5.671 siswa dan MA 1.785 siswa.

Sampai siang ini kata dia, pelaksanaan UN masih berjalan lancar dan tidak ada masalah yang berarti. Pelaksanaan UN tahun ini diawasi secara ketat tim pengawas independen dari perguruan tinggi. Sementara dalam pendistribusian soal-soal UN, dijaga polisi. Itu untuk menghindari kemungkinan terjadinya kebocoran soal.

Peserta UN yang lulus, tambah Odang, jika siswa memiliki nilai rata-rata minimal 5,5 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya.

Khusus untuk sekolah menengah kejuruan, nilai mata pelajaran praktik kejuruan minimal 7 dan digunakan untuk menghitung rata-rata UN. Dikatakan, ujian ulangan atau susulan akan diberikan kepada pelajar yang tidak lulus saat ujian utama.

Ujian utama dilaksanakan mulai Senin (22/3) hingga Jumat (26/3). Sedangkan ujian ulangan atau susulan akan dilaksanakan pada 10 hingga 14 Mei 2011. (taryani/dms)***

Source : Pos Kota, Senin, 22 Maret 2010 - 19:22 WIB

Mark Up Proyek, Pejabat Bapeda Indramayu Dibui

Mark Up Proyek, Pejabat Bapeda Indramayu Dibui

INDRAMAYU – Seorang pejabat Kasubid di Kantor Bapeda Kabupaten Indramayu Drs. Dw, Rabu (28/4) malam diciduk aparat Kejaksaan Negeri Indramayu.

Drs. Dw dipenjara hanya beberapa saat setelah Mahkamah Agung (MA) menolak PK (Peninjauan Kembali) putusan kasasi yang menghukum terdakwa Drs.Dwi penjara 1,5 tahun sebagaimana diajukan Ny. Nurlatifah, SH Jaksa/Penuntut Umum.

Terdakwa Drs. Dw dihadapkan ke PN Indramayu setelah jaksa/penuntut umum mendakwa yang bersangkutan melakukan mark up proyek GIS (Geographic Informasi System) pada Kantor Bapeda Indramayu, sehingga merugikan keuangan negara milyaran rupiah.

Dalam sidang di PN Indramayu, Ketua Majelis Hakim, Robert Siahaan, SH memvonis Drs. Dw tidak terbukti bersalah melakukan perbuatan sebagaimana didakwa jaksa. Sehingga terdakwa dinyatakan bebas dari segala tuntutan hukum.

Atas putusan majelis hakim PN Indramayu tersebut, Ny. Nurlatifah, SH Jaksa/Penuntut Umum tidak puas. Sehingga ia mengajukan kasasi dan MA memvonis Drs.Dw penjara 1,5 tahun.(taryani/dms).-***

Source : Pos Kota, Jumat, 30 April 2010 - 17:03 WIB

27 April 2010

Satpol PP Indramayu Diklat 120 Jam

40 Pol PP Ikuti Diklat

INDRAMAYU - Sebanyak 40 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Indramayu melakukan pendidikan dan latihan teknis yang bertempat di Hotel Wiwi Perkasa yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Drs. Supendi, M.Si. Kamis (18/3).

Ketua penyelenggara kegiatan Drs. H. Munjaki mengungkapkan, diklat teknis bagi angota Pol PP ini merupakan yang pertama di Kabupaten Indramayu. Diharapkan para peserta mampu mewujudkan anggota Pol PP yang mampu melaksanakan tugas secara selektif dan efesien. Kemudian meningkatkan pengetahuan keahlian dan ketrampilan serta pembentukan sikap dan kepbribadian PNS, serta sebagai upaya untuk memantapkan pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pengembangan partisipasi masyarakat.

Munjaki menambahkan, peserta diklat menerima jam pelajaran selama 120 jam dan dilakukan sampai dengan 31 Maret mendatang. Sementara untuk kurikulum atau materi diklat yang akan diberikan yakni tentang pokok-pokok pemerintahan daerah, fungsi dan peran Pol PP, pengetahuan dasar bela negara, kepemimpinan di alam terbuka, pengetahuan narkotika, pengetahuan dasar tentang kamtibmas, pengetahuan dasar intelejen, teknik SAR dan penanggulangan bencana, teknik penyusunan BAP, pengetahuan tentang senjata, serta materi lainnya.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Drs. Supendi, M.Si dalam sambutannya mengatakan, Polisi Pamong Praja sebagai salah satu unsur sumber daya manusia aparatur, mempunyai peranan penting dan strategis dalam keberhasilan pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan, melalui upaya penegakan perda serta penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Untuk dapat memainkan peranan tersebut, diperlukan sosok Pol PP yang memiliki kompetensi, yang diindikasikan dari sikap dan perilaku yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada bangsa dan negara, bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik, serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Supendi menambahkan, Kabupaten Indramayu akan melaksanakan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah, yang sangat memerlukan peran aktif Pol PP. “Dengan demikian, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 101 tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan bagi Pegawai Negeri Sipil, diklat saat ini diharapkan dapat mewujudkan perubahan emosional, spiritual dan kultur pada diri anggota satuan Polisi Pamong Praja sebagai bekal dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, termasuk mengamankan jalannya Pilkada agar sukses dan lancar,” kata Sekda. (Satim/ToeNTAS News/Humas) ***

Source : ToeNTAS News, Senin, 22 - 29 Maret 2010

Musrenbang Diharapkan Memerhatikan Kepentingan Masyarakat Luas

Bappeda Gelar Musrenbang

INDRAMAYU - Sebagai upaya untuk mendapatkan masukan penyempurnaan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang memuat perioritas pembangunan daerah, pagu indikatif pendanaan berdasarkan fungsi OPD dan rancangan alokasi dana desa. Selasa (6/4) di Aula Universitas Wiralodra digelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diikuti seluruh OPD, kecamatan, dan stakeholder terkait.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Indramayu Ir. Apas Fahmi Permana mengatakan, diharapkan dengan adanya Musrenbang ini Bappeda akan mendapatkan masukan rancangan RKPD yang disusun berdasarkan perioritas pembangunan daerah pada 2011 mendatang yang berasal dari OPD dan juga kecamatan.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat dalam sambutannya yang dibacakan oleh kepala BKPP Wilayah III Jawa Barat Drs. Ano Sutrisno, MM mengungkapkan, berbagai kegiatan pembangunan yang tersusun dalam dokumen RKPD harus disesuaikan dan diseleraskan dengan visi dan misi pemerintah kabupaten dan juga provinsi. Hal ini sebagai upaya untuk menyelaraskan program pembangunan yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia mulai dari atas hingga ke berbagai pelosok desa. Saat ini yang menjadi perioritas pembangunan di Provinsi Jawa Barat adalah reformasi birokrasi disemua bidang.

Ditempat yang sama Bupati Indramayu DR. H. Irianto MS. Syafiuddin mengatakan, dalam menyusun rencana kerja ini diharapkan memperhatikan kepentingan masyarakat luas. Pasalnya, pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah harus bermuara pada masyarakat. Para birokrat juga diharapkan lebih hati-hati dalam bekerja karena saat ini masyarakat selalu mengawasi kinerja para PNS tersebut. (Satim/ToeNTAS News/Humas)***

Source : ToeNTAS News, 10 – 17 April 2010

Kasus Pembebasan Tanah PLTU Sumuradem Diduga Menyeret Beberapa Oknum Pejabat

Kejagung Usut Kasus Pembebasan Lokasi PLTU Sumur Adem

Indramayu, Rakyat Oposisi

Kasus pembebasan lahan untuk lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) seluas 84 hektar pada tahun 2006 lalu di Desa Sumur Adem Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu Jawa Barat, hingga sekarang masih menggantung dan selayaknya diusut oleh Kejaksaan Agung.

Pelepasan tanah aset desa senilai Rp2,l miliar oleh Kepala Desa Sumur Adem H Karlim NZ ini, diduga terindikasi markup. Karlim dinilai telah menyalahgunakan kewenangan dalam pelepasan aset desa sebanyak 6 bidang berupa tanah dan bangunan saat menerima uang ganti rugi.

Malahan dalam pembebasan lahan PLTU juga menggunakan lahan sawah teknis dan non teknis serta tanah Perum Otorita Jatiluhur (POJ). Mencuat dugaan, PLN Ranting Haurgeulis dengan pihak panitia pembebasan tanah PLTU yang diberi kepercayaan oleh PLN Pusat (Persero) telah membohongi PLN Pusat.

Pasalnya, PLN ranting Haurgeulis tidak melaporkan bahwa harga tanah di , Desa Sumur Adem Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu Jawa Barat sesuai NJOP tahun berjalan 2006 antara Rp 17.000 s.d Rp23.000/m2 sehingga diduga terjadi penggelembungan harga ketika transaksi berlangsung.

Kejanggalan lainnya, kantor PBB Kabupaten Indramayu tidak dilibatkan oleh panitia pembebasan tanah PLTU dan PLN ranting Haurgeulis Kabupaten Indramayu. Seharusnya, pihak inter­nal PBB dilibatkan sebagai tim penilai harga jual tanah untuk menaksir harga setiap tanah yang akan dibebaskan sesuai dengan NJOP tahun yang berjalan.

Dari data yang dimiliki Rakyat Oposisi, untuk tanah tangguUpengairan atau irigasi dengan nomor urut ganti mgi 143 kapling No 96 seluas 4.023 meter yang dihargakan Rp 44.212 diberikan ganti rugi sebesar Rp 177.864.876. Dalam gariti rugi ini, tanah pengairan nomor urut ganti mgi 149 Kapling No.95 seluas 7.640 meter2 mendapat kompensasi sebesar Rp329.821.520. Jadi, jumlah ganti rugi tanggul clan tanah pengairan Perum Otorita Jatiluhur ini totalnya sebesar Rp 507.686.396.

Oknum-oknum yang diduga terlibat dalam dugaan kasus mark up hingga sekarang masih menghimp udara bebas, seperti oknum Kepala Desa Sumur Adem Kecamatan Sukra H Karlim dan H Bisri. Begitu juga dengan Juru tulis sumur adem yang mengeluarkan SPPT atau surat pembayaran pajak tahunan.

Sementara oknum yang terlibat dari masyarakat, di antaranya Tarsan/ Kanang, Oyim dan Bos Beras Bogeg Sumur Adem H Casudin. Sedangkan oknum Camat Sukra Mulya Sejati Bsw berdasarkan informasi yang diperoleh RO, kini diduga dipanggil oleh Polda Jabar.

Bukan hanya itu, Plt Dinat Djuanda Nugraha [W yang juga Direktur Sumberdaya Manusia dan Organisasi PT PLN (Persero) sebagai pemohon untuk pembebasan lahan bagi keperluan (PLTU) di Desa SumurAdem yang kini sudah pensiun, layak diusut.

Mantan Kadis Pertanian diduga terlibat

Dalam persoalan dugaan kasus mark up pembebasan lahan lokasi PLTU ini mantan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu Ir Apas Fahmi Permana (sekarang menjabat Kepala Bappeda Indramayu, Red.) serta anak buahnya bernama Margono yang bertugas sebagai pendata di lapangan, diduga pula terlibat, yakni diduga me­mark up ganti rugi tananam di Dinas Pertanian Tanaman dan Peternakan Kabupaten Indramayu lebih kurang Rp446.791.550.

Beberapa tanah yang diduga di mark up, antara lain tanah empang kepunyaan PT Krida Jakarta yang tanahnya sudah terabrasi laut lebih kurang 3 hektar clan masih ada sisa lebih kurang 3 hektar lagi. PLTU membayar ganti rugi lebih kurang Rp 2.520.000.000.

Lainnya, yakni tanah atas nama Oyim nomor umt ganti rugi 77 Nomor kapling 78 seluas 1.152 meter2 yang harga tanahnya Rp44.212 per metemya. Jumlah uang ganti ruginya sebesar Rp68.617.024. Atas nama Oyim pula nomor urut 87 nomor kapling121 seluas 3.321 m2. Permeternya dihargakan Rp44.212. jumlah uang ganti ruginya `Rp 146.828952.

Tanah atas nama Casudin, yaitu tanah nomor urut ganti rugi 128 nomor kapling 123 seluas 438 m2. Besar ganti ruginya Rp 19.364.856, serta nomor w-ut ganti mgi 148 nomor umt kapling 107 seluas 18.997 m2 yang uang ganti rugipya diterima sebesar Rp839.895:364.

Taryono memiliki tanah seluas 4.694 m2 akan tetapi dibayar seluas 23.975 m2. Di sini ada kelebihan pembayaran tanah seluas 19.281 m2, dan Kardipah yang mengaku bahwa tanahnya seluas 4.325 m2 mendapat ganti rugi Rp150 juta.

Atau tanah seluas 14.273 m2 yang diatasnamakan milik Kardipah oleh Casudin dan Tarsan. Namun saat pembayaran, uang ganti rugi sebesar. Rp602.491.876 diterima oleh Casudin dan Sadut.

Ridwan memiliki tanah hanya 645 m2 atau Rp 28.516.740 namun dibayar oleh PLN 1.750m2 atau Rp48.854.260. Sisanya diduga diambil oleh lyus petugas pengukuran di dinas pertanahan saat itu, sekarang sudah pindah ke perizinan.

Diambil kebih kurang Rp40 juta. DariCiptaKaryanilaibangunan diambil Rp 5 juta oleh Yatno dan ganti rugi tanamandiambil oleh Margono S Rp10 juta. Nama-nama yang dicantumkan di atas adalah hanyalah segelintir Ant-1111, . masih banyak deretan nama-nama lainnya yang diduga terlibat dalam permasalahan ini. Tidak menutup kemungkinan, Bupati Indramayu DR H Irrianto M Syafiuddin pun diduga terlibat dalam persoalan ini. (Is)***

Source : Rakyat Oposisi, Edisi 193-Tahun Kelima, Rabu, 21-27 April 2010

Pendidikan Non Formal : Buta Aksara Disengsarakan

Buta Aksara Disengsarakan

Miliaran Bantuan Gubernur Tertahan di Kas Daerah

Indramayu, Rakyat Oposisi

Belum terealisasikannya bantuan Gubemur Provinsi Jawa Barat untuk penuntasan buta huruf oleh Pemda Indramayu hingga sekarang, menjadi tanda tanya. Padahal bantuan tersebut sudah dikucurkan melalui dana APBD Provinsi Jabar pada November 2009 lalu.

Hat ini pun ditegaskan oleh staf Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat di lingkungan PLS yang enggan ditulis namanya ketika ditemui Rakyat Oposisi, Jumat (16/4) mengatakan bahwa bantuan tersebut sudah dikucurkan pada November 2009 ke masing-masing kasda di kabupaten kota se-Jawa Barat.

Seharusnya, kegiatan belajar dan mengajar pada kelompok-kelompok keaksaraan fungsional dalam pemberantasan buta huruf yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu sudah berjalan sejak bantuan tersebut dikucurkan.

Dari keterangan yang diperoleh Rakyat Oposisi, total kelompok buta aksara se-Jawa Barat berjumlah 15.559 kelompok. Masing-masing kelompok mendapat bantuan lebih kurang Rp 4.500.000.

Namun akibat belum direalisasikannya bantuan itu, pemberantasan buta aksara untuk 2.610 kelompok yang tersebar di berbagai-desa di 31 kecamatan di Indramayu menjadi terkendala.

Dana bantuan sebesar miliaran ru­piah ini tertahan di kas daerah (Kasda) Pemkab Indramayu. Tertahannya dana bantuan penuntasan buta huruf diduga karena Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten lndramayu Drs H Suheli MSi `tersandung' dugaan kasus korupsi.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indo­nesia (BPK RI), Suheli yang kini tidak menjabat lagi Kadisdik Indramayu, diduga telah menyalahgunakan kewenangan-nya terkait uang operasional untuk tujuh sekolah unggulan SD, SMP, SMK dan SMA sebesar Rp690 juta, dan kasusnya kini sedang ditangani oleh KejaksaanNegeri Indramayu.

Sumber Rakyat Oposisi mengatakan, ketika dana bantuan Gubemur Jabar digulirkan, Suheli masih menjabat sebagai Kadisdik Indramayu. Namun ketika dia berurusan dengan hukum, realisasi dana untuk program penuntasan buta aksara tersebut menjadi mandeg.

"Jangan karena mantan kadisdik berurusan dengan hukum maka masyarakat yang buta aksara menjadi sengsara karena bantuan gubernur terkendala. Dapat dibayangkan, hingga sekarang dana itu belum terealisasi dan masih ada di kas daerah," tegasnya.

Muhamad Rahmat SH Kadisdik baru yang menggantikan posisi Suheli yang akan dikonfirmasi Rakyat Oposisi, Kamis (15/4), menurut stafnya sedang ke Bandung. Sedangkan Kepala Bidang PLS Drs H A Kholik MA tidak berada di ruangannnya.

Sementara di lain tempat, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan danAset Daerah DPPKAD) Rinto Waluyo MPd tidak dapat ditemui karena sedang mengikuti pendidikan. Sedangkan Sekretaris Hj Sri Wulaningsih yang akan dikonfirmasi tidak masuk kantor karena sakit.

Namun yang disesalkan Kabid DPPKAD lin Indrayati yang akan dikonfirmasi melalui kasienya Sugondo dan Udin, tidak bersedia menemui wartawan. Sedangkan Sekda Pemkab lndramayu Drs H Supendi MSi yang akan ditemui sedang mengikuti musrenbang di Bandung. Begitu juga dengan Bupati Indramayu DR H Irrianto MS tidak berada di tempat karena sedang mengikuti kegiatan di Jakarta. (IS)***

Source : Rakyat Oposisi, Edisi 193-Tahun Kelima, Rabu, 21-27 April 2010

Kadis Pertanian Indramayu Dipermasalahkan

Pansus DPRD Kadis Pertanian Bermasalah

Indramayu, Rakyat Oposisi,

Panitia Khusus (pansus) DPRD Kabupaten Indramayu, Jawa Barat Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Indramayu DR. H. Irianto MS Syafiuddin.Realisasi APBD Pemkab Tahun Anggaran 2009 pada Pos Pertanian sekitar Rp 12 miliar. Anggota Pansus menilai kinerja Kepala Dinas Pertanian Dan Peternakan Pemkab Indramayu Ir. Toni Sudjana bermasalah.

Ketika dengan pendapat seputar LKPJ Dinas Pertanian, Anggota Pansus Ir Haris Solihin

yang dikenal sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD dan Dedy Rahmatulloh Ketua Fraksi Partai Golkar, membahas masalah basil sewaan lahan sawah "penangkar bibit,' luasnya puluhan hektar di Wilayah Indramayu Barat.

Kadis Pertanian tidak bisa menjelaskan uang basil sewan lahan penangkar bibit yang disewakan kepada pihak ketiga.jumlahnya diperkirakan puluhan juta rupiah karena lahan tersebut tanah irigasi teknis.bisa panen tiga dalam satu tahun Seharusnya Kadis Pertanian,Indramayu bisa menjelaskan secara nnci apa yang merijadi tugas dan kewenangan sebagai Kepala Dinas, uang basil sewaaan itu masuk kepada Pendapatan Asli Daerah ini tidak jelas apa lagi Pertanian tanaman pangan dari Indramayu sekitar 15% untuk mensuplai kebutuhan pangan untuk tingkat nasional.

Lebih ironisnya lagi, pada hari Pimpinan Sidang LKPJ, Setelah pembukaan. Agenda sidang. Terpaksa mengusir dua orang utusan Kadis Pertanian. Toto dan Anang. Sesuai surat undangan dari DPRD yang disampaikan kepada SKPD, agenda sidang tidak boleh di wakilkan. Kedua utusan itu dihujani pertanyaan oleh Pansus dewan untuk berkomunikasi dengan Kepala Dinas Ir Toni Sudjana.

Kondisi Dinas Pertanian dan Peternakan setelah dipegang oleh Ir. Toni Sudjana, ungkap anggota Pansus Ir Aris Solihirn kepada Wartawan Rakyat Oposisi, tidak kondusif pernah ada mosi tidak percaya melalui surat yang diungkapkan karyawan pertanian kepada Bupati Indramayu DR.H.Irianto MS Syafiuddin dan tembusan suratnya juga disampaikan kepada DPRD Indramayu. Intinya mereka tidak bisa kerjasama dengan kepala dinas. Kalau hal ini tidak segera dibenahi pasti akan menghambat seluruh kegiatan pada Dinas Pertanian dan Pertemakan Pemkab Indramayu.

Urusan jabatan Kepala Dinas menjadi kewenangan eksekutif, hanya kami sebagai DPRD meminta ketegasan kepada Bupati Indramayu, agar mencarikan solusi yang, terbaik tentang Dinas Pertaniari kinerjanya kami nilai bermasalah. Secara terpisah Rakyat Oposisi dua kali mencoba menghubungi untuk klarifikasi tudingan pansus dewan Kadis Toni Sudjana dikantornya Jln Veteran Indramayu tidak ada diruang kerjanya. (Resman)***

Source : Rakyat Oposisi, Edisi 193-Tahun Kelima, Rabu, 21-27 April 2010

Kisah Lanjutan Kasus Suhaeli, Tersangka Korupsi Dana Operasional Sekolah Unggulan

Mahasiswa Dan LSM Demo Kejari Indramayu

Indramayu, Rakyat Oposisi

Badan Eksekutif Mahasiswa Univesitas Wiralodra Indramayu (UNWIR) dan Lembaga Swadya Masyarakat(LSM) di Kabupaten Indramayu lakukan aksi demo keputusan Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu Kusnin SH.MH. Menetapkan Kepala Dinas Pendidikan Drs. H.Suheli sebagai tersangka dugaan pelaku tindak pidana korupsi. Uang bantuan opersional 7 sekolah SD,SMP,SMK DAN SMA negeri status sekolah unggulan jumlahnya pada tahun 2008 Rp. 690 juta.

Mahasiswa dan LSM menyambangi Kantor Kejaksaan Negeri Jalan Jendral Sudirman dijaga oleh aparat Kepolisian dan menggunakan Mobil Dalmas Polres setempat dalam orasinya, mahasiswa gabungan dengan LSM pada hari Kamis (15/4) Kejaksaan Negeri wajib melakukan penahanan terhadap tersangka dugaan pelaku tindak pidana korupsi. Sesuai dengan instruksi dan surat edaran Kejaksaan Agung R.I.

Pada aksi demo yang ke 4 ini rombongan mahasiswa dan LSM. Diterima oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri, Suparman SH, menjelaskan kepada pendemo Kejaksaan tetap akan melakukan proses hukum sesuai dengan ketentuan. Setelah tim penyidik mentapkan Drs H. Suheli sebaaai tersangka uang bantuan operasional sekolah unggulan jumlahnya Rp. 690 juta sudah disetorkan kepada rekening khas daerah Pemkab Indramayu PT Bank Jabar Banten Cabang Indramayu. Sesuai dengan saran Badan Pemeriksa Keuangan R.I. Jaksa juga harus berhati-hati dalam penanganan dugaan perkara tindak pidana korupsi.

Pada tahapan penyelidikan awal uang bantuan operasional untuk sekolahunggulan KEpalaKejaksaan Negeri Indramayu H. Kusnin SH.MH. Dengan tegas berjanji kepada Mahasiswa dan LSM Indramayu akan melakukan penahanan setelah statusnya ditetapkan menjadi tersangka. Berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan setelah tim Kejari memanggil 7 kepala sekolah. Unggulan. Janji Kajari Indramayu ditagih oleh LSM dan kelompok Badan Eksekutif Mahasiswa Unwir.

Perkara Mantan Kadisdik Indramayu Drs. H. Suheli secara jujur tahapan hokum sudah dilaksanakan Kejaksaan Negeri sebagai penyidik,sementara sebagai tersangka juga perlu diketahui oleh semua' pihak, punya hak untuk mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Apa lagi dalam kasus ini kerugian negara sudah jelas tidak ada. Karena uang yang itu sudah dikembalikan sesuai dengan saran BPKRI. (Resman)***

Source : Rakyat Oposisi, Edisi 193-Tahun Kelima, Rabu, 21-27 April 2010

Kisah Proyek di PSDA Jabar

PSDA Jabar Normalisasi Cipelang Akan Ditindaklanjuti

Bandung, Rakyat Oposisi

Pembangunan Normalisasi Sungai Cipelang Kabupaten Sumedang yang dikelola Dinas Sumber DayaAir (PSDA) Provinsi Jawa Barat akan dilanjutkan pada tahun ini. Malahan pengerjaannya diharapkan lebih baik dari tahun sebelumnya.

Demikian dikatakan Kadis PSDA Jabar Dr Ir Syaefuddin Mamun MT MSi melalui Humas PSDA Jabar Dudin kepada Rakyat Oposisi belum lama ini. Menurutnya, Panjang alur Sungai Cipelang 12,5 Km.

Pada tahun 2009 dikerjakan untuk pengerjaan bronjong 80 meter dan pengerjaan tebing dan alur baru dikerjakan 1.400 meter dengan total biaya Rp558.304.000. "Realisasi anggaran dalam pelaksanaan pekerjaan normalisasi dan perkuatan tebing pada tahun anggaran 2010 pengerjaannya diharapkan berlanjut," katanya. (IS)***

Source : Rakyat Oposisi, Edisi 193-Tahun Kelima, Rabu, 21-27 April 2010

22 April 2010

PILKADA INDRAMAYU 2010 : Tingkat Partisipasi Cenderung Turun

Grafis : Kompas, Rabu, 21 April 2o10

INDIKATOR

TINGKAT PARTISIPASI CENDERUNG TURUN

Tingkat partisipasi publik dalam pemilu di Indramayu cenderung berkurang. Padahal, selain sebagai perwujudan demokrasi, pemilu juga merupakan indikator yang menunjukkan kepedulian publik terhadap legitimasi roda pemerintahan.

Turunnya antusiasme publik terhadap pemilu di Indramayu terlihat dalam pilkada 2005 dengan pilpres 2009. Pada dua pemilu itu, pemilih diasumsikan lebih mempertimbangkan figur pasangan calon daripada parpol pengusungnya. Pada pilkada 2005, tingkat partisipasi tercatat 70,41 persen. Namun, tingkat partipasi merosot menjadi 69,94 persen pada pilpres 2009 lalu.

Bila dicermati pada pilkada 2005, dari 1.224.122 pemilih dalam DPT, 861.939 orang di antaranya menggunakan hak pilihnya. Tingkat partisipasi tertinggi tercatat di 10 kecamatan dengan angka lebih dari 71 persen. Cikedung merupakan kecamatan dengan tingkat partisipasi tertinggi, yakni mencapai 80,8 persen. Sebaliknya, tingkat partisipasi terendah tercatat di Kecamatan Krangkeng, Kroya, dan Kertasemaya. Pilkada di tiga kecamatan itu rata-rata hanya diikuti kurang dari 65 persen pemilih.

Turunnya partisipasi pada dua pemilu sebelumnya harus diantisipasi pada pilkada 2010. Apalagi, KPU Indramayu menargetkan jumlah pemilih yang lebih besar, yakni meningkat sekitar 43.500 orang atau 3,3 persen daripada jumlah pemilih pada pilpres 2009. Perkiraan jumlah pemilih potensial pada pilkada 18 Agustus mendatang itu sebanyak 1,36 juta orang. (NDW/LITBANG KOMPAS) ***

Source : Kompas, Rabu, 21 April 2010 | 16:42 WIB

 

My Blog List

JASA PENGIRIMAN UANG

Site Info

Followers/Pengikut

PENDOPO INDRAMAYU Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template